Kamis, 12 Juli 2012

Death Note The Movie (Resume)



   Cerita Death Note berawal ketika Light Yagami (Raito Yagami) menemukan sebuah buku yang ternyata milik Shinigami (Dewa Kematian) bernama Ryuk (Ryuku Dewa Kematian yang berwarna hitam). Di dalam Death Note milik Ryuk, terdapat cara menggunakan Death Note yang ditulis olehnya sendiri. Tujuan Death Note yang ditulis oleh Ryuk ini sebenarnya adalah untuk menciptakan dunia yang bersih dari kejahatan dan dirinya sebagai dewa.
Kemudian Death Note ini disalah gunakan oleh Light yagami untuk mendapatkan data para kriminal dari televisi maupun mencuri data kepolisian pusat ayahnya (Shoichiro Yagami) yang merupakan seorang polisi di agen polisi terkenal yaitu FBI. Ternyata tindakannya ini mengundang berbagai reaksi, baik dari masyarakat, para petinggi Jepang, bahkan dari para petinggi internasional. Kebanyakan masyarakat setuju dengan tindakan pembersihan dunia itu, namun para petinggi tidak menyetujuinya karena tindakan tersebut bertentangan dengan Hak Asasi Manusia karena membunuh orang dengan beruntun..death-note
Tidak hanya itu hambatan yang ditemui Light Yagami untuk mewujudkan dunia yang bersih, dia juga harus berhadapan dengan L yang selanjutnya dikenal dengan nama Ryuzaki (nama asli L adalah L Lawliet). L adalah seorang detektif profesional muda bertaraf internasional yang hanya bergerak di belakang layar dan masih di markasnya yaitu agen polisi terkenal FBI. Setelah peremuannya dengan L cerita Death Note The Last Name pun muncul. Setelah Light Yagami kehilangan Death Note nya karena dia menguburnya di halaman rumahnya, secara otomatis dia kehilangan ingatan untuk sementara tentang keinginannya untuk membunuh penjahat.
 
     Maka Rem (seorang Dewa Kematian yang berwarna putih) yang merupakan sahabat dari Jealous (seorang Dewa Kematian yang rela berkorban untuk Misa demi memperpanjang umurnya karena akan dibunuh oleh seorang penjahat, yang kemudian dirinya harus membayar pengorbanan cintanya dengan hancur berubah menjadi pasir) pun mengirimkan Death Note nya kepada Kira Kedua yaitu seorang artis yang baru naik daun bernama Misa Amane yang telah kehilangan seluruh keluarganya karena dibunuh oleh seorang perampok kemudian karena dia melihat wajah pembunuhnya, dia melaporkan pembunuh itu, namun karena kesaksian Misa tidak cukup kuat, maka pencuri itu kemudian dibebaskan. Misa yang sedih berlarut-larut dalam kesedihannya kemudian melihat berita bahwa pencuri itu telah mati karena serangan jantung dan dikatakan bahwa yang melakukannya adalah Kira maka Misa Amane kemudian sangat memuji KIRA.
Rem kemudian menjaga Misa dan mengajarkan bagaimana cara menggunakan Death Note. Di lain cerita Light Yagami kemudian dicurigai oleh L sebagai Kira pertama (sebutan untuk Killer dalam dialek Jepang). Saat sedang diinterogasi dalam Markas Besar L, ternyata Kira Kedua beraksi dengan ‘mata’-nya. Kira Kedua membunuh semua yang menentang KIRA. Kira Kedua memberikan sebuah rekaman suara yang menginginkan agar semua orang menyetujui apa yang diperbuat oleh Kira dan rekamannya dikirimkan ke Sakura TV. Kemudian datanglah Ayah Light (Shoichiro Yagami) ke stasiun TV itu. Di Stasiun TV sakura, Shoichiro kemudian memaksa Produser Sakura TV untuk menghentikan acara itu, karena ditodong pistol, produser itupun kemudian terpaksa menghentikan acara tersebut.
Khawatir akan Kira pertama dan Kira Kedua bertemu, L memerintahkan untuk membuat rekaman suara yang isinya adalah untuk Kira Kedua agar dia menyerahkan diri sebelum bertemu dengan Kira pertama. Tanpa disangka-sangka, ternyata Kira Kedua, Misa Amane telah menemukan Kira pertama dengan bantuan ‘mata’ dewanya di lobi Sakura TV dan akhirnya dia pun jatuh cinta kepada Light (Kira pertama). Misa kemudian mendatangi rumah Light dan menyerahkan Death Notenya. Misa meminta agar Light menjadi kekasihnya, dan dia mengancam Light bila tidak menurutinya dia akan membunuh Light dengan menulisnya di Death Note. Light pun menyetujui Misa untuk menjadi kekasihnya, tetapi dengan satu syarat bahwa dia harus bias membunuh Ryuzaki dengan kemampuan yang tidak dimiliki oleh Light yaitu dengan indra pemnglihatannya.
L menemui Light di kampusnya sambil menanyakan kedatangan Misa kerumahnya kemarin malam. Ryuzaki yang memakai topeng kemudian bertemu dengan Misa Amane. Misa kemudian membaca nama asli Ryuzaki. Misa kemudian dirubungi oleh para Fansnya di kampus Light dan Misa menyatakan bahwa Light adalah kekasihnya. Dikerumunan itu, Ryuzaki mengambil Handphone Misa. Ketika Misa pergi, Light menelepon Misa yang kemudian diangkat oleh Ryuzaki, Ryuzaki pun malu akan hal ini sehingga dia mengembalikan Hp Misa kepada Light.
Dilain sisi, Misa sudah diamankan oleh polisi anak buah Ryuzaki setelah pulang dari kampus Light.Misa dipaksa untuk mengatakan apakah dia adalah kira dan siapakah kira pertama, namun karena cintanya kepada Light Yagami, dia tetap diam. Misa kemudian meminta Rem menghapus memori tentang death note dari pada dia harus mengatakan Light adalah Kira pertama. Rem kemudian mendatangi Light dan mengancam akan membunuhnya jika sesuatu terjadi kepada Misa. Light menyuruh Rem untuk mencari pemilik Death Note baru, Rem yang ingin Misa selamat kemudian menyetujui Light dan pergi mencari orang untuk menjadi Kira ketiga. Yaitu seorang gadis di Sakura TV bernama Yamada.
      Yamada kemudian membunuh para penjahat dan menyiarkan di TV untuk Mensuport Kira. Misa yang telah kehilangan ingatannya kemudian mulai berbicara tentang Light, namun hanya mengatakan tentang masa pacaran dan bertemunya di Sakura TV. Lightpun kemudian menghilangkan ingatannya, Light dan Misa kemudian dibebaskan. Light yang kehilangan ingatannya tentang Death Note kemudian membantu Ryuzaki untuk mencari Kira III. Dengan bantuan Light, kemudian Kira III ditemukan dan dijebak dengan ancaman bahwa video pengintai kamarnya akan diberitahukan kepada seluruh dunia. Takut akan ancaman tersebut, Yamada kemudian nekat untuk menuliskan nama orang yang akan menyiarkan videonya didalam Death Note. Yamada yang mengetahui bahwa dia tak bisa membunuh orang itu kemudian datang ke Sakura TV. Disana semua agen polisi, Ryuzaki dan Light memegang buku itu dan dapat melihat Rem. Light yang menyentuh Death Note itu kemudian mengingat masa lalunya bersama Death Note. Light yang sudah ingat kemudian menuliskan nama Yamada dibalik jam tangannya dimana dia menaruh secarik kertas dari Death Note hal ini tidak diketahui oleh siapapun. Kematian Yamada kemudian menjadi misteri.
Light yang sudah mengingat kembali masa lalunya bersama Death Note kemudian menyuruh Misa yang telah dibebaskan untuk mengambil Death Note-nya yang dia sembunyikan dahulu di halaman rumahnya. Misa yang menemukan Death Note itu kemudian mengingat lagi masa lalunya dan dapat melihat Ryukk (Dewa Kematian Death Note). Misa kemudian mulai membunuh orang-orang lagi. Ryuzaki mengundang Misa ke Markas Besar, saat itu, dia juga menyuruh Soichiro Yagami untuk menyerahkan Death Note yang ada di markas besar ke FBI. Light kemudian menyuruh Rem untuk mengisi nama pengawal yang mengantar Misa didalam Death Note, dengan begitu Rem akan mati. Rem kemudian hancur berubah menjadi pasir. Ryuzaki yang merencanakan jika dia mati, maka pengawal yang mengantar Misa akan meledak untuk menghancurkan Death Note, ternyata mengalami kegagalan. Pengawal itu mati dibunuh oleh Rem yang disuruh oleh Light dan Ryuzakipun juga berpura-pura mati. Misa kemudian bertemu dengan Light di Lobi. Disana, Light menuliskan nama ayahnya untuk menyerahkan Death Note, ayahnya kemudian kembali ke markas, ternyata Death Note yang ada di tangan Misa adalah palsu. Light menyangka bahwa Misa mengkhianatinya.
Ryuzaki kemudian turun dari tangga sambil memperlihatkan Death Note-nya. Disana dia sendiri telah menuliskan namanya. Light yang terdesak kemudian berusaha untuk mengambil potongan kertas Death Note yang diselipkan di jam tangannya, saat hendak mengeluarkannya, kemudian jam itupun ditembak oleh salah seorang personil polisi, bernama Tota Matsuda. Saat Light mencoba untuk mengambilnya, Matsuda kemudian menembak kaki Light. Light yang tersudut kemudian meminta Ryuk untuk menuliskan nama semua orang yang ada ditempat itu untuk dibunuh.
Tanpa disangka ternyata Ryuk justru menuliskan nama Light Yagami, karena Ryukk tahu kalau Light merupakan Kira yang sangat licik dan dia akan membahayakan dewa kematiannya saat ini yaitu Ryukk. Light kemudian mati karena serangan jantung. Death Note kemudian dihancurkan. Ryuzaki yang menunggu kematiannya kemudian mati dengan tenang. /fat/
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Pacaran Sama Hantu


Mo nambah cerita nih, tapi yg ini pengalaman dari teman yg baru aja cerita

Kejadian yg pasti dah lama mungkin awal2 th 2000-an

Kejadian pertama waktu teman mo ngumpulin tugas malam2 ke kampus, waktu itu dia ama 2 orang temannya, mo ke kampus lewat jl pawiyatan luhur lewat kampus stikubank ama AKA dari arah sampangan. Waktu lewat tanjakan yg mo ke arah kopertis di depan kampus AKA lihat ada seorang cewek jalan kaki, dipikir tuh cewek baru aja pulang kuliah, kemudian sama salah satunya temannya diajak kenalan, tapi temanku langsung aja ke kampus soalnya harus ngumpulin tugas.

Singkat cerita, si "I" temannya temanku itu sering pergi bareng ma tuh ce dan kemudian mereka pacaran, temanku juga sempat kenalan ama tuh ce yg bernama Nina. Anehnya tiap abis diajak jalan tuh ce ga pernah mau kalo dianter masuk ke tempat kost dia sama "I", dia maunya cuma diantar sampe depan pagar kost dia.

Karena namanya orang baru pacaran, "I" kangen pengen ketemu ama Nina, karena dah beberapa hari ga ketemu ama Nina. Langsung aja dia ke tempat kos Nina. Waktu dah sampe dia ketuk pintu dan yg nemuin ibu yg punya tempat kost. Trus dia tanya " Benar tempat ini kost-nya Nina Bu??". Habis ditanya seperti itu tiba2 wajah si ibu jadi pucat. Kemudian si Ibu ngajak "I" ke kamar Nina, "Ini mas kamarnya Nina" kata si Ibu, "Silakan kalo mo masuk kamar Nina, buka aja" tambah si Ibu.

Kemudian "I" buka kamar Nina dan tanya ke Ibu itu "Nina mana Bu?? kok ga ada di kamar". Jawab si Ibu "Nina dah meninggal mas, dibunuh orang dan mayatnya dibuang di sekitar kampus AKA". Langsung aja "I" lemas dan balik ke tempat kontrakan dia, dan menangis ga percaya, karena ce yg jadi pacar dia selama beberapa minggu ternyata sudah mati cukup lama. Jadi dia kenal ama Nina setelah Nina meninggal dunia cukup lama.

Ternyata menurut ibu tadi kamar yg ditempati Nina sejak dia meninggal ga pernah ditempati oleh orang laen lagi dan dibiarkan apa adanya sepertia waktu ditempati ama Nina. Dan Nina adalah korban ke-3 pembunuhan yg mayatnya dibuang di sekitar tempat itu.
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Muka Rata


MUKA RATA

Kisah nyata ini terjadi di sekitaran daerah Bintaro pada tahun 2005 Mei (kalau tidak salah). Yang mengalami kisah ini sebut saja Erik dan Wawan. Erik berbadan tinggi besar layaknya bodyguard dan sudah berkeluarga. Wawan juga berbadan besar dan tegap tapi tidak sebesar Erik. Mereka berdua bekerja di bagian pertanahan yang mengawasi (berpatroli secara langsung) tanah di sekitar Bintaro untuk menghindari adanya pencurian tanah dan hal yang lain.

Malam itu Wawan Dan Erik sedang berpatroli berdua, mereka menggunakan motor masing-masing. Saat itu posisi mereka sedang berada di sekitaran daerah Graha yang notabene pada tahun tersebut masihlah sangat sepi dan juga rawan rampok.

Erik : Kang pelan-pelan aja biar bisa sambil merokok kang
Wawan : Ok Rik. Eh udah jam 22.30 WIB aja nih Rik.
Erik : Eh itu aya Awewe cantik Kang (Itu ada cewek cantik Kang)
Wawan: Ah masa aya Awewe jam segini masih keluar disini. Eh iya Rik bener.

Sambil menghampiri wanita tersebut mereka berdua pun bertanya "Mau kemana Neng malam-malam begini?". Wanita tersebut berkata "Baru pulang dari rumah teman Bang". "Mau kita Anterin Neng?" ujar Wawan. "Enggak usah deh, makasih" sahut wanita tersebut. "Udah gpp Neng, bahaya kalau malam-malam jalan disini, rawan. Apalagi Neng masih muda, cantik lagi. Kita berdua dari bagian pertanahan disini kok Neng" Erik berkata sambil melihat ke wanita tersebut yang sepertinya berkisaran di umur 22 tahunan.

Sambil melihat sekitar yang memang suasananya sudah sangat sepi akhirnya wanita tersebut pun berujar "Iya deh Bang, makasih yah". "Buat wanita cantik seperti Neng mah biar sampai mana juga Akang anterin Neng" ucap Erik. "Ah si Abang bisa aja" sahut wanita tersebut yang akhirnya naik ke motor Erik. Mereka pun Berjalan Beriringan.

"Namanya siapa Neng?" tanya Erik. "Siti, Bang" sahut wanita tersebut. "Tinggalnya dimana?" tanya Wawan. "Enggak jauh kok Bang" sahut wanita tersebut. "Pacarnya enggak jemput Neng? kok sendirian aja" Erik berkata. "Udah lama sendiri Bang" wanita itu berkata. "Wah sama donk Neng, Akang juga masih sendiri nih" Erik berusaha merayu. "Ah Abang bisa aja nih" sahut wanita tersebut. "Iya, bener loh Neng. Iya kan Kang?" sahut Erik. "Iyaa" sahut Wawan.

Kok jalanan bener-bener sepi yah, suasana juga rada gak enak udaranya, fikir Wawan. Tetapi dia diam saja. Nggak berapa lama Wawan mendengar suara tertawa yang aneh samar-samar. "Rik dengar enggak?" Wawan berkata. "Dengar Apaan?" Erik berkata sambil lalu karena sedang asyik berbicara dengan wanita tersebut.

Setelah itu Wawan merasa ada wewangian aneh yang tercium olehnya. Wawan pun berkata "Rik kamu cium bau sangit enggak sih?". Erik pun hanya menggelengkan kepalanya dan bertanya lagi ke wanita itu "Rumahnya masih jauh Neng?". "Gak kok Bang, enggak jauh lagi". Tiba-tiba angin serasa bertiup semilir membangunkan bulu kuduk Wawan.

Dalam hati Wawan merasa kok baunya semakin menyengat yah. Wawan yang mengikuti dari belakang pun menyusul ke depan dengan niat memberitahukan ke Erik. Tapi apa yang dilihat membuat Wawan terkejut, dilihatnya Erik sedang dipeluk sesosok perempuan yang mengenakan jubah putih kecoklatan, berambut panjang, dengan tangan yang berkerut-kerut seperti direndam air dalam waktu yang lama, kuku-kuku di tangannya sudah tidak ada dan mengelupas semua, dan bermuka rata tanpa mata, hidung, dan organ lainnya rata seperti dinding.

Menatap Wawan yang terpaku disebelah motor Erik, tiba-tiba sosok makhluk tersebut menempelkan tangannya ke mukanya yang rata seperti mengisyaratkan Wawan agar tak bersuara. Wawan pun tanpa berkata lagi langsung ngegeber ngebut sekencang-kencangnya. Erik yang melihat Wawan ngebut pun berfikir, kenapa si Wawan yah tiba-tiba ngebut banget.

"Kenapa Bang?" ujar Makhluk tersebut. "Gpp Neng Siti, si Wawan paling-paling kebelet tuh" tanpa menoleh ke belakang Erik berkata seperti itu. Beberapa lama kemudian Erik bertanya "Masih jauh Neng?". "Enggak Bang, belok ke kiri abis perempatan". Belok ke kiri kan arah ke kuburan makam ABRI (julukan orang-orang daerah sekitar) fikir Erik.

"Itu dia Bang rumah Siti", begitu ucap makhluk tersebut. Erik melihat bentuk rumah yang agak sunyi senyap dengan penerangan gelap gulita (kok gelap banget yah fikir Erik). Sewaktu berhenti dan menengok ke belakang, ternyata makhluk tersebut sedang menatap Erik dengan mukanya yang rata seperti dinding dan memegangi pundak Erik.

"Kenapaaa Bang? ayoo masuk temanin Siti sebentar saja" begitu makhluk tersebut berkata. Erik hanya bisa terdiam menganga karena hendak berteriak sekencang-kencangnya akan tetapi suaranya tidak keluar. "Kenapa Bang?" ucap makhluk tersebut "Ayoo masukk". Arghhh tiba-tiba Erik serasa dapat berteriak dan tiba-tiba semuanya gelap gulita. Erik Pingsan.

Tak lama kemudian setelah Erik tersadar, Erik mendengar suara-suara ramai (ada apa yah pikirnya). Saat tersadar sepenuhnya dengan mata yang terbuka betapa terkejutnya Erik, ternyata dia seperti berada di tengah-tengah hutan dan dikelilingi makhluk-makhluk halus berbagai wujud. Erik yang sangat ketakutanpun gemetar begitu hebatnya.

Tiba-tiba Erik mendengar "Sudah sadar yah Bang?". Dan ketika menoleh Erik sudah melihat makhluk bermuka rata tersebut berada tepat disampingnya yang kembali berujar "Abang kan masih sendiri. Siti juga masih sendiri. Bang ayo Bang tinggal sama Siti ajaa". Sampai terkencing-kencing Erik pun pingsan kembali. Dan begitu sadar ternyata dia sudah dibangunkan Wawan dan penjaga kuburan di pagi harinya.

"Ampunnn..." begitu teriak Erik begitu terbangun. "Rik sadar Rik" begitu sahut Wawan. "Aduh Kang, saya mau dinikahin makhluk tersebut". "Udah Rik, untung ada si bapak penjaga Kuburan nemuin kamu barusan. Kata si Bapak untung kamu enggak bilang iya, kalau enggak bisa udah hilang kamu".

Setelah kejadian tersebut Erik dan Wawanpun mendatangi orang Pintar. Erik pun mengaku bercerita kepada Istrinya bahwa ada kejadian tersebut dan berjanji tidak akan macam-macam lagi (walaupun sekarang sepengetahuan saya dia sudah menikah lagi), memang sepertinya watak Erik belum berubah. Sementara Wawan hidup seperti biasa tanpa ada kejadian-kejadian aneh lagi.

Sekian cerita dari saya. Mudah-mudahan kita bisa menemukan unsur positifnya dari kejadian ini. Terima kasih semua kawan-kawan yang sudah membaca semua cerita saya.

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Hantu Facebook

Pagi ini SMA Teguh Beriman dihebohkan tentang gossip hantu intan yang gentayangan.Intan adalah mantan siswi SMA Teguh Beriman yang baru meninggal seminggu yang lalu. Konon akun facebook milik intan masih aktif dan semalem ia sempat menulis status diakun facebooknya. “eh ndah loe udah tau belom kalau sie intan anak XI IPA 2 hantunya gentayangan“Kata febry dikantin “iia-iia denger-denger sie dia sempet nulis status gitu”tambah indah Ini dia status intan si hantu facebook:: Intan Rahayu Sari: Panas banget nie kuburan,udaah panas sempit lagi..mending kelayaban dulu gw..:* 15 jam yang lalu melalui Hape Setan. Suka. Komentar Status itu juga banyak yang mengomentari salah satunya Galih teman sekelas intan yang brutal abis dia jarang sekali masuk dan gak pernah mengikuti pelajaran dengan baik. Komentar @ Galih : Waah itu tandanya loe semasa idup pelit tan makanya kuburan loe sempit ..heheJ Ada juga komentar dari April teman SMP intan yang terkenal pelupa alias pikun sehingga ia dijuluki sebagai Miss Pikun. Jangan-jangan dia lupa juga kalau si intan udah mati. Komentar @ April : Lagi sie loe tan bukannya pesen kuburan yang kelas VVIP pasti gak bakalan sempit n kepanasan Lalu komentar dari Kris (Gatau deh itu Kris Mpu gandring,Krisdayanti,atau Krispatih..hehe) Komentar @ Kris : Intan bukannya loe udah mati yah!??kok masih bisa update status sie? Dan masih banyak komentar-komentar lainnya.Intan juga sempat bales komentar dari Galih,April dan Kris.. @Galih: Enak aja loe kalau ngomong !! orang-orang juga pada tau kalau gw ini anaknya Darmawan.(iya emang sie intan anaknya bapak darmawan..hehe) @April: Ia nie pril,pengennya juga gw dikelas VVIP tapi semua ini yang ngurus ortu gw..yaudah gw nurut aja daripada dikutuk jadi malingsetan. @Kris: Mati?? Emangnya gw ayam apa..iya gw udah meninggal tapi dikuburan panas banget jadi gw minta ijin deh sama om malaikat buat keluyuran sebentar..itung-itung nyari angin eh gw kecantol diwarnet yaudah sambil ngadem gw main facebook aja.. Beberapa hari berita itu menjadi hot gosip di SMA Teguh Beriman..Hingga akhirnya terkuak kalau yang mainin akun facebooknya intan adalah ikbal mantan pacarnya intan. Ikbal depresi berat karna dia merasa kalau dia adalah orang yang menyebabkan intan meninggal. *** FLASH BACK ^^ Hari yang cerah untuk jiwa yang sepi. Siang ini langit sangat cerah,sinar matahhari yang begitu cerah menerangi bumi,beberapa saat yang lalu bel pulang baru saja berbuyi.anak-anak langsung berhamburan meninggalkan sekolah ini. “Gak pulang loe tan”Tanya gina sambil membereskan buku-buku pelajarannya “ehmm,pulang kok tapi nanti” “lagi nungguin ikbal yah??” “hehe,,iya nie tadi dia ngajakin pulang bareng tapi gak tau deh tuh orang kemana.huhu”kataku “sabar,mungkin lagi menyiapkan sesuatu buat loe.yaudah keluar yuk”ajaknya “maybe,ok”aku pergi meninggalkan kelas bersama gina,aku memutuskan untuk menunggunya diparkiran sekolah. Hari yang aneh masa cuaca yang cerah tiba-tiba terdengar suara petir dan hari juga sudah mulai mendung.kalau kata orang dulu misalnya panas-panas hujan berarti itu hujan orang mati,entahlah yang aku pikirkan sekarang adalah ikbal kemana ya dia udah hampir 15 menit aku menunggu dia disini sekolah juga mulai nampak sepi jadi takut aku \(T_T)/ “heii,,sorry ya udah nunggu lama”ucap ikbal yang tiba-tiba datang menghampiriku “ehm,,iya gapapa kok..emang kamu abis dari mana?”tanya ku “ini”dia menyodorkan sebuah es krim cokelat kepadaku dan juga bunga mawar putih kesukaan ku. “ya ampun,makasii ya sayang..duh gak usah repot-repot kasih aku beginian dong,ada disamping kamu aja aku udah seneng banget” “gak papa lah sayang sekali-kali” Tiba-tiba hujan turun aku dan ikbal segera berteduh dibawah pohon nangka yang berada didekat parkiran sekolah,sebenarnya sie aku takut berteduh disini konon ada yang bilang kalau pohon ini angker.Tapi ikbal meyakinkan ku bahwa pohon ini gak serem. Angin berhembus sangat kencang aku pun memeluk ikbal sangat erat karna merasa takut beberapa saat kemudian ada sesuatu yang jatuh dari atas pohon mengenai kepala ku lalu aku pun jatuh pingsan. Ikbal panik karna banyak sekali darah yang keluar dari kepala ku gimana tidak, kepala ku kejatuhan Nangka yang duri nya tajem-tajem kayak duren. Sesampainya dirumah sakit. ”gimana dok keadaan anak saya?”tanya bu Keke ibundanya intan ”Maav bu,,kami sudah berusaha semaksimal mungkin namun gegar otak yang dialami putri ibu sangat parah sehingga nyawanya tidak dapat diselamatkan”ujar sang dokter Tangis hiru piku terdengar dirumah sakit sore itu.. Ikbal pun teriak sekencang-kencangnya dia tidak bisa terima kalau intan pergi meninggalkannya..dia juga merasa bersalah karna dia merasa kalau ini semua terjadi gara-gara ikbal. Begitulah kronologis kejadian intan sebelum meninggal. Dan setelah kejadian yang menghebohkan di SMA Teguh Beriman itu akhinrya orang tua ikbal terpaksa memasukan ikbal ke Rumah Sakit Jiwa. Mohon kritik n sarannya ya :) Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Rabu, 11 Juli 2012

Pencekik darah


Kilauan petir sekali-sekala menerangi suasana kampung Coh Ulu itu. Awan tebal berkepul-kepul berarak-arakan di langit menutup segala cahaya di langit, menambah kegelapan malam itu. Angin kencang menderu-deru menambahkan kekhawatiran penduduk kampung. Tidak ada seorangpun penduduk yang masih berada di luar rumah. Semua mereka sudah berada di dalam rumah, berlindung dari ancaman badai yang akan melanda. Hanya sekali-sekala sinar pelita berkedip menembus celah-celah papan dinding rumah melintuk dikuis angin. Seluruh kampung Coh Ulu sunyi sepi bagaikan dilanda geroda. 
Dalam kegelapan malam itu suara mesin mobil gardan ganda meraung membelah kesunyian malam itu. Namun tiada siapa yang keluar menjenguk, masing-masing sibuk dengan hal masing-masing atau ....? Sebuah mobil jeep terlihat terhuyung-huyung merendah kegelapan malam, lampu depannya menyinari jalan berlopak dengan cahaya lesu yang suram. Ia merentas desa itu sebelum berhenti di depan sebuah rumah yang serdahana besar. Seorang pemuda yang kelihatannya dalam lewat empatpuluhan melompat keluar sambil memegang sebuah lampu senter berkuasa tinggi dan satu tas ransel. Dia menatap ke langit dengan muka yang berkerut sebelum mengunci mobilnya.
Setelah itu dia berjalan ke tangga rumah dengan berhati-hati dengan bantuan cahaya lampunya. Setelah melepas sepatu di tangga, dia menjinjing sepatunya dan melangkah menaiki tangga sampai ke muka pintu. Dengan suara yang kuat dia memanggil "Ada siapa di dalam?", Agar suaranya dapat didengar, mengatasi bunyi guruh yang sambung-menyambung itu. Setelah dia memanggil, terdengar bunyi lantai berkiut dipijak seseorang, tetapi pintu masih belum terbuka. "Pak Astoroth , Ooo Pak Astoroth . Saya ini. Kamat. " Dia memanggil sekali lagi dengan suara yang lebih keras sedikit, barulah ada suara suara orang menjawab terdengar.
"Oh engkau Kamat.", bunyi suara orang menjawab. Serentak dengan itu pintu depan terbuka dan seorang pria yang setengah umur menjengukkan kepalanya keluar dan segera menjemputnya masuk. Setelah dia masuk, dengan segera pintu ditutup dangan cepat dan terkunci. Kamat mengerutkan mukanya sambil meletakkan sepatunya yang lecak ke tepi pintu. Bau kemenyan dibakar tajam mencucuk-cucuk hidungnya. "Kenapa ini Pak Astoroth ? Call saya pulang tergesa-gesa begini? Macam orang takut saja? Ada berita baik ke? "
Pak Astoroth hanya tersengih-sengih "Tidak ada apa-apa, tidak ada apa -apa. Nantilah aku beritahu. Duduklah dahulu. Engkau akan lama berada di sini? "
Kamat tersengih sebelum duduk bersila di tempat yang ditampilkan. "Saya harus balik cepat ke kota nanti. Ada urusan yang belum selesai. Bagaimana Pak Astoroth ? Dapat ke barang yang saya minta itu? Kalau benar, saya akan berikan berapa saja Pak Astoroth mau. "
"Bagus-bagus", jawab orang tua itu sambil terbatuk-batuk kecil. Dia mencapai dian di tengah kamar lalu masuk ke dalam suatu kamar kecil yang tertutup rapi. "Payah juga aku mendapatkannya. Tetapi sekarang aku sudah dapat ...." ujarnya. Kamat terpaksa menurut saja karena hanya cahaya dian itu menjadi penerang rumah itu. Dia memasuki kamar kecil itu dengan hati yang berdebar-debar. Impiannya akan terlaksana. Akan puaslah hatinya apabila apa yang diimpikan olehnya tercapai nanti.
Orang tua itu duduk bersila di tepi dinding kamar mengadap satu bungkusan kain hitam yang terletak di dalam talam di tengah-tengah kamar. Kamat terpaku, matanya tertuju ke bungkusan itu. "Itulah yang engkau inginkan." suara parau lelaki tua itu memecahkan angan-angannya. Kamat tersentak. "Aku menginginkan dua puluh ribu untuknya." Kamat pura-pura tersentak, "Apa, Pak Astoroth gilakah meminta uang sebanyak itu dari saya. " dia bertanya.
Pak Astoroth hanya tersenyum, "Aku sendiri yang memotongnya untuk engkau. Aku sendiri yang memujanya selama sebulan ini untuk engkau. Sekarang sudah patut engkau membayar aku uang sebanyak itu. Atau kamu mau melakukannya sendiri?"
"Bagaimana saya tahu ia benar- benar berhasil. Bagaimana jikalau Pak Astoroth membohongi saya. " tanya Kamat ragu-ragu.
"Jangan khawatir. Apa yang engkau inginkan sudah berada di depan kamu. Tidak mungkin aku membohongi kamu." kata orang tua itu sambil menambah kemenyan ke dalam dupa di hadapannya.
"Baiklah" kata Kamat, nekad. "Ajarkanlah saya kuncinya, dan saya akan berikan uang sebanyak yang Pak Astoroth minta. "
Orang tua itu tersenyum girang. Segera dia membuka bungkusan kain hitam itu. Bau busuk menerpa ke hidung Kamat, tetapi dia tidak menghiraukannya. Matanya terpaku pada benda yang terletak di dalam talam itu. Berderau darah ke mukanya saat dia menyadari benda itu. "Apa ini! Pak Astoroth ! " pekiknya.
Orang tua itu hanya tertawa. "Yang engkau inginkan ... pastinya kamu dapat. Sekarang sudah terlambat untuk engkau mundur. Duduklah! Akan aku ajarkan cara menyerunya."
Kamat terduduk lemah. Benda yang kecut di dalam talam itu mengejutkannya. Dia tertunduk lemah. Orang tua itu tidak menghiraukan kondisi Kamat. Dia terus mengajar tips-petuanya. Tidak lama kemudian barulah Kamat dapat mulai memperbaiki tubuhnya dan mulai menghafal ayat-ayat yang diajari itu.
Sebentar kemudian orang tua itu menutupkan kembali bungkusan kain di dalam talam itu. "Sekarang ia akan turut pada perintah kamu." katanya. "Mana uang aku. Jangan mencoba menipu aku. Katanya keras." Rumah ini sudah aku pagarkan, dan tidak mungkin apa-apa dapat menembusnya. Haa ... Haa ... Haa ... "
Kamat membuka tas galasnya dengan longai. Dia mengeluarkan beberapa berkas uang tunai dan mengulurkannya kepada orang tua itu yang tertawa kegirangan. Kamat terus mencapai bungkusan itu dan keluar tanpa menghiraukan orang tua itu yang terheran-heran ketika diberikan uang yang lebih dari yang dimintanya. Tapi hanya sesaat. Suara ketawa memecah keheningan malam. Kamat tidak mempedulikannya. Dia terus menerpa keluar ke mobilnya tanpa menghiraukan air hujan yang jatuh menimpa tubuhnya.
Di dalam mobil, dia terduduk lesu. Sejenak itu, dia mengeluarkan bungkusan kain hitam itu dan meletakkannya berhati-hati ke kursi di sebelahnya. Dia membuka bungkusan itu dan mulai menerapkan tips yang dipelajarinya dengan berhati-hati. Dia tidak mau tersilap, karena jika tersilap nahas jadinya.
Sementara itu orang tua itu segera mengunci pintu rumahnya. Duit yang berkepal itu di pegangnya dengan girang. "Haa ... Haa .. Haa .. "Dia merasa begitu gembira. Dia akan pindah besok agar tidak ada siapa pun dapat menemukannya meskipun Kamat. Khususnya Kamat. Siapa tahu kalau-kalau ....
Tidak beberapa lama dia mendengar suara orang memanggilnya, sayup-sayup di balik suara guruh. Berhati-hati dia membuka pintu rumahnya. Dia dapat melihat Kamat duduk mencangkung di tepi roda mobilnya. "Tolong saya Pak Astoroth . Mobil saya pancit. Dapatkah Pak Astoroth tolong pegang lampu senter ini sementara saya mengubahnya. "
Dia ragu. Air muka Kamat berubah seolah-olah khawatir. "Saya akan berikan Pak Astoroth uang jika Pak Astoroth bantu saya. "
Hati orang tua itu terbagi-bagi. Uangnya sudah banyak tetapi .... sedikit lagi .... hanya dengan memegang lampu senter. Pemuda itu begitu pemurah, memberikan uang lebih dari yang dimintanya tadi. Sekarang, jika dia membantu ......
"Baiklah", katanya sambil melangkah download. Kamat mengulurkan lampu senter itu ke orang tua itu sambil berjalan ke belakang mobil untuk mengambil roda pengganti. Pak Astoroth menyuluh roda mobil Kamat. Dia tidak nampak apa-apa yang salah dengan roda itu. "Kamat, betulkah engkau ini. Roda ini baik saja aku lihat. "Katanya sambil menyuluh ke arah roda itu.
Satu bayangan melintas di atas kepalanya lalu hinggap ke atas pohon durian yang dekat. Secara tiba-tiba saja bulu romanya merasa tegak. Segera dia menyuluh sekitar kawasan itu. "Kamat , Kamat, di mana engkau. Jangan engkau bergurau dengan aku. Nanti engkau menyesal. "
"Percayalah Pak Astoroth , saya tidak akan menyesal "suara Kamat keras menerjang ke lubang telinganya." Kampung ini adalah kampung asal saya. Pak Astoroth mungkin tidak tahu karena Pak Astoroth baru pindah ke sini. "
Orang tua itu terheran-heran. Memang benar dia baru pindah ke desa itu setahun lalu. Tapi memang dia selalu berpindah-pindah karena tidak mau orang mengetahui tentang pekerjaannya itu. "Jadi , kenapa dengan itu. "tanyanya garang." Engkau jangan lupa aku ada pendindingnya. "tambahnya lagi.
Kamat tertawa berdekah-dekah. "Benar. Pak Astoroth memagar rumah Pak Astoroth . Tetapi sekarang Pak Astoroth bukan berada di dalam rumah .... Pak Astoroth berada bersama saya di tanah. "
Orang tua itu tersentak mendengarkannya. "Jadi sekarang kamu mau uang kamu kembali. Begitu? "Tanyanya kembali.
"Oh .. tidak ... tidak sama sekali. Uang itu memang saya ingin berikan kepada Pak Astoroth . Memang Pak Astoroth handal. Ia benar-benar efisien. "Kata Kamat keras.
"Nah! ambil duit engkau ini kembali. "unjuk orang tua itu ke arah Kamat." Ambillah ... Ambillah ... Kalau engkau tidak menginginkan uang ini kenapa engkau buat aku begini? "
Kamat melangkah dari kegelapan malam itu ke dalam pancaran lampu suluh orang tua itu. "Ini adalah karena kepala manusia yang engkau penggal itu adalah kepala ibu kandungku, mengerti?"
"Tolonglah, aku tidak tahu hal itu. Jangan .. Jangan .. "rayu orang tua itu gemetar.
Kamat hanya mendiamkan dirinya. Dia hanya mengangguk dan seketika itu juga satu lembaga terbang dari pohon dekat ke arah orang tua itu sambil tertawa mengilai-hilai.
"JANGAN! JANGAN! JANGAnnnnn ...... "pekik orang tua itu sambil berusaha melawan lembaga yang mengomolnya. Lampu senter yang dipegangnya itu tercampak ke arah Kamat. Dia dapat merasakan jari-jemari lembaga yang panjang itu memberkas tubuhnya sehingga dia tidak berdaya untuk meronta lagi. Muka lembaga itu yang jelek disodorkan hampir ke mukanya, menampakkan sepasang taring putih panjang yang berkilat. Dia terkaku, tahu akan apa yang akan terjadi sebentar lagi. Mulut lembaga itu ternganga luas.
Tiba-tiba orang tua itu seperti mendapat satu tenaga baru. Dia mulai meronta -ronta keras. "Tolong ..., tolong .... Aku tidak mau mati ... Aku tidak mau mati ... "dia meraung. Suara petir berdetum secara tiba-tiba menenggelami suaranya itu.
Kamat berdiri diam saja melihat lembaga itu menggomol orang tua itu. Duit yang bertaburan di tanah tidak dihiraukannya. Suara raungan orang tua itu terus bergema dalam kegelapan malam disambut oleh suara petir yang berdentum-detam. Lembaga itu terus mengomol orang tua itu yang terus meraung kesakitan, tetapi Kamat hanya membiarkan ia saja sehingga sebentar kemudian raungannya berangsur sepi dalam kegelapan malam itu .... Tidak lama kemudian, mendadak kepala orang tua itu tercabut dari tubuhnya lalu terpelanting jauh ke udara. Setelah itu barulah lembaga itu kemudian terbang sambil mengilai-gilai lalu gaib di dalam kegelapan malam itu.
Kamat tunduk untuk mengambil lampu senter hakmiliknya yang terjatuh dekat dengan kakinya dan melangkah gontai ke dalam mobilnya sebelum beredar dari situ. "Maafkan saya mak ... Bukan ini yang saya inginkan. "Bisiknya sambil menutup kemasan disebelahnya sambil menyeka air matanya yang mengalir deras." Kematian mak sudah saya balas ...... "
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Nama-nama Mitologi Hantu dalam Tradisi Jawa

Jakarta - Masyarakat Jawa baik di Tengah atau Timur ternyata begitu kuat memegang adat dan tradisi, termasuk mitologi yang diwariskan secara turun-temurun. Terlebih para orang tua yang seolah sudah mendarahdaging dan menadrisi, rasanya seperti kurang afdhal dan sulit untuk dihilangkan begitu saja. Bagi yang sudah lama dan kuat memegang tradisi ini, ada berbagai macam mitos yang di dalamnya juga terdapat hal-hal mistis yang bersifat unik. Pada pembahasan kali ini, akan mengemukakan beberapa mitos roh-roh alam yang dalam bahasa Jawa disebut ‘memedi’ yang ada dan terus berkembang dalam kepercayaan masyarakat Jawa seperti dilansir dari wacananusantara (11/5/2011). Beberapa mitologi warisan leluhur Jawa itu atara lain: Anja-Anja Anja-anja adalah memedi (hantu) darah yang berupa manusia, yang akan menghisap manusia yang sedang tidur sehingga menimbulkan sakit yang sangat dan menyebabkan bercak-bercak biru di kulit. Ketika ada orang yang meninggal dengan bercak-bercak biru ini, maka orang-orang Jawa akan mengatakan “dilat Anja-anja” atau dijilat Anja-Anja. Antu Alas Antu ini adalah memedi (hantu) hutan. Hantu ini hanya menampakan diri di malam hari kepada orang-orang yang sedang berdiam di hutan atau yang sedang melewati hutan. Antu Alas berwujud awan atau kabut tebal yang secara perlahan berubah menjadi bentuk orang atau bentuk lainnya yang mengerikan. Selain berwujud mengerikan, suara yang berat dan tawa yang mengerikan menjadi ciri khas memedi ini. Karena wujud dan suaranya yang menakutkan membuat orang yang melihatnya menjadi sakit. Antu Darat Antu darat biasanya tinggal di kaki pohon tua. Pada malam hari, dia meninggalkan tempatnya dalam pakaian seorang haji. Dengan cara ini, Antu Darat membuat orang-orang yang dijumpainya terkejut dan menjadi sakit keras atau pun menjadi linglung untuk waktu yang tidak ditentukan. Antu Laut Antu laut ditakuti oleh para pelaut karena selalu mendatangkan cuaca buruk atau musibah. Memedi ini menampakkan diri dalam bentuk bola api atau bintang yang menyala yang jatuh di ujung tiang kapal. Bila Antu Laut datang, konon dipercaya akan diiringi oleh cuaca buruk seperti badai, dan rintangan laut lain. Antu Omah Antu Omah dikenal sebagai memedi rumah yang mendiami api tungku pemanas di rumah. Memedi ini akan keluar berbentuk asap yang kemudian menyerupai sosok manusia. Orang yang melihat memedi ini akan ketakutan dan menderita perut kembung. Banaspati Merupakan sosok yang menakutkan dengan wujud raksasa. Tangan dan kaki mengarah ke udara dengan posisi kepala berada di bawah serta mulutnya yang bergoyang. Dengan lompatan yang dahsyat, Banaspati akan menerkam mangsanya yang kemudian dihisap darahnya. Orang yang bertemu dengan memedi ini konon akan sakit bahkan sampai dengan mati. Bajag Angrik Merupakan memedi kecil di hutan dalam wujud anak-anak yang berdatangan. Apabila melihat orang, memedi ini konon akan menakut-nakuti dengan sikap mengancam. Bermana dan Bermani Hantu ini merupakan memedi dari pasangan laki-laki dan peempuan yang telah meninggal dunia. Sifatnya menggoda pasangan yang telah menikah. Blorong Blorong dalam kepercayaan orang Jawa sering dipanggil ‘Nyai Blorong’. Sebagai Nyai, Blorong digambarkan sebagai perempuan yang cantik setengah ular dengan busana yang mewah dan menawan. Nyai Blorong mendiami istana-istana di daerah berawa yang dibangun dari tubuh korban-korbannya. Biasanya di tempat tersebut banyak ditemui kembang teratai untuk menyembunyikan tubuh-tubuh yang menjadi korbannya. Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, Nyai Blorong akan memberikan segala kekayaan yang idamkan oleh manusia dengan syarat harus menjadi pekerjanya setelah perjanjian habis. Perjanjiannya tersebut konon berlangsung selama 14 tahun dan setiap tahun sebagai penggantinya harus memberikan seorang anak kecil atau sanak keluarga. Setelah masa perjanjian habis, maka yang menerima harta akan merasakan kesengsaraan dan kesakitan yang sebenarnya. Bontot Bergentayangan di jalan-jalan sunyi, tidur melintang di jalan ketika ada orang lewat, dengan cara ini maka seorang pejalan kaki akan tersandung lalu kemudian terkejut hingga tak sadarkan diri.Jakarta - Masyarakat Jawa baik di Tengah atau Timur ternyata begitu kuat memegang adat dan tradisi, termasuk mitologi yang diwariskan secara turun-temurun. Terlebih para orang tua yang seolah sudah mendarahdaging dan menadrisi, rasanya seperti kurang afdhal dan sulit untuk dihilangkan begitu saja. Bagi yang sudah lama dan kuat memegang tradisi ini, ada berbagai macam mitos yang di dalamnya juga terdapat hal-hal mistis yang bersifat unik. Pada pembahasan kali ini, akan mengemukakan beberapa mitos roh-roh alam yang dalam bahasa Jawa disebut ‘memedi’ yang ada dan terus berkembang dalam kepercayaan masyarakat Jawa seperti dilansir dari wacananusantara (11/5/2011). Beberapa mitologi warisan leluhur Jawa itu atara lain: Anja-Anja Anja-anja adalah memedi (hantu) darah yang berupa manusia, yang akan menghisap manusia yang sedang tidur sehingga menimbulkan sakit yang sangat dan menyebabkan bercak-bercak biru di kulit. Ketika ada orang yang meninggal dengan bercak-bercak biru ini, maka orang-orang Jawa akan mengatakan “dilat Anja-anja” atau dijilat Anja-Anja. Antu Alas Antu ini adalah memedi (hantu) hutan. Hantu ini hanya menampakan diri di malam hari kepada orang-orang yang sedang berdiam di hutan atau yang sedang melewati hutan. Antu Alas berwujud awan atau kabut tebal yang secara perlahan berubah menjadi bentuk orang atau bentuk lainnya yang mengerikan. Selain berwujud mengerikan, suara yang berat dan tawa yang mengerikan menjadi ciri khas memedi ini. Karena wujud dan suaranya yang menakutkan membuat orang yang melihatnya menjadi sakit. Antu Darat Antu darat biasanya tinggal di kaki pohon tua. Pada malam hari, dia meninggalkan tempatnya dalam pakaian seorang haji. Dengan cara ini, Antu Darat membuat orang-orang yang dijumpainya terkejut dan menjadi sakit keras atau pun menjadi linglung untuk waktu yang tidak ditentukan. Antu Laut Antu laut ditakuti oleh para pelaut karena selalu mendatangkan cuaca buruk atau musibah. Memedi ini menampakkan diri dalam bentuk bola api atau bintang yang menyala yang jatuh di ujung tiang kapal. Bila Antu Laut datang, konon dipercaya akan diiringi oleh cuaca buruk seperti badai, dan rintangan laut lain. Antu Omah Antu Omah dikenal sebagai memedi rumah yang mendiami api tungku pemanas di rumah. Memedi ini akan keluar berbentuk asap yang kemudian menyerupai sosok manusia. Orang yang melihat memedi ini akan ketakutan dan menderita perut kembung. Banaspati Merupakan sosok yang menakutkan dengan wujud raksasa. Tangan dan kaki mengarah ke udara dengan posisi kepala berada di bawah serta mulutnya yang bergoyang. Dengan lompatan yang dahsyat, Banaspati akan menerkam mangsanya yang kemudian dihisap darahnya. Orang yang bertemu dengan memedi ini konon akan sakit bahkan sampai dengan mati. Bajag Angrik Merupakan memedi kecil di hutan dalam wujud anak-anak yang berdatangan. Apabila melihat orang, memedi ini konon akan menakut-nakuti dengan sikap mengancam. Bermana dan Bermani Hantu ini merupakan memedi dari pasangan laki-laki dan peempuan yang telah meninggal dunia. Sifatnya menggoda pasangan yang telah menikah. Blorong Blorong dalam kepercayaan orang Jawa sering dipanggil ‘Nyai Blorong’. Sebagai Nyai, Blorong digambarkan sebagai perempuan yang cantik setengah ular dengan busana yang mewah dan menawan. Nyai Blorong mendiami istana-istana di daerah berawa yang dibangun dari tubuh korban-korbannya. Biasanya di tempat tersebut banyak ditemui kembang teratai untuk menyembunyikan tubuh-tubuh yang menjadi korbannya. Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, Nyai Blorong akan memberikan segala kekayaan yang idamkan oleh manusia dengan syarat harus menjadi pekerjanya setelah perjanjian habis. Perjanjiannya tersebut konon berlangsung selama 14 tahun dan setiap tahun sebagai penggantinya harus memberikan seorang anak kecil atau sanak keluarga. Setelah masa perjanjian habis, maka yang menerima harta akan merasakan kesengsaraan dan kesakitan yang sebenarnya. Bontot Bergentayangan di jalan-jalan sunyi, tidur melintang di jalan ketika ada orang lewat, dengan cara ini maka seorang pejalan kaki akan tersandung lalu kemudian terkejut hingga tak sadarkan diri. Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

7 Mitos Kucing Hitam



kucing hitam menyimpan misteri yang ditakuti banyak orang
Waktu SMA teman saya pernah melindas seekor kucing. Dia ketakutan setengah mati karena mempercayai mitos bahwa barang siapa yang menyakiti kucing akan mendapat hukum karma - entah mendapatkan kesialan yang berujung pada kematian. Namun, teman SMA saya itu masih hidup hingga kini. Namanya juga mitos. Semuanya berpulang kepada Anda mau percaya atau tidak.

Tahukah Anda, ternyata mitos seperti ini bukan milik Indonesia, negara luar juga memilikinya. Bahkan, mitos yang berkembang di sana lebih ter-spesifik terhadap kucing hitam. Ketakutan terhadap hewan ini yang kemungkinan direkam dalam sebuah cerpen horor berjudul "Black Cat" / "Kucing Hitam" oleh Edgar Allan Poe - bapak fiksi horor sedunia.

Berikut ini, tim Cerpen Horor merangkum 7 mitos kucing hitam dari pelbagai dunia:

1. Jerman
Ada kepercayaan bahwa apabila ada seekor kucing hitam yang lompat ke tempat tidur orang sakit, kematian akan datang pada orang yang sakit itu.

2. Normandia
Mereka percaya apabila dalam perjalanan Anda melihat seekor kucing hitam yang sedang menyebrang di tengah bulan purnama, mereka percaya bahwa Anda akan terserang suatu epidemik.

3. Finlandia
Masyarakat di sana percaya bahwa kucing hitamlah yang membawa jiwa manusia ke alam baka.

4. China
Kehadiran seekor kucing hitam merupakan pertanda bahwa mereka akan terkena penyakit atau akan jatuh miskin.

5. India
Jiwa yang bereinkarnasi dapat dibebaskan dengan melempar kucing hitam ke api.

6. Bengali
Bahwa ada seorang wanita yang dapat merubah jiwa manusia menjadi seekor kucing hitam, dan setiap kucing hitam yang disakiti akan menyakiti wanita itu juga.

7. Druids
Pada masa Inggris kuno percaya bahwa kucing merupakan jelmaan seseorang yang berbuat jahat di masa lalunya kemudian di hukum menjadi seekor kucing hitam.

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Berperang Melawan Dukun 2


Singkat cerita, malam kedua pun datang seperti malam pertama kita menunggu di halaman rumah tanpa cahaya, penerangan cuma mengandalkan cahaya bulan. Tak lama kita menunggu, kami kedatangan 7 tamu yang bentuk-bentuknya tak jauh berbeda dari malam pertama cuma sekarang tambah kuntilanak dan makhluk berbulu kecil bertaring dengan sinar mata merah. Kami pun saling serang tapi ya gak begitu berarti bagi kami, kami pun berhasil mengembalikan makhluk-makhluk tersebut ke asalnya. Kita beristrahat sambil ngrokok dan ngopi, tapi kita merasakan hawa panas banget dari arah Barat laut. Didalam kedipan mata, kami melihat bola api sebesar bola kasti menuju ke arah kami. Karena kami masih menikmati kopi dan rokok, S pun menyuruh senjatanya untuk melawan bola api tersebut. Saya dan Nanang tak mau ketinggalan menyuruh senjata kami juga, dan berhasil membalikkan arah bola api tersebut kembali ke si pengirim. Aneh, tak lama kemudian kami merasakan hawa panas yang lebih besar dari sebelumnya, dan kami melihat bola api sebesar tampah menuju arah kami. Tapi kami mendapat bantuan dari Allah, kami dibantu 7 kyai berjubah melawan bola api tersebut dan alhamdulillah api tersebut lenyap. Tapi kami tiba-tiba melihat bola api terbang memantul kesana-kesini memutari kami. S pun menyuruh saya dan Nanang berlindung di belakang S, kami memutar-mutar mengikuti arah bola api tersebut, dan tiba-tiba kita bertiga terpental setelah S mendapat tendangan dari bola api yang tiba-tiba berubah menjadi makhluk mini. Kita pun langsung bangkit dan mencari dimana makhluk mini tersebut berlarian memutari kami. S langsung maku bumi tuh makhluk dan menebas makhluk tersebut dengan pedang, bagian perut ke atas terlepas enggak tau kemana, bagian perut kebawah masih ditempat. Setelah itu saya langsung mengobati perut S yang kram akibat tendangan tadi . Malam pun sudah larut kami memutuskan untuk tidur zzz... Malam ketiga kami berjaga-jaga di halaman menanti tamu yang kami perkirakan akan datang lagi. Tapi kok aneh, sudah jam 12 lebih tak ada satu pun tamu yang datang. Kita sempat masuk ke kamar S untuk tidur, tapi gak bisa tidur. Akhirnya saya merasakan ada tamu dari arah Barat Laut yang jauh jauh lebih besar energinya dibanding makhluk-makhluk yang dua malam kemaren. Setelah tuh makhluk tepat berada di halaman, S pun keluar sendirian karena tuh tamu khusus buat S. Hampir 10 menit S berkomunikasi dengan makhluk tersebut dan langsung kembali ke kamar dengan senyum bahagia. Saya dan Nanang bertanya "Ada apa mas?". S jawab "Itu tadi ratu gunung merapi, dia minta maaf atas tindakan anak buahnya yang membantu dukun tersebut, dan sebagai gantinya tuh ratu akan menyerang balik dukun tersebut. Dan kalau ada anak buahnya yang macam-macam langsung aja suruh manggil dia biar dia aja yang urus". Saya dan Nanang: "Alhamdulillah, yaudah ayo sholat mas". Kita sholat sendiri-sendiri dan setelah selesai sholat kita kembali ke halaman dan kedatangan tamu lagi, yang tak lain adalah makhluk-makhluk kemaren yang sempat mencoba mencelakai kami. Tapi kali ini mereka datang untuk meminta maaf, tapi S bilang "Balas dulu orang yang sudah menyuruhmu". Kita langsung tidur zzz... Di malam keempat kita cuma mengirimkan bacaan surat yasin ke dukun tersebut dan esoknya tuh dukun jatuh sakit sampai beberapa Minggu. S pun kembali baikan dan melanjutkan hubungannya sama pacarnya, tapi sekarang sudah putus kembali karena perbedaan pendapat dan bukan ulah dukun lagi. Sekian ... Percaya boleh, gak juga boleh, karena gaib emang susah untuk dibuktikan tapi nyata buat yang mengerti hal gaib. Lain kali saya ceritakan saat saya dibantu jarak jauh saat mengusir makhluk kiriman yang mengganggu usaha keluarga pacar saya. *jrp wassallammualaikum wr wb - Kiriman cerita dari Radithya Pradipta -

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Berperang Melawan Dukun 1

Assallamualaikumm wr wb, saya Radithya Pradipta. Langsung aja ya Maaf sebelumnya ,saya lupa kejadian tepatnya kapan tapi yang jelas dua tahunan yang lalu. Jadi gini saat itu sepupuku (S) sedang ada masalah sama pacarnya karena tiba-tiba pacar S itu berubah dingin dan ngotot minta putus. Dan beberapa saat belakangan S sering didatengin suatu makhluk dan menyerang S. Karena S CURIGA dengan perubahan yang begitu cepat (padahal 2 hari sebelumnya S sama pacarnya masih baik-baik saja, bahkan S sempat diajak pacarnya ke rumah mbahnya pacar S), S pun konsentrasi, menerawang apa yang sebenarnya terjadi. Tak sampai satu menit S mengetahui penyebab semua ini ... Semua ini disebabkan oleh ulah cowok yang suka sama pacarnya si S dan meminta bantuan Dukun. S pun gak tinggal diam saat mengetahui kalau penyebab semua ini dukun dan makhluk-makhluk yang datang menyerang S itu juga ulah dukun itu. S pun mengajak saya dan Nanang untuk membantu melawan ulah dukun itu. Singkat cerita malam pun tiba. Sekitar jam 22.00 kami bertiga berkumpul di halaman rumah S untuk menanti tamu (makhluk utusan dukun) karena insting kami bilang kalau malam ini bakal ada tamu ngajak ribut. Kita menanti dihalaman rumah sambil ngobrol ngalor ngidul dan tak lupa mematikan lampu halaman agar tak mengundang perhatian tetangga kalau kita diam diluar rumah malam-malam (biarpun rumah tetangga jaraknya lumayan jauh tapi yang namanya di kampung tau sendiri gimana). Tak lama kami menunggu, sekitar 22.30 kami kedatangan tamu dari arah Barat Laut. Tamu yang mendatangi kami ada 4 (2 pocong ,1 seperti monyet ,1 bayi bajang). Kami pun langsung berdiri dan bersiap-siap menghajar makhluk tersebut S = "Siap cah?" Aku dan Nanang pun langsung jawab SIAP. Belum sempat istirahat, tuh makhluk yang habis terbang dari Magelang ke Klaten langsung kita hajar bertiga, dan tanpa perlawanan yang berarti tuh makhluk terpental ke asalnya. Tak lama kemudian, kita bertiga merasakan ada segerombolan dari segala arah dan mendekat ke arah kami. Setelah mereka sampai di sekitar, kami berdiri. S mencoba berkomunikasi dengan mereka dan ternyata mereka tidak ganggu, hanya mau menonton saja (ternyata yang datang itu cuma penunggu-penunggu sekitar tempat kami tinggal dan sudah hafal sama kita bertiga yang kalo lagi kumpul pasti lagi ada masalah). Tak lama kemudian, kami merasa ada energi yang lebih besar dari Barat Laut (yaitu arah Magelang). Ditengah energi yang dirasakan, kami juga dikejutkan dengan suara tertawa yang menggelegar di langit. Ya suara itu berasal dari raksasa bertubuh seperti genderuwo. Kita bertiga langsung berdiri setelah makhluk itu sampai didepan kita. Kita bertiga sampai mendongak keatas untuk melihat tuh wajah makhluk yang bermata merah dan bertaring dengan bulu-bulu memenuhi tubuhnya. S kemudian nanya "Mau ngapaen kamu kesini?". Makhluk tersebut cuma tertawa. S kesal karena suara yang dikeluarkan sangat mengganggu kita bertiga. Dengan kesal S bilang "Hush mulutmu ganggu orang tidur". Tuh makhluk masih tak mau diam dan bahkan tuh makhluk sempat mengayunkan kakinya ke arah S tapi S berhasil menghindar. S pun melayangkan pukulan beruntun ke arah makhluk tersebut dan tuh makhluk terpental kira-kira 300 meteran. Saya dan Nanang pun gak cuma diam, dan langsung membantu serangan saat tuh makhluk hendak bangkit, dan akhirnya tuh makhluk kembali ke asalnya. Karena hari sudah malam sekitar jam 01.00, kami pun memutuskan untuk tidur karena sudah merasa tak ada gangguan lagi. Tapi sebelum tidur, kami mendapat pesan dari kyai berjubah dan bersorban agar besok hati-hati. Kami pun tidur zzz... - Bersambung - Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

suara kokok ayam pada malam hari pertanda ada kuntilanak


Saya mau berbagi pengalaman misteri, terjadi sekitar 2 tahun yang lalu ketika saya menginap di rumah saudara saya. Waktu itu yang punya rumah sedang ada keperluan, jadi hanya saya dan teman saya yang tinggal di rumah itu. Kebetulan posisi rumah itu sendiri agak jauh dari pemukiman, sebelah samping kiri dan kanan hanya ada kolam ikan sedangkan depan dan belakang ditumbuhi pohon dan semak belukar.

Ketika tengah asyik mendengarkan radio, terdengar suara seperti anak ayam di samping kanan rumah. Terasa aneh menurut saya di malam yang dingin ini ada suara anak ayam, dan setahu saya yang punya rumah juga tidak memelihara ayam. Karena penasaran saya coba pelankan volume radio dan dengan seksama mendengarkan suara tersebut. Setelah didengar ternyata makin lama bunyi ciakan anak ayam semakin nyaring atau bisa dibilang berubah menjadi suara seperti kuntilanak tertawa.

Spontan saja saya dan teman saya terkejut sekaligus merinding bulu roma. Di saat takut mulai mendera, saya coba untuk tenang, dengan sedikit volume radio saya kencangkan sembari baca doa-doa. Sekitar 5 menit berlalu, saya matikan radionya dan mencoba untuk memberanikan diri melihat ke luar rumah. Kucoba untuk melubangi sekat dinding rumahnya (waktu itu dinding rumah terbuat dari anyaman bambu), ketika sudah dirasa cukup, saya coba intip keluar dan alangkah terkejutnya saya atas apa yang kulihat...

Ternyata di luar sana ada sesosok kuntilanak sedang berjalan mondar-mandir di atas kolam ikan (melayang-layang diatas kolam) sambil terlihat warna bajunya yang putih menjulur kebawah. Sosoknya yang tinggi besar itu membuat jantung saya berdetup kencang, spontan saja saya langsung loncat ke kamar tidur dan menutup tubuh saya dengan selimut. Teman saya yang ikut-ikutan menutupi tubuhnya dengan selimut tidak tahu apa apa yang barusan dilihat oleh saya di luar, saya hanya bilang diam dan banyak-banyaklah berdoa...

Tiga jam yang sangat mendebarkan itu akhirnya kulalui, lalu terdengar suara motor terparkir di depan rumah, ternyata yang punya rumah sudah pulang. Langsung saja saya berlari ke depan dan membukakan pintu rumah, lalu saya ceritakan kejadian tersebut kepada sang pemilik rumah. Setelah kami bercerita, dia hanya tersenyum sambil berkata "Saya adalah kuntilanaknya" wkwkwk hanya bercanda. Dia cuman bilang "Gak apa-apa, dia memang penghuni sini, mungkin dia hanya ingin mengenalkan sosok dirinya kepada kalian". Dalam hati saya berkata "Untungnya cuman kenalan, kalau lanjut gimana???".

Sekian
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...