Selasa, 09 Juli 2013

PENGHUNI GUDANG TUA PART 1

“Aaaaa !!!” Melly dan kebanyakan penonton bioskop lainnya berteriak ketakutan saat sang hantu muncul. “Takut ya, beb?” tanya Aldi, cowok Melly, sambil menggenggap tangannya. “Ya iyalah, masa ya iya donk… lo tau gue tadi teriak…” jawab Melly, masih serius menonton. “Hmm… Katanya suka horror… Tau gini, napa tadi milih yang horror ?” ujar Aldi.
“Keberatan ?” tanya Melly, sinis.
“Nggaaak…” “Kok sewot ?!” lanjut Melly.
“Halah… gitu aja ngambek…!” sahut Aldi. “Ssst…! Kalian tuh berisik aja…! Dieeem…” kata Razta pada Melly dan Aldi. “Berantem ya ?” tanya Gladies, asal nyambung. “Tauk… Iya kaliii… Hey, udahlah…” ujar Razta.
“Maaf deh, Mel… jangan marah ya…” ucap Aldi. Melly tak menjawab.
. . .
“Kalian gak pada pesen?” tanya Aldi pada teman-temannya. “m… kita nitip aja deh… ya ?” sahut Defri yang sedari tadi diam dengan Fanes. “Kita juga…” lanjut Razta, sambil menunjuk ke arahnya dan Gladies, sang pacar. “Hhh, oke-oke… gue pesenin… Mel, lo mau pesen apa ?” tanya Aldi pada Melly yang terlihat kesel.
“Seteraaah…” jawabnya lesu. “Oh, ya udah… bentar ya…” kata Aldi.
“Lo marahan ya ma Aldi ?” tanya Fanes, setelah yakin bahwa Aldi telah pergi.
“Tauk ah…!”
“Iya, marah ntuh… Kenapa sih, Mel ?” Gladies nyambung.
“Gak apa…” jawab Melly.
“Mel… lo kenapa sih? ketawa donk… jalan-jalan ini kan yang ngadain lo…” ucap Razta. Melly tersenyum kecil. Lalu… “Nih… pesenannya… Ini pesenan lo tuan putri…” kata Aldi pada Melly. “Dimakan ya…” Melly tersenyum simple. “Di, jadi kan kita ke kos-kosan lo ?” tanya Defri.
“Ya, up to you…” jawab Aldi, “Ah, jadi-jadi…!” sahut Razta.
“Cewek-cewek mau dikemanain ntar ?” ujar Defri, sambil mengelap keringatnya. Mereka berpandangan, “ikut aja gih… ya ? gak apa kok…” tambah Aldi. “Ya udah, sip deh…”
. . .
“Lo kenapa sih, cuma gara-gara film tadi aja, ngambek…” kata Aldi sambil menyetir mobilnya. Keempat temannya tertidur di belakang. Melly tak menjawab. “Mel… jawab donk… gak punya mulut ?!” tanya Aldi lagi, saking kesalnya.
Melly menatapnya sinis. “Lo kalo ngomong jangan asal ceplos ya !!” ucapnya.
“Makanya jawab… Masa gara-gara tadi jadi ngambek 100% ini…?” tanyanya.
“Abiz, lo nya gitu…” gumam Melly.
“Gitu kenapa ? Iya, gue tau, lo tuh suka horror… Tadi kan gue cuma bercanda…” jawab Aldi dengan santainya. “Jangan marah lagi ya…?” lanjutnya. Melly tersenyum. “Gitu donk… kan jadi tambah cantiik…” kata Aldi. Mereka berhenti di lampu merah. Aldi merasa ada orang di samping mobilnya, maka dia membuka jendela.
“Ssst… hey, ngapain disitu?” tanyanya pada orang itu, cowok. Dan orang itu menoleh, “Aldi… Eh, mending mobil lo mundur bentar deh… Mumpung sepi di belakang…” katanya, tak lain adalah teman se-kos Aldi, Baim. “Eh, lo Im… Emang kenapa ?” tanya Aldi. “Barang gue lo injek…!” gerutu Baim sambil menunjuk bawah mobil Aldi.
“Apaan sih ?” tanya Aldi penasaran. Melly celingak-celinguk.
“Duit ! 100rb…!” jawab Baim.
“Ya ampuun… Lagian lo, ngapain naruh duit dibawah situ…? Kurang kerjaan aja…” sahut Aldi, lalu memundurkan mobilnya sedikit. “Tadi duit gue jatuh… Nah… Daritadi kek…” lanjut Baim, mengambil uang itu, dan “Lo mau balik ke kos kan ? Gue numpang donk…!” tanyanya. “Hhh… ya udah… Di belakang ya… Sono” tambah Aldi. “Siip…” gumam Baim lalu membuka pintu mobil bagian belakang. “Siapa sih ?” tanya Melly kemudian, “Temen… sekamar kos… Baim namanya…” jawab Aldi lalu tersenyum. Sesampainya di tempat kos…
“Bentar, gue liat dulu ya… mother kos ada apa gak…” Aldi berbisik. Yang lain menunggu di mobil. Tak lama kemudian, “Yes ! Beliau lagi pergi…! Kalian bisa nginep disini… Yuuk…” kata Aldi, lalu yang lain ikut turun dari mobil. “Tempat kos lo lumayan gede ya…” gumam Razta. Mereka perlahan memasuki ruang tamu dan kemudian masuk ke kamar Aldi dan Baim.
“Huh, so… kita tidur dimana ?” tanya Gladies. “Kamar mandi…” jawab Aldi, “ya dikasurlah… Cewek-cewek tidur diatas… Biar kita dibawah… Oke ?” lanjut Aldi.

“Pelan-pelan ngomongnya… Ntar penghuni yang lain pada bangun…” bisik Baim.
Mereka kemudian menata barang-barangnya. Sesaat kemudian, “Nih, kacang… hehehe… Sorry, makanannya limit…” kata Baim, lalu duduk didekat jendela. “Oh, ya… kenalin nih… temen sekamar gue… Baim namanya…” ujar Aldi. Mereka tersenyum. Duduk bersama, melingkar, sambil melahap kacang. “Gila, tadi tuh film, lumayan nyeremin ya…? Baru kali ini, gue lihat film yang seserem itu…” kata Defri. “He’e… Bagus banget…! Jadi kepengen gue…” lanjut Razta. Melly memandangnya.
Kemudian, “Film horror ya…?” tanya Baim. Aldi, Fanes dan Gladies mengangguk.
“M… Kalian mau nerima tantangan ?” tanya Aldi, “Tantangan apa ?” Melly balik tanya.
“Jangan yang aneh-aneh…!” kata Gladies dan Fanes bersamaan. “Gini… Dideket sini… ada rumah gede, eh… gedung tua… udah lama sih gak kepake… Kata orang-orang, tuh gedung ada penunggunya-” ucap Aldi, dengan tampang serius. “Semua tempat ada penunggunya…” sahut Melly.
“Bentar beb… Kita semua taruhan,” lanjut Aldi. “Apa ?” tanya Razta. “Kita ke gedung itu… Yang bisa tahan di gedung itu 2 jam aja deh gak usah lama-lama, dia menang…” ucap Aldi. “Tuh kan yang aneh-aneh…” gumam Fanes. “Kalo gedung berhantu 10 menit aja udah KO…!” sahut Gladies. “Kalo gak ikut juga gak apa-apa… Tapi, hadiahnya… bagi para pecundang alias yang kalah, kudu nraktir yang menang selama 2 bulan !” tambah Aldi. “Traktir apa ?” tanya Defri. “Terserah…” “Gue boleh ikut, kan ?” Baim nyambung.
“Tentu… deal ?”
“Oke, deal…” ucap mereka bersamaan. “Lo ikut kan Mel? Sekalian nunjukkin kalo lo emang berani…” tanya Aldi. “Boleh…” jawab Melly dengan santainya.
. . .
Sehari kemudian… Tepat jam 11.45 malam, mereka telah berkumpul didepan gedung berhantu itu. “Yakin nih ?” tanya Gladies. Tak ada yang menganggapi. “Yuuk masuk…” ajak Aldi. “Eeiits, Melly… Fanes… Kita foto dulu yuuuk… Buat kenang-kenangan kalo kita ntar yang bakal menang… Melly, hp lo donk…” kata Gladies bersemangat.
“Tapi kan kalo anak cewek, gak boleh… foto bertiga…” ujar Melly.
“Halah… Cuma mitos…!” jawab Gladies.
“Tapi ntar yang tanggung lo, ya…” sahut Fanes.
“Beres !! Udah deh kalian kok jadi takut gini sih!” Lalu mereka bertiga berfoto tepat didepan gedung. Cekreek. Ketika mereka masuk, seseorang mengintip dari balik pohon.
“Ya udah, kita plencar aja… Defri, lo ma Fanes ke kiri… Aldi, ma Melly n Baim lurus… Gue, ma Gladies ke kanan… Oke ?” ucap Razta, merangkul Gladies. Petualangan dimulai.
Melly merasakan bulu kuduknya berdiri. “Cuma disini sih, gak ada apa-apanya…” celetuk Aldi. 30 menit berlalu, Melly, Aldi dan Baim sampai pada 2 lorong didalam. “Kayaknya kita lebih baik ke kanan aja deh…” kata Melly. “Kayaknya… Kalo menurut gue ke kiri… Lebih meyakinkan… Lo pilih mana, Di ?” tanya Baim, tak sependapat dengan Melly.
Aldi memandang Melly, “terserah kalo lo mau ikutin kata-katanya dia… Nih, ya, beb… jalan ke kanan itu lebih baik dari kiri…” ucap Melly, sewot.
“Gak, Di… ke kiri aja… Lebih terang disana…” ujar Baim, gak kalah sewot.
“Terang apanya ?! Jelas-jelas disitu gelap… Lebih terang kanan !!” lanjut Melly.
“Udah donk !! Jangan berantem…! Lebih jelas lagi… Keduanya tuh sama-sama gelap, tau gak ?!” Aldi mengomentari.
“Terus kita kemana ?” tanya Melly. “Gini aja… Kita plencar…! Gue ke kiri… Lo ke kanan ma Melly…” tambah Baim yang langsung pergi begitu saja. “Heh ! Baim !! Ckck, ya udah deh… yuuk!” ucap Aldi pada Melly, memasuki lorong kanan.
“Def… balik yuuuk… Gue dah gak betah nih… Gue takuut !” gumam Fanes, “makanya, lo jangan jauh-jauh dari gue…” jawab Defri, menggandeng tangan Fanes. Tiba-tiba…”Eh, say… Kayaknya tali sepatu gue ada yang nginjek deh… di belakang… Gue takuuut…” gumam Fanes lagi, tangannya merinding.
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

ARWAH ANAK PEREMPUAN ITU MASUK KE KAMARNYA

Halow teman-teman tercinta, kembali lagi aku di sini, untuk menuliskan cerita yang aku dapat dari Ronda Malam Selasa, maaf kalau jadi bosan, karena aku
memang tidak punya pengalaman mistik yang banyak, jadi aku mengandalkan sumber
cerita dari orang lain, untuk bisa
menyalurkan hobiku yang baru, yaitu menulis cerita mistik. Sumber cerita Pak Ashury.

Kalian masih ingat nggak dengan berita
kecelakaan di situbondo yang menjadi
Tragedi Nasional, yang menyebabkan satu
bis terbakar dan menewaskan 54 siswa dan 2
orang guru pendamping dari SMK Ya****a I, Berbah Sleman , kecelakaan itu terjadi pada
tanggal 08 Oktober 2003, sekitar jam 20.00
WIB

Berita tabrakan maut di Jalan Raya Banyu
Blugur tak pelak membuat keluarga korban
kaget. Saat itu satu demi satu keluarga
datang ke SMK Yap#‎#da Berbah yang
beralamat di Tanjungtiro, Berbah, Sleman,
Yogyakarta. Raut wajah mereka cemas
lantaran pengelola sekolah belum dapat
merinci identitas seluruh korban. Para orang
tua hanya bisa melihat nama murid yang ikut
dalam tur ke Bali. Jadi memang belum
diketahu siapa-siapa saja yang telah menjadi
korban, karena beritanya belum jelas.

Menurut cerita dari Pak Ashury yang ia
dengar dari beberapa teman dan keluarga
yang berada di sekitar sekolah tersebut. Ada
salah satu keluarga yang didatangi oleh salah
satu arwah korban kecelakaan tersebut,
yang saat itu belum mengetahui adanya
berita tentang kecelakaan itu.

Kejadiannya kalau tidak salah di atas jam 11
malam, saat itu keluarga tersebut telah
terlelap. Entah kenapa tiba-tiba ibu Wati
(samaran) terjaga dari tidurnya,
perasaannya gelisah tanpa dia ketahui apa
penyebabnya. Dia berusaha untuk
merebahkan badannya kembali disamping
suaminya yang terlihat juga gelisah.

Beberapa menit berusaha memejamkan
matanya, tapi kantuk tak datang jua. Jadi dia
bangun kembali dan keluar dari kamarnya
untuk mengambil gelas di dapur untuk minum
air putih, karena terasa tenggorokannya
terasa kering.

Terasa udara agak panas dirasakannya, lalu
sambil memegang gelas yang berisi air putih,
dia pun menuju ke ruang tamu untuk
menyandarkan tubuhnya di sofa tamu dan
berharap kantuk akan datang.

Karena tak
kuat dengan ruang tamu yang terasa pengap,
dia pun membuka pintu depan untuk
mengurangi panas di dalam ruang tamu.

Memang terasa berpengaruh, hawa diruang
tamu menjadi sejuk.

Hawa yang terasa sejuk tersebut, membuat
ibu Wati yang duduk di sofa menjadi
mengantuk….dan tertidurlah beliau dengan
posisi duduk di sofa. Antara sadar dan
tidak…sepertinya ibu Wati melihat ada sosok
yang masuk ke dalam dari pintu yang
terbuka. Namanya setengah sadar dan masih
ngantuk terkadang belum bisa berpikiran
normal ibarat kata nyawa kita belum masuk
utuh ke badan.

Sosok itu melintas di depannya tanpa
menyapa ibu Wati. Saat itu ibu Wati melihat
sosok itu seperti anaknya Ratih (samaran)
yang beberapa hari tidak ada di rumah
karena mengikuti kegiatan sekolahnya SMK
Y****en I, study tour ke Bali. Ibu Wati yang
setengah mengantuk sempat heran si Ratih
tidak menyapanya dan mencium tangannya
seperti biasanya dilakukan. Ia merasa yakin
kalau itu Ratih karena pakaian yang
dikenakan adalah pakaian saat dia berangkat
ke Bali.

Ibu Wati juga heran kok si Ratih pulangnya
sampai malam-malam sekali, apa ada
perubahan rencana dari sekolah hingga
pulang ke Yogya dimajukan, karena setahu
beliau rombongan sekolah akan sampai di
Yogya pagi hari. Karena heran, ibu Wati pun
berdiri dan akan menanyakan kepada si
Ratih.

Dengan agak sedikit terhuyung-huyung
karena masih ngantuk, beliau menutup dan
mengunci pintu depan, lalu menyusul Ratih
yang sudah masuk ke kamarnya dan menutup
pintu. Lalu dengan perlahan-lahan beliau
berjalan menuju ke kamar anaknya,
membuka pintu, dan menyalakan lampu
kamar, karena saat itu lampu dimatikan.

Dan ……….tidak ada Ratih di kamarnya……
hawa di kamar terasa dingin…. Ibu Wati
sempat bengong, tak tahu apa yang harus
dilakukan. Coba dia panggil nama anaknya,

“Ratih…Ratih…Ratih?”, panggil ibu Wati
Sambil masih berdiri di luar kamar, sekali
lagi dia memanggil dengan suara keras,
“Ratih..Ratih… dimana kamu, nak, jangan
permainkan ibu sayang?”, ucap ibunya
dengan suara keras.

Tak ada jawaban…….

Sekali lagi ibu Wati memanggil-manggil
nama Ratih, sambil memeriksa ke dalam
kamar, memeriksa kolong tempat tidur dan
samping lemari pakaian, tapi Ratih tidak ada.

Suaminya pun terbangun mendengar suara
ibu Wati yang sedang memanggil anaknya
Ratih. Lalu dia mendekati istrinya,

“Ada apa tho bu??? Kok manggilnya sampai
teriak-teriak kayak gitu”, tanya suaminya.

Ibu Wati menjelaskan saat dia sedang duduk
di ruang tamu, pintu sengaja dibuka dan
sempat tertidur, saat itu dia melihat ada
sosok seperti Ratih barusan pulang dan
langsung masuk ke kamarnya, tapi setelah di
lihat di dalam kamarnya, tidak ada.

“Ahh, mungkin itu halusinasimu, bu. Karena
kamu kangen sama anak itu!”, jawab
suaminya.

“Ahhhh nggak tahu aku,pak? Tapi aku
merasa sangat yakin, karena pakaiannya
persis seperti saat dia meninggalkan rumah
untuk study tour ke Bali! Ah mudah-
mudahan tidak ada apa-apa ya pak”, jawab
bu Wati dengan perasaan cemas.
Kata suaminya, “Yah, semoga, anak kita dan
rombongan selamat, tidak terjadi apa-apa di
jalan.”

Dan ternyata pagi harinya keluarga
mendapat kabar bahwa telah terjadi
kecelakaan pada salah satu bis rombongan
study tour, dan setelah beberapa hari
menunggu dalam ketidak pastian, ternyata si
Ratih adalah salah satu korban dari Bis yang
terbakar itu.

Ada cerita yang Pak Ashury dengar dari
teman-teman beliau yang tinggal di sekitar
daerah sekolah tersebut.

Ada satu lapangan sepak bola yang berada
dekat sekolah tersebut, dulu dijadikan untuk
tempat parkir mobil2 ambulance yang
mengantar jenasah para korban.
Lapangan itu menjadi angker karena sering
dilihat oleh orang-orang yang melewati
lapangan tersebut pada malam hari adalah
satu pocong yang bergentayangan di
lapangan itu dan itu terjadi setiap malam
sehingga kalau sudah malam tidak ada yang
berani melewatinya, dan itu berlangsung
sampai hari ke 40, dan setelah itu tidak ada
lagi penampakan si pocong.

Ada cerita lain tentang satu siswa dari
sekolah itu, yang sebenarnya akan ikut dalam
study tour itu. Uang sudah ada untuk biaya
study tour, karena dirasa masih lama batas
pembayaran study tour. Oleh orang tua
siswa itu, uang tersebut dijadikan modal
untuk dagang buah, dengan harapan
keuntungan yang diperoleh dari dagang buah
itu, akan dijadikan uang sangu untuk
anaknya. Tetapi ternyata malah merugi,
orang tua sudah berusaha untuk meminta
keringan untuk jumlah uang pendaftaran,
tetapi dari pihak sekolah tidak mau, alhasil
sang anak tidak jadi berangkat dan menangis
sedihlah si anak di sekolah, sampai histeris
saat itu.

Aku tidak tahu harus bagaimana
mengungkapkannya tapi ternyata itu adalah
rencana baik Tuhan untuk si siswa tersebut,
karena apabila sampai jadi berangkat,
kemungkinan dia menjadi korban dari
kecelakaan bis yang terbakar itu, karena
namanya terdaftar untuk kelompok yang naik
bis tersebut.

Demikianlah teman-teman, ceritaku yang kudapat dari Pak Ashury saat Ronda Malam Selasa. Semoga terhibur
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

KISAH SOPIR ANGKOT DISESATKAN 3 HANTU CANTIK

Percaya tidak percaya, seorang sopir mikrolet jurusan Pedurungan, Semarang Barat-Mangkang,­ Semarang Timur mengalami kisah mistis. Kala itu Mukharom (41) membawa penumpang, tiga perempuan. Konon kabarnya wanita itu adalah penghuni Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bergota, Kota Semarang.

Seperti biasanya, Mukharom mencari penumpang dengan membawa mobilnya menyusuri trayek. Namun, ketika menjelang Magrib, Mukharom diberhentikan oleh oleh tiga wanita yang mengenakan payung. Peristiwa itu dialaminya pada Jumat.

Saat memberhentikan mikrolet, tiga wanita ini tepat berdiri di depan toko penjahit Eka Karya yang berada di Kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bergota di Jalan Kiai Saleh, Kota Semarang. Dengan melempar senyum, ketiganya yang memakai rok longdress dan berambut panjang melambai tanda menghentikan mikrolet.

"Saat itu saya langsung berhenti. Tiga wanita menggunakan tiga payung berwarna hitam, hijau dan merah, rambutnya ketiganya panjang. Selama perjalanan ketiga wanita itu tidak mengeluarkan sepatah kata pun, kecuali saat akan naik dan turun," ungkap Mukharom kepada merdeka.com Sabtu.

Hal yang aneh yang tidak Mukharom sadari, selama perjalanan selain tidak mendapat penumpang lain, ketiga wanita itu meminta naik dan turun sebanyak tiga kali. Kala itu dia hanya menurut saja saat ketiganya turun dari mikroletnya dan naik kembali sambil menenteng payungnya masing-masing.

Pertama ketiganya turun di Pasar Bulu di Jalan MGR Soegiyopranoto,­ Semarang. Kemudian turun lagi di depan Kantor Bank Muamalat di Jalan Pusponjolo, lalu naik lagi. Terakhir turun di Pasar Karangayu.

"Saya tidak menaruh curiga sedikit pun apa sih tujuan mereka naik turun selama tiga kali. Seperti terhipnotis oleh kecantikan mereka," katanya.

Kemudian, saat sampai di Jalan Pusponjolo Semarang Barat itu, salah seorang dari mereka menyuruh Mukharom mengantar sampai ke rumahnya. Mereka juga berjanji akan menambah ongkos sebesar Rp 3.000 sebagai tambahan uang bensin.

"Mereka bilang, mas anter saya sampai rumah yah, nanti saya tambahin tiga ribu. Saya akhirnya menuruti permintaan ketiga wanita itu. Selama perjalanan saya tidak sedikitpun mengajak atau diajak bicara mereka. Setiap kali melihat kaca spion saya untuk melihat mereka. Ketiganya hanya tersenyum tanpa mengeluarkan kata sedikit pun," tuturnya.

Di tengah jalan salah seorang dari wanita itu minta turun, tepatnya disatu wilayah perkampungan namanya Kampung Rorojonggrang, Semarang Barat. Dirinya merasa sangat kaget karena di depannya tiba-tiba ada sebuah rumah mewah layaknya istana megah.

"Ketiganya turun memberi uang tambahan kepada saya. Wanita pertama dan kedua memberikan uang melalui lubang kaca pintu kiri. Kemudian wanita yang terakhir memberikan uang lewat lubang kaca pintu sebelah kanan dalam posisi dirinya menyetir," katanya.

Bulu kuduk Mukharom merinding ketika tercium bau menyengat. Saking wanginya, dia sampai menengok ke belakang. Namun, alangkah kagetnya ketika menengok kembali ke depan kompleks rumah megah itu berubah jadi kuburan. "Hanya terlihat batu nisan dan pathok," ungkapnya.

Posisi mobil Mukharom berada di pinggir jurang, dan kedua ban depan mobilnya terganjal oleh sebuah pondasi talud jurang itu. Menyadari posisi mobilnya akan tercebur ke jurang, Mukharom berupaya untuk menghidupkan mobilnya yang sempat macet usai ketiga wanita itu menghilang.

"Saat saya starter berkali-kali tidak mau hidup. Saya langsung sadar baca bismilah tiga kali akhirnya langsung hidup. Alhamdulillah akhirnya dengan berupaya keras mobil saya hidup dan saya tinggalkan kompleks makam yang dikenal warga sekitar angker dan menyeramkan," kata Mukharom.

Setelah berjalan sekitar tiga kilometer, Mukharom kemudian istirahat sebentar untuk minum dan makan di warung nasi kucing yang tak jauh dari makam. Mukharom lalu berkeluh kesah dengan penjual tentang kejadian itu.

"Memang di kuburan itu sering mas, tidak sopir mikrolet, tidak tukang ojek sering dijebak dan disesatkan di kompleks kuburan yang dikenal angker dan menyeramkan itu. Untung saja sampeyan bisa selamat. Biasanya orang-orang yang disesatkan menghilang beberapa hari kemudian kembali dalam keadaan gila. Bahkan ada yang hanya tinggal nama. Salah satu dari tiga kuntilanak itu juga sempat membeli nasi kucing juga sebelum kejadian yang sampeyan alami mas," kata Mukharom menirukan ucapan penjual nasi kucing.

Paska kejadian misterius itu, pendapatan Mukharom meningkat. Pendapatanya tidak seperti hari-hari biasanya yang hanya cukup untuk makan dan minum serta membeli uang belanja ke anak istrinya. Sampai saat ini, Mukharom antara percaya dan tidak percaya dengan kejadian yang dialaminya.
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Selasa, 07 Mei 2013

Sinopsis Film Jeritan Danau Terlarang, Situ Gintung

Sinopsis Film Jeritan Danau Terlarang. Film bergenre horor ternyata masih memiliki daya tarik tersendiri bagi para sutradara dan produser untuk memproduksinya meskipun tidak sedikit dari masyarakat yang memandang sebelah mata film Indonesia yang lebih menonjolkan kemolekan tubuh pemainnya dari pada unsur seram itu sendiri.
Buktinya film berjudul "Jeritan Danau Terlarang" karya sutradara Wishnu Kuncoro ini akan dirilis perdana pada 7 Maret 2013 mendatang. Film yang dibintangi oleh Cinta Penelope, Natalie Sarah, Oppie Kumis dan Mpok Nori ini mengisahkan tentang sebuah mitos di tanggul Situ Gintung yang jebol beberapa tahun lalu. 
Konon film ini diangkat dari cerita masyarakat setempat tentang fenomena nyata yang terjadi setelah kejadian jebolnya tanggul Situ Gintung.
sinopsis film jeritan danau terlarang
Jeritan Danau Terlarang
Berikut Sinopsis Film Jeritan Danau Terlarang :
Film "Jeritan Danau Terlarang" menceritakan tentang tanggul Situ Gintung di Tangerang yang jebol pada Jumat 27 Maret 2009 yang lalu. Karena kejadian tersebut puluhan rumah warga terendam air bah dan mengakibatkan puluhan nyawa melayang.
Setalah kejadian tersebut, banyak fenomena aneh yang muncul di sekitar tanggul tersebut. Seperti adanya sosok perempuan yang bernama Nyi Mas Melati dan munculnya sosok buaya putih penghuni tanggul. Menurut cerita perempuan tersebut adalah jelmaan dari buaya putih tersebut. 
Berikut data-data film "Jeritan Danau Terlarang" :
  • Sutradara : Wishnu Kuncoro
  • Produser : KK Dheeraj
  • Pemain : Cinta Penelope, Natalie Sarah, Oppie Kumis, Mpok Nori, Melda Mita Putri, Andreano Philip
  • Genre : Horor
  • Produksi : K2K Production
  • Tanggal Rilis : 7 Maret 2013
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Sinopsis Film Kembalinya Nenek Gayung - Horor Mei 2013

Sinopsis Film Horor Kembalinya Nenek Gayung. Kali ini Sinopsis Film akan membahas sebuah film horor Indonesia terbaru yang berjudul "Kembalinya Nenek Gayung". Film bergenre horor komedi ini mungkin lanjutan dari film tahun 2012 yang lalu, yang berjudul "Nenek Gayung" karya Nuri Dahlia, mengingat ada beberapa nama yang sama yang membintangi film "Kembalinya Nenek Gayung" ini.

Film "Kembalinya Nenek Gayung" disutradarai oleh Shakuntala dengan dibintangi oleh Kevin Julio, Joe Richard, Yadi Sembako, dan lainnya. Film produksi Movie Eight & Unlimited Production ini akan rilis perdana pada 8 Mei 2013.

sinopsis film kembalinya nenek gayung
Kembalinya Nenek Gayung
Berikut Sinopsis Film "Kembalinya Nenek Gayung" :
Berkisah tentang seorang aktor muda dan tampan yang sedang populer bernama Brandon (Kevin Julio), namun memiliki sikap dan perilaku yang sombong. Suatu ketika dia bertemu dengan Nenek Gayung dan melecehkan si  nenek.
Sejak kejadian itu, Brandon pun mulai ketakutan karena dihantui dengan kehadiran Nenek Gayung. Dalam keadaan ketakutan, Brandon datang pada Boim (Yadi Sembako) dan Abas (Joe Richard) yang pernah punya pengalaman menghadapi Nenek Gayung.
Mereka bertiga memutuskan mencari mbah dukun Bolot. Mereka pun diberi tahu cara untuk melepaskan kutukan Nenek Gayung, yaitu dengan mandi di tujuh sumur menggunakan gayung dari Nenek Gayung yang berada di kuburannya.
Mereka pun menyusun rencana untuk mengambil gayung dari kuburan si nenek. Ternyata, rencana tidak semudah yang dikira. Setelah mereka berhasil mencuri gayung milik Nenek Gayung di kuburannya, kini Nenek Gayung malah terganggu dan mengejar mereka semua.
Film "Kembalinya Nenek Gayung" :
  • Sutradara : Shakuntala
  • Pemain : Kevin Julio, Joe Richard, Yadi Sembako, Jesyca Marlene, Jesica Danies
  • Genre : Horor, Komedi
  • Produksi : Movie Eight & Unlimited Production
  • Tanggal Rilis Perdana : 8 Mei 2013
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Senin, 11 Februari 2013

10 Lokasi Paling Berhantu di Dunia




Tidak semua orang memiliki kepercayaan tinggi terhadap hal-hal mistis termasuk hantu. Namun mau percaya atau tidak, di dunia ini memang ada lokasi-lokasi yang dianggap menyeramkan.

Lokasi-lokasi yang tersebar di seluruh dunia ini memiliki alasan masing-masing kenapa disebut demikian. Entah karena kejadian menyeramkan, kejadian tragis, atau kejadian misterius yang pernah terjadi.

Penasaran apa saja? Berikut 10 lokasi di dunia yang dianggap paling menyeramkan karena berhantu.



10. Actun Tunichil Muknal Belize, Amerika Tengah



Actun Tunichil Muknal (Gua Makam Batu) adalah situs arkeologi bangsa Maya yang penting di kawasan Belize. Ditemukan di tahun 1989, situs ini menjadi jendela pengetahuan ke kebudayaan kuno Maya.

Ada sebuah ruangan di mana diyakini menjadi ruang pengorbanan manusia karena ada bukti kerangka-kerangka yang tertinggal, dan sebagian besar adalah anak-anak. Kerangka itu diyakini menjadi tumbal untuk dewa hujan bangsa Maya. Tidak ada bukti kekerasan yang terjadi di sisa kerangka itu.




9. Pemakaman Tua Yahudi Praha, Republik Ceko



Di Praha, mereka membangun sebuah pemakaman di abad ke-15 di atas pemakaman. Sampai saat ini, ada sekitar 11 kuburan yang ditumpuk satu sama lain.

Ada sekitar 12.000 batu nisan di pemakaman tua ini. Dengan 100.000 mayat diperkirakan terkubur di bawah tanah. Kuburan ini awalnya digunakan para era 1439-1787 ketika orang Yahudi dari Praha tidak diizinkan menguburkan mayat di luar kawasannya. Sehingga kini pemakaman tua ini bak kumpulan ranjau mayat raksasa.




8. Kota Hantu Fengdu, China



Kota tua Fengdu, China ini memang dijuluki kota berhantu karena legenda yang berusia 2.000 tahun begitu dipercayai terjadi di sana. Masyarakat China percaya bahwa Fengdu adalah lokasi yang menghubungkan duniawi dan akhirat, mereka menyebutnya sebagai neraka China.

Dengan kuil-kuil suci dan ornamen khas China, pemakaman Taoist semakin membuat yakin bahwa lokasi ini memang menjadi tempat penyiksaan bagi arwah yang bersikap buruk di dunia.




7. Taman Takakonuma Greenland, Jepang



Taman bermain Takakonuma dibuka di Hobara, Jepang pada tahun 1973. Dua tahun kemudian, lokasi ini ditutup dengan alasan penjualan yang melemah. Namun sumber lokal meyakini adalah karena lokasi ini terpaksa ditutup lantaran serangkaian insiden yang menyebabkan kematian terjadi.

Taman ini kembali dibuka di tahun 1986, namun setelah 13 tahun beroperasi, taman itu kembali ditutup total. Hanya berjarak beberapa kilo dari lokasi nuklir Fukushima, lokasi ini sangat menyeramkan.



6. Kota Hantu Prypiat, Ukraina



Prypiat adalah kota di mana pekerja dan ilmuwan untuk proyek Nuklir Chernobyl tinggal. Dibangun di tahun 1970-an, Prypiat dihuni 50 ribu orang. Namun karena masalah reaktor nuklir Chernobyl di tahun 1986, membuat seluruh penduduk di kota ini harus dipindahkan.

Semenjak itu, Prypiat langsung menjadi kota mati. Dengan berbagai fasilitas, seperti mobil dan wahana permainan yang ditinggal, tanpa adanya manusia di sana.



5. Resort San Zhi, Taiwan



Resort eksklusif San Zhi di Taiwan harusnya menjadi tujuan untuk melepas kebosanan bagi kaum jutawan di sana. Dibangun pada tahun 1980-an, namun resort ini langsung ditutup karena serangkaian insiden misterius yang terjadi.

Tidak ada informasi lengkap mengenai korban yang meninggal sampai saat ini. Resort San Zhi kini menjadi lokasi misterius yang paling rahasia dan menyeramkan.




4. Pemakaman Sedlec, Republik Ceko



Jika Aokigahara adalah surga untuk orang bunuh diri, maka pemakaman tua Sedlec di Ceko adalah surga untuk orang meninggal. Permintaan banyak orang untuk bisa dimakamkan di tempat itu semakin meningkat.

Sampai saat ini, pemakaman Sedlec adalah sebuah kapel yang dihiasi dengan puluhan ribu tulang manusia. Dengan gaya mengerikan, gundukan besar sisa pemakaman manusia memenuhi sudut kapel.




3. Rumah Misterius Winchester, Inggris



Pewaris tahta keluarga Winchester, Sarah Winchester membangun rumah berukuran besar dengan 160 kamar ini di akhir abad ke-19. Sarah membangun rumah ini karena kesedihan atas kematian suami dan anak perempuannya.

Namun Sarah dihantui oleh arwah penasaran yang merupakan korban senapan Winchester. Pembangunan rumah ini juga ditujukan agar dirinya tidak diganggu oleh arwah itu. Namun saat ini rumah Winchester justru dipenuhi oleh jaring laba-laba dan ruangan sesat yang berliku. Berani datang ke sana?




2. Jembatan Overtoun, Skotlandia



Terletak di pedesaan kecil yang indah di kawasan Milton, Skotlandia, jembatan Overtoun. Dengan alasan tak masuk akal, ratusan anjing melakukan bunuh diri dengan melompati jembatan itu semenjak era tahun 1960-an.

Konstruksi indah jembatan Overtoun membuat banyak orang berpikir bahwa iblis penunggu lokasi itu begitu haus akan darah makhluk hidup.




1. Hutan Aokigahara, Jepang



Hutan Aokigahara yang terletak di kaki gunung Fuji, Jepang ini memang sangat menyeramkan. Lebih dari 500 orang yang melakukan aksi bunuh diri di hutan ini semenjak tahun 1950-an. Suasana hutan yang dipenuhi pepohonan rimbun, hawa dingin di kaki gunung, sudah pasti membuat siapapun berpikir panjang memasuki kawasan Aokigahara.

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

25 Fakta tentang Hantu

Tahu pocong kan? Takut pada pocong? Sama saya juga takut. Daripada kita ngebahas pocong dari segi keseramannya, mending kita ngebahas pocong itu dari segi kelucuannya.

Serius?

Ane serius. Sesuatu yang seram itu sebenarnya otak kita saja yang mengasosiasikannya. Kalau kita asosiasikan suatu hal yang seram jadi hal yang lucu juga bisa.

Okey deh, langsung saja, inilah beberapa fakta tentang pocong. Cekidot.

1. Pocong itu imut karena satu-satunya hantu yang pake simpul dikepalanya kayak permen ajah….

2. Pocong nggak bisa ngupil karena idungnya disumpel kapas. Dan tangannya diiket.

3. Pocong benci sama hujan dan becek….. karena pocong bisa terpeleset

4. Pocong pemanjat yang baik, Pocong bisa lompat keatas genteng dalam ½ detik. Apalagi kalo ada pak haji lewat.

5. Kalo mau pup pocong amat sangat ribet……

6. Pocong juga takut ama wajahnya sendiri (asosial)

7. Pocong nggak bisa suit dan nggak bakal menang suit……

8. Pocong nggak bakal pernah menang lawan kuntilanak karena tangannya diiket.

9. Pocong pake sendal apa sepatu ya…….????

10. Ada banyak pocong, tapi setiap pocong akan menengok jika dipanggil, “Cong!” Membuat kerancuan jika ada di dekat bencong

11. Pocong suka lupa kalau mereka sudah bukan manusia, sehingga mereka suka berada dekat manusia. Akibatnya: ngagetin

12. Pocong termasuk sebangsa amfibi, bisa hidup di dua alam

13. Pocong termasuk mahluk herbivora, hanya memakan berbagai rupa bunga-bungaan dan getah bernama kemenyan

14. Nama latin pocong adalah Homo Gentayanganus

15. Pocong bisa membuat sebuah Taksi memiliki akselerasi 120 km/jam dalam waktu 5 detik

16. Tali pocong perawan/perjaka bisa membuat orang jatuh cinta

17. Pocong bisa digunakan sebagai pengganti guling untuk menemani malam-malammu yang dingin.

18. Pocong bisa sapu bersih piala balap karung 17an agustus di semua RT/RW seantero ibukota

19. 
Pocong bisa membubarkan 1 kompi tentara hanya dengan mengucapkan.. “Haii..”

20. Pocong betisnya juga jadi kekar gara2 lompat terus

21. Saat di supermarket pocong kebingungan ngedorong trolley.

22. Pocong nggak bisa ikut Indonesian Idol karena megang mic aja gak bisa.

23. Pocong (juga setan lainnya) cuma keluar malam hari, itu biasanya gara-gara malu sama mukanya sendiri.

24. Film paling horor buat pocong adalah Ayat-Ayat Cinta.

25. Pocong paling gak enak kalo flu, hidung ingusan, tapi tangan diiket. Gak bisa ngelap. Jadinya ya gitu deh. Belepotan
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Pengalaman Bertemu dengan Hantu

Melihat tayangan tivi yang senang menampilkan hantu, meski tak bermutu; jadi ingat pengalamanku dengan mahluk yang satu ini. Boleh percaya boleh tidak, terserah Anda saja.

Perkenalanku dengan hantu pertama kali ketika aku masih balita. Ketika masih kecil aku sering nginap di rumah kakekku di desa. Waktu kecil aku agak bandel dan sering rewel. Kalau lagi rewel aku susah banget dikendalikan. Suatu malam aku rewel, sudah diapa-apain tetap saja rewel. Lalu simbah membawaku ke luar rumah yang gelap. Rumah kakekku dibuat dari papan dan bilik bambu. Waktu itu belum ada listrik di desa, lampu hanya pake lampu teplok atau lampu tempel saja.

Maklum di desa, suasana sepi dan banyak suara binatangnya. Kakek menakut-nakuti aku dengan mengatakan:

“Tuh..dengar ada suara rijal….!!!”, kata Simbah.

“Apa itu rijal?” tanyaku dengan perasaan takut dan penasaran.

Kemudian kami diam, Simbah menunjuk pada suara binatang yang terdengar nyaring: “ngreekkk…..ngreekkkk……ngreekkk……”. Suaranya riuh sekali.

“Rijal itu setan yang suka sama anak yang rewel terus”, jelas Simbah.

Aku merasa takut dan lama-lama menjadi tenang. Setelah aku tenang aku di bawa masuk. Sejak itu kalau aku rewel, Simbah selalu menakuti-nakuti aku dengan rijal.

Waktu aku kecil bukan anak yang penakut, tapi juga bukan anak yang sangat pemberani. Wajar-wajar saja. Aku berani berangkat mengaji ke rumah Bu Nyai lewat gang sempit dan gelap. Gang itu lebarnya cuma 1,5 m, di salah satu sisanya tembok setinggi 3 meter dan di sisi lainnya tanaman teh-tehan (tanaman yang biasa digunakan untuk pagar) dengan tinggi 2 meter. Aku juga sering main petak umpet atau ‘patangan’ (semacam permainan perang-perangan dengan sasaran kaki atau kepala lawan untuk dipegang dengan tangan). Aku sering sembunyi di tempat-tempat gelap dan sepi. Sejauh ini aku belum pernah ketemu hantu atau setan. Memang kadang-kadang ada yang menakut-nakuti kami, terutama ketika lewat di tempat-tempat gelap dan katanya angker, lalu ada yang teriak: ” …………Seeeetaaaaaan……!!!!!!!” dan kami pun lari tunggang langgang. Meskipun begitu tak pernah sekalipun kami benar-benar bertemu dengan setan.

Ketika menjelang SMP aku berjualan rokok di warung gerobak kecil di pinggir jalan. Waktu itu masih sepi dan hanya ada warungku saja, sendirian lagi. Kiri kanan jalan masih banyak pohon besar. Ada pohon 4 pohon jati yang besar-besar dan beberapa pohon mahoni/asem, warungku terletak di bawah salah satu pohon jati itu. Karena masih sekolah aku biasa menjaga warung sampai jam 9 malam. Biasanya menjelang jam 9 aku sudah dijemput untuk pulang. Ada dua jalan pulang menuju ke rumah yang jaraknya tidak lebih dari 150 meter. Alternatif pertama lewat jalan raya, jalannya terang dan ramai. Alternatif ke dua , lewat jalan setapak menurun di pinggir kali. Kemudian lewat dam (semacam bendungan kecil) ‘Kali Bening’ yang letaknya tepat di belakang rumahku, lalu naik lewat tangga menuju rumah. Jalan ini gelap dan banyak pohon-pohon dan tanaman perdu lainnya. Jalan setapak ini lebih dekat daripada jalan alternatif pertama. Di dekat DAM ada pohon waru cukup besar dan di bawahnya ada bilik kecil tempat orang buang hajat.

Sebenarnya aku takut lewat jalan itu, karena gelap dan takut ketemu setan. Kata orang dam kali bening itu sangat angker sekali. Suatu ketika aku capek banget dan pingin cepat-cepat pulang ke rumah. Jalan paling cepat adalah lewat jalan setapak itu. Aku nekat ingin lewat jalan itu. Penjemputku bilang, ”Ngak takut…coba kalau berani akan aku beri hadiah”, katanya menantangku.

Aku merasa tertantang dan nekat lewat jalan itu. Aku berjalan pelan-pelan, ketika akan lewat dam hatiku mulai dag-dig-dug. Dari kejauhan aku lihat ada orang yang lagi jongkok di pinggir dam sambil merokok. Biasanya kalau sudah malam orang akan buang hajat langsung di sungai tidak di dalam bilik. Asik… ada teman pikirku….. Ketika semakin dekat bulu kudukku mulai merinding. Orang itu agak aneh, kok besar sekali. Rasanya tidak ada orang yang sebesar itu. Rokoknya besar juga, terlihat dari bara dan bayangan asapnya yang mengepul tebal. Aku tetap memberanikan diri untuk terus berjalan. Ketika jarakku semakin dekat aku tetap tidak bisa mengenali orang itu, padahal aku hampir kenal semua orang di kampung ini. Aku agak ragu-ragu apakah itu orang atau bayangan tumbuhan yang memang banyak tumbuh di sekitar dam. Di bawah pohon waru itu memang suasananya gelap. Rasa takutku menjadi memuncak, tanpa pikir panjang aku berbalik arah dan lari kembali ke warung. Penjemputku heran dan geli melihat aku lari ketakutan. Dia tertawa terbahak-bahak.

Tahun-tahun berikutnya tidak ada lagi pengalaman dengan hantu sampai aku dewasa. Sampai ketika aku KKN di Pagentan, Banjar negara.

Waktu itu aku nginap di rumah pak camat. Kami ngobrol sampai larut malam dan hanya tinggal aku dan Pak Camat saja di larut malam itu. Lalu Pak Camat menceritakan hal-hal mistis, termasuk pusaka-pusaka yang dia miliki. Dia menunjukkan padaku salah satu pusakanya yang berbentuk keris. Pak Camat mau menunjukkan padaku bahwa keris itu ada isinya.

Cara membukanya seperti ritual khusus. Pertama dia tempelkan gangang keris ke keningnya sambil komat-kamit membaca mantera. Tidak terdengar jelas apa yang diucapkkannya. Lalu denga perlahan dan hati-hati keris mulai ditarik dari sarungnya. Cara mengeluarkannya dengan penuh hormat dan khidmat. Sekali lagi ujung keris di letakkan ke kening. Lalu sarungnya diletakkan di atas meja kaca. Lalu dia menaruh ujung keris di sisi sarungnya. Tegak lurus ke atas. Setelah membenarkan posisi dan menstabilkannya, keris itu mulai di lepas perlahan-lahan. Aneh bin ajaib, keris itu bisa berdiri tegak dengan ujung runcing menempel di atas meja kaca. Aku takjub sekali. Dengan rasa penasaran aku lihat, kalau-kalau ada rekayasa. Dan memang nyata, ngak ada rekayasa sama sekali. Ini salah satu tanda kalau keris ada ‘Isinya’. Dengan wajah yang masih keheranan aku manggut-manggut saja.

Sampai di sini aku belum pernah ketemu dengan hantu-hantu menakutkan seperti yang dilayar kaca.

Pengalaman lainnya adalah ketika di awal pernikahanku. Aku tinggal di Bogor di sebuah rumah kontrakan kecil dengan satu kamar tidur. Aku tinggal di bagian rumah paling ujung, paling belakang dan paling kecil. Dulu rumah ini kolam, lalu ditutup dan dibangun rumah di atasnya. Masih disisakan sebuah sumur yang ditutup atasnya, letaknya persis di emperan rumah kami. Di sebelah kanan rumah masih disisakan sepetak kecil kolam yang masih ada ikannya. Kolamnya cuma berukuran 1,5 x 2 m. Di Bogor hampir setiap hari hujan, dan kalau hujan biasanya listrik di daerah kami mati. Waktu itu hujan cukup deras menjelang magrib. Seperti yang diduga listrik mati. Istriku sedang hamil muda, hamilnya Royan anak pertama kami. Karena hujan dan gelap aku sholat di rumah, apalagi istriku takut di tinggal sendirian dalam kondisi gelap dan hujan begini. Seperti biasa selesai sholat aku dzikir rutin pagi dan sore. Aku baca dengan suara agak keras.

Selesai membaca dzikir, ada yang aneh. Tiba-tiba tercium bau menyengat seperti ada yang kebakar. Istriku teriak, “ada yang kebakar, Bi” katanya. Aku pikir ada yang kongsleting, aku segera ambil senter dan mencari sumber bau itu. Aku cek seluruh ruangan tetapi tidak ada yang kebakar. Sama sekali tidak ada yang kebakar.

Kami mulai agak curiga. Bau itu seperti rambut atau tanduk yang dibakar. Menyengat sekali baunya dan sumbernya dekat sekali. Ini bukan bau biasa. Segera aku ke kamar dan mendatangi istriku. Lalu aku membaca beberapa surat yang aku hafal dengan suara keras. Lama-kelamaan bau itu menghilang.

Kadang-kadang aku mengisi pengajian di salah satu sekolah tinggi pertanian di kotaku. Pengajiannya seminggu sekali dan bertempat di mushola kecil di sekolah itu. Gedung sekolah ini sudah cukup kuno, sepertinya dibangun sejak jaman Belanda atau di awal-awal kemerdekaan negeri ini. Ini terlihat dari kontruksi bangunan dan bentuk kusen jendela dan pintu. Mushola itu letakknya di bagian belakang dan tempatnya agak tinggi. Entah tidak diberi lampu atau memang lampunya mati, jalan menuju mushola itu gelap sekali. Demikian pula di bagian luar mushola, suasana remang-remang karena cuma ada satu lampu 15 watt di luar.

Suatu hari aku mengisi kajian dengan tema surga dan neraka. Seperti biasa peserta yang hadir mendengarkan dengan tenang. Saya perhatikan ada satu anak yang memperhatikan dengan penuh seksama, terlihat dari caranya memadangku dan posisi duduknya. Tiba-tiba anak itu seperti mengantuk dan terjatuh. Teman-temannya segera menolongnya. Saya bertanya, “ Kenapa Dia?”

“Dia agak sakit, Ustad”, jawab salah satu temannya.

Kemudian saya mencoba memeriksanya, anak itu seperti pingsan atau tertidur. Menurut keterangan temannya, memang dia sering begini. Kadang-kadang tiba-tiba jatuh dan tidak sadarkan diri seperti kesurupan.

“Hah…kesurupan, massa….????!!!!!”, sahut saya seraya tidak percaya. Saya belum pernah berhadapan ‘head to head’ dengan jin seperti ini. Tetapi saya coba mengatasi ‘gangguan jin’ ini berdasarkan keterangan dari ustad-ustad yang pernah aku ikuti. Saya duduk di sisi atas kepalanya, kemudian aku mencoba membaca beberapa ayat. Tiba-tiba anak itu mulai meronta tetapi tidak bisa bergerak karena teman-temannya memegangi tangan dan kakinya. Dia meronta semakin keras. Lalu tiba-tiba dia berbicara dengan logat dan suara aneh. Suaranya seperti suara perempuan dan berbicara dengan bahasa jawa. Saya tinggal di tanah Sunda, jadi aneh banget kalau ada jin bicara pakai bahasa Jawa. Untungnya saya orang Jawa, jadi ngerti dan bisa berkomunikasi dengan jin itu.

Sedikit aku berbicara dengan dia, bertanya siapa dia, dan memintanya untuk keluar dari tubuh anak itu. Jin itu mau keluar tetapi dengan minta syarat, yaitu minta minum. Aku tidak mau memenuhi persyaratannya. Lalu dia minta dibacakan surat tertentu karena dia suka aku membacanya. Aku tetap tidak mau dan aku meneruskan dengan membaca ayat dan surat yang lain. Dia terus meronta-rota. Setelah beberapa lama dia mulai lemah dan dia mengancam akan memanggil kakaknya.

Tiba-tiba anak itu mengejang, sampai badannya melengkung. Lalu dia terjatuh dengan keras. Anehnya setelah terjatuh suaranya berubah menjadi seperti suara laki-laki. Suaranya berat dan barguman tidak jelas. Aku tetap membaca ayat-ayat yang aku hafal. Anak itu terus meronta-ronta dan akhirnya tersadar setelah berlangsung kira-kira satu sampai dua jam.

Rupanya kasus ini tidak sekali terjadi. Paling tidak setelah peristiwa itu sudah tiga kali dia mengalami kesurupan ketika mengikuti pengajian yang aku lakukan. Kata teman-temannya, kalau dengan pembicara lain dia biasa-biasa saja. Aku mencoba mendekati anak itu dan mencoba mengorek keterangan tentang awal mulanya dia bisa kesurupan. Kapan-kapan aku ceritakan, insya Allah.

Pengalaman berikutnya ketika aku pindah rumah. Aku pindah ke rumah yang agak besar, tidak jauh dari rumah kontrakanku yang lama. Aku pindah kontrakan karena istriku sedang hamil anak kedua, Ibrahim, dan kami perlu kamar satu lagi. Ibrahim lahir ketika kami tinggal di rumah itu. Suatu hari aku pulang larut malam selesai acara pengujian rutin. Kira-kira jam 1 –an aku sampai rumah. Ketika aku masuk rumah, tiba-tiba Ibrahim yang waktu itu masih berumur beberapa bulan menangis. Umminya berusaha menenangkannya dengan memberinya ASI. Biasanya setelah diberi ASI, Ibrahim menjadi tenang dan tidur kembali. Anehnya, kali ini tidak. Justru menangisnya semakin menjadi-jadi. Segala cara aku coba untuk menenangkannya, tetapi tidak bisa juga. Ada yang sedikit janggal waktu itu. Aku dengar banyak sekali anjing menggonggong di belakang rumah. Kebetulan di belakang rumah kami ada kebon kosong yang dipisahkan dengan tembok batas. Suara anjing itu keras dan dekat sekali.

Aku merasa ada sesuatu yang menganggu Ibrahim. Sesuatu yang tidak biasa. Lalu aku gendong Ibrahim, tapi kali ini aku tidak bernyanyi untuk menenangkannya. Aku membaca beberapa surat Al Qur’an yang aku hafal. Ibrahim berangsur-angsur tenang dan kembali tertidur. Dan suara anjing itu menghilang.

Berikutnya ketika aku pindah ke rumah kontrakan berikutnya. Rumah ini jauh lebih besar dari rumah sebelumnya. Luas rumahnya saja 125 m2 dan lahanya 535 m2. Di belakang rumah itu ada kebun kosong dengan alang-alang setinggi 2 m. Tidak pernah dirawat. Hari pertama kami pindah tidak ada apa-apa.

Waktu itu aku sedang asik-asiknya menulis buku komputer. Aku biasa tidur sampai larut malam. Malam itu istriku bangun dan mengatakan kalau dia mendengar ada suara perempuan menangis di sisi kanan rumah. Aku coba dengarkan. Memang sayup-sayup terdengar suara perempuan menangis. Aku coba perhatikan dengan lebih seksama dari mana asal suara itu. Malam berikutnya terdengar lagi suara itu. Kadang-kadang tidak terdengar, tetapi kadang-kadang terdengar jelas sekali. Kami jadi khawatir kalau terjadi KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), karena penasaran aku coba keluar rumah dan mencari sumber suara itu. Suara itu seperti bersumber di salah satu pojok halaman rumah kami sebelah kanan. Ada sisa tonggak pohon jambu biji yang sudah ditebang. Cukup besar ukuran tonggak pohon jambu itu. Di sebelahnya lagi rumah tetangga kami. Aku ragu-ragu, apakah suara itu berasal dari rumah sebelah atau dari sekitar tonggak pohon itu.

Sama sekali tidak ada perasaan apa-apa padaku. Tidak pernah terbesit sama sekali di pikiranku bahwa itu suara hantu atau setan. Waktu aku keluar rumah pun aku keluar dengan tenang. Dan tidak ada sesuatu pun yang berbentuk menyeramkan, seperti hantu atau setan. Aku mencoba mencar informasi ke tetangga, kira-kira suara siapa itu. Tetapi tetangga-tetanggaku tidak ada yang menanggapinya, bahkan jawabannya pun tidak jelas. Suara tangisan itu kadang-kadang terdengar sampai beberapa lama, sampai akhirnya menghilang sendiri. Entah berapa lama, saya juga lupa.

Beberapa bulan atau setahun kemudian ada seorang tetangga yang bercerita kalau tempat itu dulu seram sekali. Terutama di bekas batang pohon jambu di sudut kanan rumah yang ukuranya cukup besar. Dulu sering terdengar ada orang yang menangis, katanya. Nah..lho…..berarti apa dong suara tangisan yang aku dengar setahun yang lalu…..?????

Beberapa tahun kemudian aku pindah rumah lagi. Kali ini di rumah sendiri yang aku kredit. Uang mukanya berasal dari royalty buku-bukuku. Rumahnya memang tidak sebesar rumah sebelumnya. Aku tinggal di sebuah perumahan kecil di pingiran kota bogor. Kecil tetapi nyaman. Beberapa minggu setelah pindah aku mendengar suara perempuan minta tolong. Kali ini bukan malam-malam, tetapi menjelang subuh. Saya biasanya sudah bangun sebelum sholat subuh di masjid. Suaranya sayup-sayup seperti perempuan yang sedang kesakitan dan minta tolong ke ibunya. Aku coba cari dari mana suara itu. Sepertinya dari rumah belakang. Karena penasaran aku mencoba naik tangga dan melihat ke belakang rumah. Nihil, tidak ada apa-apa.

Itu secuil pengalamanku dengan mahluk yang katanya halus. Sangat berbeda dengan yang dilihat di tivi-tivi. Ngak ada hantu pocong atau wewe gombel, apalagi kuntilanak atau apalagi suster ngesot. Tidak ada wajah seram yang menakutkan. Aku percaya bahwa selain manusia, Allah menciptakan juga mahluk lainnya. Mereka melihat kita, tetapi kita tidak melihat mereka.

Setan atau iblis atau jin adalah salah satu mahluk Allah yang harus kita yakini keberadaanya. Allah sendiri menjelaskan kalau setan itu akan selalu mengoda manusia. Mengodanya bukan dengan menakut-nakuti manusia seperti dengan kenampakan berupa pocong, wewe gombel, sundel bolong, gendruwo, kuntilanak, atau kawan-kawannya yang lain. Setan justru mengoda manusia dengan hal-hal yang disenangi biar mereka mau tergoda dengan rayuan setan. Masak merayu dengan wajah seram. Kalau sudah tergoda kita akan melakukan perbuatan-perbuatan setanis, melanggar aturan Tuhan, atau perbuatan-perbuatan kriminal lainnya.
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Selasa, 05 Februari 2013

Lima Hantu Paling Konyol di Dunia

http://permiasathens.files.wordpress.com/2007/11/hantu.jpg
Cerita hantu selalu berawal dari dongeng kebudayaan daerah. Cerita hantu di suatu daerah atau negeri akan berbeda dengan cerita hantu di daerah atau negeri lainnya. Contohnya di negeri kita sendiri, khususnya daerah Sunda, ada kolong wewe atau kalong awewe (kelelawar wanita). Cerita hantu kolong wewe dimunculkan untuk menakuti anak kecil agar tidak keluar selepas maghrib. Berikut hajingfai merangkum lima cerita hantu di dunia yang serupa dengan kasus kolong wewe tersebut dan “mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya.”
1. Hantu Tetek
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBivPbO2oZFgOXdZF0MREJ8xD5Dmac78oHjxm_F-dRaOD9F7Ytz6xV46cwhI58tA4vrgsqgkk1_nvElnWJbsqqlJUIgQ9eXG3ljcTSP781wzvCxfLPTY3dKFik6kPHNaK3KJyOsic7lGE/s1600/gambar-hantu-tetek-pontianak-seram-takut-blog-gamba-gambo-nenen.jpg
Masyarakat Indonesia pasti asing dengan nama Hantu yang satu ini. Ya, memang mitos hantu ini hanya popular di Malaysia. Dari namanya juga pasti Anda sudah bisa menebak bagian seram mana yang menonjol dari hantu ini dan apa penyebab mitos hantu ini muncul.
Seperti yang bisa Anda duga, hantu wanita ini memiliki payudara besar yang digunakan untuk menyiksa korban-korbannya dan mencekik korban tersebut sampai mati. Konon, payudara Hantu Tetek tersebut terletak di punggung bukan di depan. Ada banyak versi tentang bagaimana cerita hantu ini muncul. Beberapa orang percaya bahwa hantu ini sebenarnya adalah penyihir dari Bali. Terbayang bagaimana bila Anda bertemu dengan satu sosok yang memiliki payudara sangat besar yang terletak di punggung? Mungkin akan lebih sulit mengejar korban apabila payudaranya terletak di depan. :D
2. Shirime

Apabila di Malaysia ada hantu yang bersenjatakan payudara, di Jepang kita temui hantu yang ke’seraman’nya terletak di anus. Orang Jepang menyebutnya Shirime. Shirime alias “mata pantat” adalah sosok yōkai aneh dengan satu mata yang terletak di anusnya. Konon, ceritanya berawal dari seorang Samurai sedang berjalan di malam hari di jalan Kyōto, lalu ia pun mendengar seseorang memanggilnya dan menyuruhnya untuk menunggu. “Siapa disana?!” Samurai tersebut bertanya dengan gugup. Dan ketika melihat sekeliling, ia menemukan seorang pria sedang membuka bajunya dan menonjolkan pantat bulatnya ke petualan tersebut. Sebuah mata raksasa gilang-cemerlang kemudian terbuka membelalak di tempat dimana seharusnya tempat buang air besar berada. Konyolnya, kenapa seorang Samurai yang terkenal kuat dan sigap dan selalu menyandang pedang di sampingnya tidak lantas menancap mata tersebut karena kaget. Bisa saja, kan? Memang konyol. Eit, tapi tunggu dulu. Apakah hantu ini seram atau lucu?
3. Tuyul
http://sergapntt.files.wordpress.com/2012/02/tuyul-1.jpg
Sekarang kita beralih ke negeri sendiri. Memang banyak sosok hantu di Indonesia, namun kami hanya akan membahas satu saja dari mereka, yaitu tuyul atau toyol. Tuyul (bahasa Jawa: thuyul) dalam mitologi Nusantara, terutama di Pulau Jawa, adalah makhluk halus berwujud anak kecil atau orang kerdil dengan kepala gundul. Tuyul dapat dipekerjakan oleh seorang majikan manusia untuk alasan tertentu, terutama mencuri (uang). Untuk menangkal tuyul, Anda cukup pasang yuyu di sejumlah sudut rumah karena tuyul dipercaya menyukai yuyu sehingga ia lupa akan tugas yang dibebankan pemiliknya.
Kejadian tuyul dipercaya berasal dari janin orang yang keguguran atau bayi yang mati ketika lahir. 
Karena berasal dari bayi, karakter tuyul juga seperti anak-anak: gemar bermain (seperti laporan orang melihat sejumlah tuyul bermain pada tengah malam, dsb.). Menurut saya, tidak harus selalu yuyu untuk menangkal tuyul. Mainan apa pun yang disukai anak kecil pasti disukai tuyul juga. Benar, kan? Lagipula, uang yang dicuri tuyul disimpan di mana? Toh, mereka gak bawa kantong.
4. Anak Keledai Tak Berkepala
http://www.clusterflock.org/headless_donkey.jpghttp://www.clusterflock.org/headless_donkey.jpg
Setelah melihat hantu-hantu di Asia, mari sekarang kita tengok cerita hantu di Barat, khususnya Brazil. Di sana ada hantu anak keledai tak berkepala atau bahasa Inggrisnya yaitu Headless Mule. Konon, anak keledai ini adalah hantu dari seorang wanita yang telah dikutuk oleh Dewa atas dosa-dosanya (dikatakan telah melakukan perbuatan zina dengan seorang pendeta di dalam gereja) dan dikutuk menjadi seekor keledai tak berkepala yang menyemburkan api, berlari-lari mengelilingi daerah pedesaan dari Kamis senja sampai Jumat dini hari. Mitos ini memiliki beberapa variasi terkait dosa yang mengubah wanita terkutuk 
tersebut menjadi monster.
Konon katanya untuk melepaskan kutukan tersebut, hantu tersebut harus ditusuk atau kekangannya harus dicabut kemudian wanita tersebut harus menikahi pria yang mencabut kutukan tersebut. Hmmmingin punya pasangan hidup yang cantik dan sudah bertobat? Hadapi dulu Headless Mule yang menyemburkan Api. :D
5. Hantu Ayam dari Highgate
http://i.crackedcdn.com/phpimages/article/3/5/4/34354.jpg?v=1
Bagaimana dengan cerita hantu di Inggris. Lahirnya cerita hantu ayam ini tergolong unik. Hantu Ayam dari kota Highgate benar-benar menjadi salah satu hantu teraneh. Hantu Ayam Beku! Bukan lelucon. Ceritanya berasal pada awal April 1626, selama musim semi yang dingin, Sir Francis Bacon sedang berkeliling di Alun-alun bernama Pond Square dengan menggunakan delman, dengan temannya Dr. Witherbone. Mereka sedang membahas cara-cara lain untuk mengawetkan makanan selain metode pengasinan. Mungkin karena pada hari itu begitu dingin, sehingga Bacon menyarankan untuk menggunakan metode pendinginan. Dr. Witherbone menertawai gagasan yang tidak masuk akal tersebut. Kemudian Bacon memutuskan untuk menguji teorinya. Ada beberapa perkebunan di Highhate dimana ayam dapat dibeli dengan mudah. Sehingga setelah dibeli, dibunuh dan dibersihkan, Backon membungkusnya dengan salju dan memasukkannya ke dalam karung besar dengan lebih banyak salju lagi di sekelilingnya. Ayam beku pertama di dunia.
Apakah eksperimen tersebut berhasil atau tidak, namun Bacon yang malang tidak pernah mengetahuinya. Pasalnya, ia menderita demam akibat berlari-lari kesana kemari di bawah hujan salju dan menyebabkan radang paru-paru. Tanggal 9 April 1626, Backon meninggal dan dikubur di St. Michael’s Church, St. Albans.
Namun, bukan hantu Sir Francis yang gentayangan, tapi hantu ayam Highgatelah yang mengganggu masyarakat. Dan, selama 300 tahun hantu ayam tersebut berkeliaran di tempat dimana Bacon bereksperimen. Banyak orang yang menyaksikan hantu ayam ini sejak sesaat setelah kematian Bacon sampai Perang Dunia II. Dan, terakhir hantu ayam tersebut terlihat adalah sekitar tahun  1970an.
Hmmmm…terbayang oleh Anda? Lucu atau Seram?
Memang terasa cerita-cerita hantu di Barat tidak seseram cerita hantu lokal. Mungkin karena memang metode membuat jera seseorang tidak perlu menggunakan mitos hantu. Masih banyak cerita-cerita hantu di luar sana yang mungkin belum kita ketahui. Silahkan isi komentar di bawah ini apabila Anda punya cerita hantu menarik atau konyol lainnya. (**)

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...