Jumat, 13 Juli 2012

Gloomy Sunday - lagu kematian


Mungkin untuk sebagian orang kata-kata ini sudah tidak asing lagi dan sudah agak basi. Yap! kata-kata ini adalah lagu melankolis yang sempat menggemparkan pemerintah Hungaria beberapa waktu lalu. Kenapa tidak? lagu ini bahkan dikenal sebagai lagu bunuh diri bagi kebanyakan orang. Namun, saya kira mengulasnya ulang tidak ada salahnya dan mungkin masih banyak yang belum tahu.
Ok, baiklah… lagu ini bukan lagu heavy metal seperti kebanyakan yang kata-katanya kasar dan berisi sumpah serapah.  Irama lagu ini lembut untuk didengar. Masalahnya adalah, banyak orang yang telah membunuh dirinya sendiri bertepatan dengan dimainkannya lagu ini.
Judul asli lagi ini adalah Szomorú Vasárnap atau dalam bahasa Indonesianya dapat diartikan sebagai Hari Minggu yang kelam. Syair lagu ini diambil dari puisi seorang pujangga Lazlo Javor yang diciptakan pada tahun 1933 dan digubah oleh Rezső Seress yang berkebangsaan Hungaria. Lagu ini bercerita mengenai seseorang yang bunuh diri karena ditinggal mati kekasihnya. Dan mengejutkannya lagi, setelah lagu ini dirilis, kekasih Lazlo mencabut nyawanya dengan surat yang berbunyi “gloomy sunday”.
Berikut liriknya dalam bahasa Hungaria :
Szomorú Vasárnap
Szomorú vasárnap száz fehér virággal
Vártalak kedvesem templomi imával
Álmokat kergető vasárnap délelőtt
Bánatom hintaja nélküled visszajött
Azóta szomorú mindig a vasárnap
Könny csak az italom kenyerem a bánat…
Szomorú vasárnap
Utolsó vasárnap kedvesem gyere el
Pap is lesz, koporsó, ravatal, gyászlepel
Akkor is virág vár, virág és - koporsó
Virágos fák alatt utam az utolsó
Nyitva lesz szemem hogy még egyszer lássalak
Ne félj a szememtől holtan is áldalak…
Utolsó vasárnap
— László Jávor original Hungarian version
yang dalam bahasa inggris adalah seperti berikut :
Gloomy Sunday
Gloomy Sunday with a hundred white flowers
I was waiting for you my dearest with a prayer
A Sunday morning, chasing after my dreams
The carriage of my sorrow returned to me without you
It is since then that my Sundays have been forever sad
Tears my only drink, the sorrow my bread…
Gloomy Sunday
This last Sunday, my darling please come to me
There’ll be a priest, a coffin, a catafalque and a winding-sheet
There’ll be flowers for you, flowers and a coffin
Under the blossoming trees it will be my last journey
My eyes will be open, so that I could see you for a last time
Don’t be afraid of my eyes, I’m blessing you even in my death…
The last Sunday 
literal English translation
Tidak lama kemudian, muncul kasus bunuh diri yang tidak bisa dibilang sedikit. Tidak lama setelah kematian kekasih Lazlo, seorang pegawai negeri Hungaria menembak dirinya. Mayatnya ditemukan dalam posisi menelungkup diatas lirik Gloomy Sunday.
Selain itu, terjadi percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang gadis. Ketika terpergok, mengalun lagu Gloomy sunday. Kondisi menjadi tidak terkendali, pemerintah Hungaria pun melarang pemutaran lagu ini di tempat-tempat umum. Lagu ini disalahkan karena kasus bunuh diri meningkat. namun, ketenaran lagu ini sudah mencapai negara-negara lain.  akhirnya, lagu ini sedikit diubah oleh pemerintah Amerika (kalo saya tidak salah-lupa2 ingat.), berikut lirik yang sudah banyak dinyanyikan :
Gloomy Sunday

Sunday is gloomy
the hours are slumberless
dearest the shadows
I live with are numberless

Little white flowers
will never awaken you,
not where the dark coach
of sorrow has taken you

Angels have no thought
of ever returning you
would they be angry
if I thought of joining you?

Gloomy Sunday
Gloomy Sunday
with shadows I spend it all
my heart and I
have decided to end it all

Soon there’ll be prayers
and candles are lit, I know
let them not weep
let them know, that I’m glad to go

Death is a dream
for in death I’m caressing you
with the last breath of my soul
I’ll be blessing you

Gloomy Sunday

Dreaming, I was only dreaming
I wake and I find you asleep
on deep in my heart, dear

Darling, I hope
that my dream hasn’t haunted you
my heart is telling you
how much I wanted you

Gloomy Sunday
masih ada beberapa kasus lainnya, yaitu sekitar 200 kasus bunuh diri di seluruh dunia yang diperkirakan berhubungan dengan lagu ini. Banyak penyanyi terkenal yang sudah banyak menyanyikan lagu ini seperti Bjork, Portishead, Sarah Brightman, Sarah McLahlan, yang masih banyak lagi. Namun, versi yang paling terkenal dari lagu ini adalah versi yang dinyanyikan oleh Billie Holliday pada tahun 1941.
Namun, Rezso, penggubah lagu ini mengklaim bahwa melejitnya lagu ini membuatnya menjadi sangat sedih karena ia berpikir bahwa ia tidak akan pernah membuat lagu lainnya yang akan setenar ini. Maka  pada tahun 1968, ia bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 8 sebuah gedung di Budapest. Namun, ia masih bertahan setelah kejadian ini, dan akhirnya ia meninggal karena bunuh diri dengan cara menyekik dirinya menggunakan kawat hingga meninggal. Kemudian, lagu ini tidak lagi terkenal karena pada zaman Adolf Hitler, versi lagu ini dimusnahkan. Setelah itu, lagu ini dilarang keras untuk disiarkan.
begitulah cerita seputar lagu Gloomy Sunday, memang lagu ini tidak se’melegenda’ lagu lainnya seperti lagu bohemian rhapsody atau the sound of the silence, namun efeknya telah dicatat oleh sejarah sehingga lagu ini dikenal sebagai suicide song atau death song mengalahkan lagu2 heavy metal lainnya.
saya juga kurang mengerti efeknya sebesar ini (kalau memang benar karena pelejitan jumlah bunuh diri diakrenakan lagu ini), tetapi memang lagu yang kita dengarkan sehari-hari sangat memengaruhi kinerja otak yang kemudian menjadi tindakan manusia, baik lirik dan iramanya. mungkin lain kali pembahasan ini akan dipost.
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Kamis, 12 Juli 2012

Misteri Kamar No 13


Sudah sejak lama, Azriel dan Maya, merencanakan Yogyakarta sebagai tempat tujuan berbulan madu. Yah, maklum keduanya memang punya kenangan sendiri dengan kota itu. Budayanya, orangnya, semuanya membuat mereka terkenang. Karena itu, setelah keduanya menikah sengaja tujuannya ke Yogya sebagai rangka tempat tujuan mereka berbulan madu.


Menurut rencana, mereka bakal berbulan madu sampai empat hari lamanya. Hari Rabu mereka berangkat. Hari Sabtu mereka pulang. Hari Minggu mereka sampai ke rumah lagi. Hari Senin mereka sudah masuk kantor lagi.

Sesampainya di Yogyakarta, keduanya langsung jalan-jalan. Tanpa berencana mau nginap di mana nantinya. Tak terasa hari sudah sore, dan tiba waktunya bagi mereka berdua untuk mencari penginapan. Karena tak direncanakan mau nginap di mana nantinya, mereka asal saja cari penginapan.

‘Asalkan bisa untuk meneduh,’ begitu slogan mereka. Maklum saja keduanya gemar sekali jadi backpacker. Ketika ketemu satu penginapan mereka segera bertanya pada penjaga yang menjaganya di penginapan.

“Waduh, mohon maaf sekali, Pak. Kamar di tempat kita sudah penuh,” jawab Pak Wanto si penjaga penginapan.

“Itu ada kunci no 13?” tanya Maya, melihat kunci kamar nomor 13 tergantung di belakang Pak Wanto di tempat kunci-kunci.

“Kalau yang itu, tidak kita sewakan, Pak,” jelas Pak Wanto.

“Kenapa, Pak?” tanya Azriel.

“Saya nggak bisa jelasin,” jawab Pak Wanto.

“Tak apalah, Pak. Kita bayar dua kali lipat deh feenya. Lagipula kita nggak lama kok di Yogya, paling-paling cuma tiga hari doang,” pepet Azriel.

Karena Azriel dan Maya memaksa, tak ada pilihan lain bagi Pak Wanto si penjaga hotel untuk mengizinkan. Iming-iming fee kamar bayar dobel memikat hatinya juga.

Setelah menyelesaikan administrasi, keduanya langsung diberikan kunci kamar nomor 13. Dan mereka diantar oleh Pak Wanto ke kamarnya. Kamar nomor 13 terletak di lantai tiga, lantai teratas penginapan Mawar-Melati. Usai membuka pintu kamar dan membawa barang-barang Azriel dan Maya ke dalam kamar, Pak Wanto undur diri.

“Jika, ada apa-apa saya di bawah,” ucap Pak Wanto seraya menutup pintu kamar.

Azriel dan Maya pun segera merebahkan diri di kasur empuk.

“Hmm, enaknya mas. Ternyata setelah menikah itu asik ya?” kata Maya.

“Ih, siapa yang bilang?” jawab Azriel, “Tapi uasik betul... huhuhu...”

“Dasar.”

Keduanya pun berbicara panjang lebar, ngalor ngidul. Membicarakan tentang impian-impian mereka, tentang cita-cita mereka, tentang visi dan misi mereka ke depan, tentang anak, tentang rumah, dan tentang segala hal yang mereka tahu. Maklum saja, mereka baru saja menikah.

Tapi, di tengah-tengah pembicaraan yang asik itu. Maya bertanya pada Azriel. “Mas... suara apa itu?” tutur Maya pada Azriel suaminya.

Suara itu mirip suara percakapan dua orang, yang diiringi suara tawa. Tapi, suara tawanya, sedikit aneh, cekikik-cekikik mirip betul dengan suara...

Ditanya begitu, Azriel bergidik sebetulnya. Tapi mau bagaimana lagi? Ia laki-laki, dan laki-laki tak boleh tampak takut di mata perempuan. Apalagi Maya yang ada bersamanya telah menjadi istri sahnya. Jadinya, ia berbohong untuk menutupi rasa takutnya.

“Ah, paling suara ringtone handphone kali...” jawab Azriel, suaranya diberat-beratkan supaya tak terlihat takut.

“Masak sih, mas?” Maya tak percaya dengan jawaban Azriel, “Setahuku ringtone handphone nggak gini-gini banget sih.”

Benar juga. Meskipun sebelumnya tak pernah mendengar suara-suara aneh dari dunia lain. Azriel pernah mendengar dari cerita kawannya, kalau ada makhluk halus yang suara tawanya saja sudah membuat merinding bulu kuduk, apalagi sampai melihat sosok nyatanya. Sayangnya, ia enggan berpikiran macam-macam kalau suara tawa yang didengarnya itu adalah makhluk itu.

“Emang sih... tapi, ma... udah ah... kita tidur aja...”

“Yee, kita kan ke sini mau bulan madu? Masak malah tidur?”

“Hehehe... iya yak...” Azriel meringis sembari garuk-garuk kepalanya yang tak gatal, “Sampai lupa aku.”

“Huuu... dasar. Belum tua saja sudah pikun. Apalagi kalau udah tua, lupa sama aku kali...”

“Hmm... tentu tidak dong sayang,” Azriel mulai merayu Maya istrinya dengan kalimat mendayu-ndayu.

“Masak sih?” Maya mencibirkan bibirnya yang aduhai itu.

“Weh, nggak percaya?” tanya Azriel, “Mau coba?”

Maya menggeleng-gelengkan kepalanya. Namun, gerak tubuhnya tampaknya menggoda iman. Beruntung mereka telah menikah, jadi apapun yang dilakukan keduanya sah-sah saja. Lantas, terjadilah gelombang bara asmara. Mereka saling mencumbu satu sama lain. Tapi, ketika keduanya tengah asik memadu kasih.

Dua suara yang tadi mereka bicarakan terdengar lagi. Kali ini mereka terkejut setengah mati, saat tengah berada dalam gelombang asmara memuncak, dua sosok makhluk putih berdiri di depan mereka. Dua sosok makhluk putih itu adalah kuntilanak. Sepertinya dua kuntilanak itu sekeluarga: satunya ibunya, satunya anaknya. Karena postur keduanya berbeda. Satunya tinggi, satunya pendek.

Tapi, satu kesamaan mereka, yaitu mulut mereka sangat lebar melebihi mulut manusia biasa. Wajah kuntilanak itu rusak tak berbentuk, seperti meleleh terkena api. Sementara, kakinya menggantung tak menapak tanah. Waktu, Azriel dan Maya melihat, mereka segera terdiam. Tubuh mereka kaku tak dapat bergerak melihat dua kuntilanak di hadapan mereka.

Dua kuntilanak itu segera tertawa cekikikan, mulutnya tambah lebar. Azriel dan Maya yang sudah ketakutan, terdiam saja, dan akhirnya pingsan di tempat.

Keesokan harinya, Pak Wanto si penjaga penginapan menemukan keduanya dalam kondisi pingsan tanpa pakaian. Lalu, Pak Wanto itu langsung menolong Azriel dan Maya. Keduanya pun kemudian bercerita bahwa mereka mengaku melihat dua kuntilanak di kamarnya.

Sang penjaga menjelaskan kalau di kamar yang mereka tempati memang ada penunggunya, sebab kamar itu pernah kebakaran dan pernah ada yang meninggal. Itu pula yang membuat kamar itu tak pernah disewakan. (Lilih Prilian Ari Pranowo)


Sumber : Cerita Pendek Horor
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Misteri Suara Tawa di Malam 13 Maret 2012


Aku
Sehabis menelpon istriku sekitar pukul 22.00 kurang, aku membangunkan ibu yang sudah tidur di luar untuk tidur di kamar. Kasihan, soalnya dingin malam menusuk hingga ke kulit.
Kemudian, aku menonton Tawa Sutra di AnTeve sambil makan kacang bawang, sambil ngobrol sama bapakku. Sementara, adikku sedang menjahit.

Ibu
Ibu ke kamar. Pintu kamar agak ditutup.

Aku
Tak lama Tawa Sutra habis pukul 22.00 tepat -- biasanya kan ada soundtrack penghabisannya berdurasi satu dua menit. Bersamaan itu, samar-samar aku mendengar suara, lamat-lamat, antara suara perempuan menangis dengan suara perempuan tertawa dari dalam kamar ibu. Suara tivi ku mute. Aku bilang sama bapak dan adikku, "Kayak ada suara orang nangis?"
Kami mendengarkan dengan seksama. Tak ada. Aku pun memperbesar suara tivi lagi, dan mengambil kesimpulan kalau suara lamat-lamat yang kudengar adalah suara soundtrack Tawa Sutra. Karena memang ada suara perempuan sedang teriak-teriak dan menangis.

Ibu
Ketika soundtrack Tawa Sutra habis. Ibu segera memanggil bapak. "Pak, pak. Sini. Pada nggak denger kalau aku ketawa po?" Panggil ibu dengan nada agak marah dan ketakutan.
Aku segera menghampiri. Adikku juga. Melihat apa yang terjadi.
Ibu cerita apa yang terjadi. Katanya tak lama ketika masuk ke kamar, dia tertawa. Padahal saat itu dirinya masih terjaga. Mimpi? Orang terjaga kok mimpi. Tindihan. Tidur saja nggak apalagi sampai tindihan. Dan dia bilang dia ngerasa ketawanya mirip kayak suara miss K.
Aku yang mendengar suara-suara langsung berkata, "Oh, pantesan ada suara. Kupikir suara tivi. Iya, tadi aku juga denger. Tanya bapak sama Putri tuh."
Kami semua saling memandang. Entahlah, nggak ada di antara kami mengetahui persis apa yang terjadi. Bisa jadi ibu kemasukan sebentar miss K. Bisa jadi itu memang suara di tivi. Semua masih misteri berselaput kabut. Tapi kita nggak pernah bisa berkata kalau yang nggak ada itu memang benar-benar salah kan? Karena disangka ada. Iya, kan?

Sumber : Cerita Pendek Horor
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Bus Hantu


Topan adalah jejaka tampan ini yang bekerja di sebuah pabrik tekstil di Surabaya. Di kota pahlawan itu, Topan merantau jauh dari orang tua, handai taulannya, dan kekasihnya. Topan berasal dari Solo, sebuah kota kecil di provinsi Jawa Tengah.

Kalau bekerja, Topan berangkat pagi-pagi betul, karena masuk jam delapan pagi dan pulang jam lima sore. Lantaran, jika pulang sore macet, Topan lebih suka pulang sedikit larut malam tapi tidak macet dan berdesak-desakan dengan para penumpang lain. Karena itu, ia lebih suka nongkrong-nongkrong dulu di kantor bersama satpam atau teman-temannya. Ngobrol ngalor ngidul tentang apa pun, termasuk soal peluang usaha. Maklum saja Topan ingin membuka usaha sendiri. Biar bisa jadi juragan, katanya.

Topan tak tentu mudiknya. Kadang tiga bulan, kadang enam bulan. Meskipun ia kangen betul. Tapi, ini demi masa depannya. Bolak-balik Surabaya-Banyuwangi tetap membutuhkan ongkos. Karena itu, ia memilih jarang pulang ketimbang menghabiskan duitnya untuk ongkos dan mengumpulkannya sebagai modal membuka usaha di masa depan.

Suatu waktu, rindu di dalam hatinya sudah tak tertahankan. Ia ingin segera pulang ke kampung halaman dan bertemu orang tua, handai taulan, dan kekasihnya Syahrini. Ia biasa pulang malam karena paginya kerja dan kemudian ia menunggu bus di dekat kosnya itu. Tak seperti biasanya, lama sekali ia menunggu bus. Entah sudah berapa lama karena bus jurusan kampung halamannya tak kunjung lewat.

“Duh, kok lama banget ya,” keluhnya sendirian. Ia tengok jam tangannya sudah menunjukkan angka sebelas malam. Tapi, ia cukup sabar menanti dalam gundahnya. Jalan semakin sepi, hanya satu per satu kendaraan yang lewat. Kesabaran Topan berbuah, akhirnya bus yang ditunggu datang juga. Sebuah bus Kramatjati jurusan Banyuwangi. Lantas, Topan pun menyetop bus itu dan naik. Dia duduk di bangku kedua, sebelah bapak-bapak yang usianya sekitar empat puluh tahunan. Bayangan bertemu Syahrini segera menyeruak di dalam kepalanya.

Di tengah-tengah perjalanan, tiba-tiba angin berdesir dan membuat bulu kuduk Topan merinding. Padahal saat itu, semua jendela tertutup rapat. Perasaan Topan mulai tak enak, ia mencoba melihat ke sekelilingnya. Tak satu pun penumpang bicara, begitu pula dengan sopir dan kenek.

Ia pun mencoba beramah tamah dengan mengajak bapak di sebelahnya berbincang. “Bapak dari mana? Ini bus haji ya, habis semua penumpang pakai baju putih?” kata Topan mencoba melucu.

Bapak itu hanya tersenyum tanpa berkata apa-apa. Memang wajah-wajah semua yang ada bus itu, selain Topan, pucat pasi seperti mayat.

“Kalau bapak turun di mana?” tanya Topan lagi.

Si bapak cuma menunjukkan dengan gerakkan di kepalanya bahwa ia turun di depan. Topan mencoba melihat ke depan. Gelap. Ia tak sanggup melihat apa pun. Di pikir-pikir, ketika melihat keluar jendela, ia kemudian tersadar bahwa bus yang membawanya ini melewati jalan yang tak biasanya. Entah ke mana, lantas ia bertanya lagi pada bapak. Tapi begitu ingin bertanya pada bapak-bapak, Topan lebih terkejut lagi. Bapak-bapak itu berubah dari tengkorak. Topan melihat semua penumpang, ternyata semuanya berubah jadi jerangkong hidup. Tak seperti sebelumnya, mereka diam saja. Kali ini mereka bersuara... trak... trak... trak... trak... trak... Topan makin bergidik tak sanggup berbuat apa-apa. Akhirnya ia pingsan.

Ketika terbangun Topan berada di kuburan. Ia langsung cabut ke rumah terdekat dan meminta pertolongan mereka. Sesudahnya, Topan melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi. Beruntung ia selamat dari peristiwa mengerikan itu, jika tidak, ia mungkin sudah dibawa bus hantu itu ke “dunia lain”. [Chucky]

Sumber : Cerita Pendek Horor
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Hantu Bibir Merah


Aku berlari sekuat-kuatku berlari, saat kakiku menyandung sesuatu. Membuatku tersuruk-suruk jatuh ke tanah. Aku meringis kesakitan. Namun rasa itu sudah tidak kupedulikan. Tidak untuk saat ini. Tidak saat monster itu ada di belakangku. Mengejarku. Aku berlari kembali. Dan... Tiba-tiba aku harus menghentikan langkahku saat ia muncul di hadapanku.
Aku mundur perlahan-lahan. Tidak ada jalan keluar dari sini.
"Ahhh... Ahhh... Ahhh... Pergi!!!"

"Bu, aku minta tandatangan," kataku sambil menyodorkan surat ijin untuk mengikuti kegiatan kemping pramuka di sekolahku.
"Apa ini?" tanya ibuku melihat surat yang kusodorkan.
"Surat ijin, bu," sahutku, "Nanti habis ujian sekolah, anak-anak kelas 4 mau kemping."
Ibuku mengambil surat ijin tersebut,  membacanya dengan seksama, lalu manggut-manggut dan menggumam, "hmm." Sesaat kemudian, ibuku membubuhkan tandatangannya. Mendapatkan surat ijinku telah dibubuhi tandatangan, aku berjingkat kegirangan. Sudah lama aku menginginkan pergi bersama teman-teman untuk kemping. Karena aku suka petualangan.

Dengan mengantongi ijin dari ibuku, aku kemudian berangkat ke sekolah dengan keceriaan yang tidak biasanya. Di sekolah aku membahas hal ini dengan teman-teman sekolahku.
"Kau sudah mendapat ijin dari ibumu?" tanya Heru -- sahabatku yang memiliki tubuh bongsor.
"Sudah dong! Nih!" Tunjukku kepada teman-temanku.
"Kau?"
"Ini!" Charly menunjukkan juga surat ijin mereka.
"Kau sendiri gimana?" tanyaku pada Heru.
Tiba-tiba Heru menunjukkan ekspresi sedih. Sepertinya dia tidak mendapatkan ijin dari orangtuanya untuk mengikuti kegiatan ini.
"Kau nggak diijinkan ya?" tanyaku lagi.
Tentu saja, tanpa keikutsertaan Heru semuanya akan terasa sangat sepi.
"Iya." Kini giliranku dan Charly menunjukkan ekspresi sedih. "Tapi bohong. Hahaha..." Heru melanjutkan kata-katanya lagi.
"Ah, sialan kau." Kami menonjok lengan Heru bersama-sama.

Hari H pun tiba...
Kami semua - anak-anak kelas 4 - berangkat ke tempat kemping. Kami semua dinaikkan ke sebuah truk yang besar sekali. Baru kali ini aku naik di punggung truk. Aku jadi teringat pesan ayahku almarhum, kalau
bisa melakukannya sekarang, lakukanlah sekarang kelak bisa saja kamu tidak akan memiliki kesempatan itu lagi. Dan inilah pengalaman pertamaku naik di punggung sebuah truk. Selama perjalanan kami semua bernyanyi-nyanyi riang gembira. Tidak ada rasa susah di wajah kami. Semua berwajah gembira. Termasuk
teman-temanku yang perempuan. Sesampainya di tempat kemping, kami segera mengikuti apa yang diperintahkan kakak pembina.

"Malam ini, kita akan melakukan kegiatan mencari jejak," kata kakak pembina.
Kami pun dijadikan dalam grup-grup. Begitu mengetahui aku jadi satu kelompok dengan Heru dan Charly.
"Kegiatan ini untuk melatih kepemimpinan kalian. Jadi kalian pilih pemimpin kalian ya. Nanti dua anggotanya matanya ditutup. Ini untuk simbolik bahwa pemimpin harus ada di depan untuk mencari jalan keluar. Makanya kegiatan ini dinamakan mencari jejak." Kami menyambut gembira kegiatan ini. Rasanya berbau petualangan.

Aku dan Charly pun ditutup matanya. Sementara Heru tidak. Kami berdua mengikatkan diri kepada Heru. Dan mengikuti tiap langkah Heru. Jika dia bilang kiri, maka kami ke kiri. Jika dia bilang kanan, maka kami
ke kanan. Jika dia bilang kami harus melangkah lebih lebar karena ada hambatan di kaki kami, maka kami melakukan apa yang diperintahkan. Tiba-tiba di tengah kegiatan itu berlangsung, aku mendengar suara yang
aneh. Segera saja terdengar jeritan minta tolong, "Argh... Charly... Wawan... Tolongggg..." Itu adalah suara Heru. Dan beberapa saat kemudian, aku mendengar suara Charly juga menjerit. Akhirnya aku membuka penutup mataku. Semuanya dalam keadaan gelap. Dan aku sendirian. Tak ada siapapun. Tak ada
suara apapun. Kecuali suara jangkrik-jangkrik dan hewan malam lainnya. Aku terpisah dari kedua temanku.
Tak begitu jauh dari tempatku, terdengar suara kresak. "Siapa itu? Heru?" tanyaku sambil berjalan maju ke arah suara, "Charly?" Tak ada sahutan. Kini semuanya benar-benar hening. Suara kresak pun
kembali terdengar dari arah yang sama. Aku maju perlahan-lahan. Perasaan takut mulai menguasai ke dalam
hatiku. Dan kutemukan kenyataan lain..."Hah?" tanyaku membatin, tercekat melihatnya. "Siapa itu? Siapa itu? Bukankah itu tubuhnya Heru? Tapi siapa yang sedang berjongkok itu? Sepertinya ia sedang mengunyah sesuatu." Aku memperhatikan lebih seksama. "Ahhh, dia sedang memakan tubuh Heru?"
Rasa takut yang sangat segera menguasai tubuhku. Aku mencoba untuk segera pergi dari situ. Aku mundur pelan-pelan. Krak. Aku menyadari telah menginjak ranting pohon. Aku terdiam dan menengok ke arah
sesuatu yang kulihat tadi. Sosok yang memakan tubuh Heru itu sudah tidak ada lagi.

Aku memicingkan mataku, mencoba lebih menguasai keadaan sekitar. Siapa tahu monster itu sudah mengetahui aku. Lalu, aku merasakan sesuatu itu sudah ada di tengkukku. Bulu kudukku meremang. Dan sebuah suara mendesis pelan terdengar di telingaku.
"Apa kau mencariku?" tanya desisan suara itu.

Aku berlari sekuat-kuatku berlari, saat kakiku menyandung sesuatu. Membuatku tersuruk-suruk jatuh ke tanah. Aku meringis kesakitan. Namun rasa itu sudah tidak kupedulikan. Tidak untuk saat ini. Tidak saat
monster itu ada di belakangku. Mengejarku. Aku berlari kembali. Dan... Tiba-tiba aku harus menghentikan langkahku saat melihat tubuh Charly di sebuah pohon.

Aku mundur perlahan-lahan. Tidak ada jalan keluar dari sini. "Ahhh... Ahhh... Ahhh... Pergiii!!!" Monster itu kini tampak sangat jelas menjulur-julurkan lidahnya yang panjang. Bibirnya merah dan terus tersenyum kepadaku. Oh, tidak itu bukan merah asli. Itu merah darah. Monster itu mendekat padaku. Kemudian... Kemudian... Semuanya begitu gelap. Tak ada apa-apa lagi. Tak ada suara. Segalanya hening.


***

Ibu heran melihatku pulang dalam keadaan berdarah dan menangis. "Kamu kenapa, Wan?"
"Ibuuu... Huhu... Ibuuu..."
"Kamu kenapa?" Ibu semakin panik dan mengguncang-guncang tubuhku.
Monster bibir merah pun keluar dari punggungku yang telah bolong. Kemudian menerkam ibuku. Aku melihat semuanya sebelum semuanya menjadi gelap. Gelap. Tak ada suara apapun. Semuanya hening.
[End]

Sumber : Cerita Pendek Horor
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Wanita di Dalam Cermin


Sarah mengernyitkan kening. Bagaimana mungkin cermin yang baru dibersihkannya bisa kotor lagi? Otak Sarah melacak memorinya dengan pasti satu nama: Danar.

'Bocah tengik itu pasti yang sudah mengotorinya,' gumam Sarah.

Sambil menggeram penuh kebencian, Sarah mencari Danar yang sedang bermain di halaman depan bersama Roy anak tetangga sebelah.

"Huh, ketemu juga kamu!" Pekik Sarah.

Demi melihat kakaknya yang marah, Danar terdiam. Bingung juga ada apa sebenarnya. "Kenapa Kak?"

"Ee, pake tanya? Kamu kan yang udah mengotori cermin Kakak?" Tuduh Sarah.

"Nggak Kak. Bukan aku."

"Jangan mungkir kamu!" Sembur Sarah sambil terus menarik godek Danar ke atas.

"Aduh aduh sakit Kak..." Danar mulai menangis tersedu-sedu mendapat perlakuan seperti itu dari Kakaknya. Roy teman bermain Danar langsung kabur pulang melihat kondisi yang tidak mengenakkan itu. Dia tidak mau terlibat masalah.

"Ayo sini kamu anak nakal."

Dengan sangat terpaksa, Danar mengikuti langkah kaki Kakaknya dengan raut wajah meringis menahan sakit. Tapi air matanya terus meleleh.

"Lihat itu?! Kamu kan yang mengotori itu?"



ilustrasi cermin | dok. pribadi
"Bukan Kak huhuhu..."

"Kalau bukan kamu siapa lagi? Cuma kamu yang tersisa di rumah ini selain Kakak."

"Nggak tauk. Setan kali," ucap Danar asal. Deg. Jantung Sarah berdetak lebih kencang. Ada benarnya juga omongan bocah tengik ini.

Kemudian dengan serta merta, cermin milik Sarah menggeser sendiri. Dua anak manusia yang melihat kejadian ganjil itu hanya bisa terdiam tanpa suara. Saat menengok ke arah cermin, keduanya sangat terkejut. Sesosok wanita dalam cermin menghadap ke arah mereka sambil tersenyum. Lalu kedua tangannya terjulur ke luar dan menangkap bahu kedua orang tersebut.

Sarah dan Danar meronta-ronta, tapi tak sanggup melepaskan diri. Mereka ditarik ke dalam cermin. Setelah itu tak ada apa-apa lagi. Hanya kesunyian.

Sementara, di dunia cermin, keduanya tengah ketakutan di dalam kegelapan yang mencekam.


Sumber : Cerita Penedek Horor
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Ular Apa Ini?


Cerita ini benar-benar saya alami waktu saya kecil. Saya sempat bingung karena saya belum pernah mendapat penjelasan dari yang saya lihat atau bertemu dengan orang yang mempunyai pengalaman sama seperti yang akan saya ceritakan disini.

Sebelumnya dalam budaya Jawa banyak ditemukan ukiran-ukiran mahluk berwujud ular (lebih mirip naga). Gambaran singkatnya kalau anda perhatikan salah satu alat musik wayang (gong), diatasnya ada ukiran patung ular memanjang, mulutnya terbuka lebar dengan gigi-gigi tajam yang menyeringai dan kepalanya memakai mahkota. Kalau anda orang Jawa pasti mengerti yang saya maksud.

Waktu itu saya masih kecil dan didalam rumah saya sering menemukan sisa kulit ular sebesar jari jempol menempel di pecahan tembok kamar rumah saya. Sebelumnya saya cuek dan mengacuhkannya. Suatu hari teman saya bernama M main ke rumah saya, lalu kami bermain didalam rumah. Waktu itu kedua orang tua saya tidak ada di rumah.

Perlu diketahui, rumah saya waktu itu masih berlantai tanah. Sampai suatu waktu saya dan teman saya bermain didalam kamar yang saya maksud diatas. Nah, saat didalam kamar tersebut saya menemukan kulit ular tergeletak diatas tanah. Kalau diperhatikan (walau cuma kulitnya saja) kepala ular ini cukup aneh karena kepalanya mempunyai moncong seperti buaya dan tempurung kepalanya besar.

Karena saya masih kecil dan belum tau benar anatomi ular saya mengacuhkannya (setelah saya besar saya baru tau yang saya lihat itu sangat berbeda). Lalu saya mengambil lidi dan bermain-main dengan kulit ular itu sambil mengobrol dengan teman saya tadi. Lalu keanehan terjadi...

Kulit ular yang saya maenin tadi tiba-tiba hidup dan berjalan mundur ke arah saya. Saya pun kaget bukan kepalang. Cara berjalannya pun aneh bukan setengah lingkar ke kiri ke kanan seperti ular umumnya, tapi ke atas ke bawah. Langsung saja secara reflek saya dan teman saya loncat dan lari seribu kaki keluar rumah. Saya berusaha menceritakan apa yang saya lihat pada orang-orang sekitar saya tapi mereka tidak percaya dan mengacuhkan saya. Tapi saya sangat yakin dengan yang saya lihat.

Setelah saya dewasa saya baru sadar ular yang saya lihat itu bukan ular biasa dan sangat mirip dengan ular naga dalam mitologi Jawa. Dan setelah saya flashback lebih jauh walau samar, saya masih ingat (saya masih digendong ibu saya) saya sering melihat ular ini disekitar saya dalam keadaan ular yang sebenarnya (bukan kulitnya), dia berjalan sangat cepat, kulitnya hitam dan cara berjalannya keatas kebawah...

Mohon maaf, mungkin saya menulis cerita yang tidak seram tapi saya cuma sekedar berbagi pengalaman saja dengan teman-teman disini. Mohon maaf kalau ada kesalahan kata atau penulisan juga karena ini tulisan pertama saya. Sekian.
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Mandi Tanah Kuburan


Hay semuanya. Ini cerita gw asli bukan karangan, cerita ini bermula ketika gw masih kelas 6 SD.

Hari itu baru ada yang meninggal yang tak lain adalah bude nya adik tiri gw. Rumahnya disamping rumah gw. Bude gw meninggal sangat tragis akibat pembunuhan berencana, dibunuh sama orang gila. Ga tau kenapa orang gila bisa bunuh bude adik tiri gw itu. Berdasarkan kabar, orang gila itu sakit hati gara2 ditolak cintanya sama bude adik tiri gw. Pokonya terjadilah pembunuhan itu.

Bude pun akhirnya meninggal dan dikuburkan oleh warga. Gw pun ikut ke pemakaman bude adik tiri gw. Pas lagi dikuburin, gw main-mainin tanah kuburan bude adik tiri gw itu. Gw bikin tuh tanah jadi bola, sampai gw ga sadar kalau bola tanah itu gw bawa ampe rumah. Pas gw mau mandi gw baru sadar kalau bola tanah itu masih ada di saku celana gw. Gw seh ga kaget biasa aja. Gw mandi seperti biasa, ga sadar juga kalau itu tanah masuk ke gayung gw, jadilah gw mandi tanah kuburan. Itu lah awal kisah misteri gw.

Semenjak gw mandi pake air kuburan itu, gw jadi diikutin sama bude adik tiri gw, yang konon katanya bude adik tiri gw itu minta ditemanin sama gw. Kalau di kamar mandi pas gw lagi cuci muka, gw merasa dia ada di belakang gw. Pas lagi puuupz dia juga kaya lagi puuupz di belakang gw (hee sory ya).

Beberapa hari berlalu, kejadian ini terulang terus-menerus sampai pada titik gw menyerah dan menceritakan kejadian nih sama ibu tiri gw. Trus ibu tiri gw tanya apa yang udah gw lakuin selama ini sampai selalu dibuntutin sama bude adik tiri gw. Setelah diingat-ingat gw emang pernah ga sengaja mandi pake tanah kuburan bude adik tiri gw itu. Dibawalah gw ke orang kaya dukun gitu.

Sampai disana gw dimandiin sama air, disembur muka gw pake air kumur dukun itu. Trus dukun itu bilang kalau masih dibuntutin sama orang itu harus ngalakuin 1 ritual lagi. Dan ternyata gw masih diikutin sama tuh hantu. Sampai akhirnya gw ikutin ritual yang satunya lagi, gw harus mandi di tengah kuburan bude adik tiri gw. Dan mandilah gw disana jam 3 sore dan disaksikan para warga sekitar. Malu seh gw, tapi gpp lah yang penting semua nih bisa kembali seperti semula. Dan akhirnya gw terbebas dari hal aneh ini.

Sory kalau ceritanya GJ, thanks for coment
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Hantu Berkerudung Sering Muncul Tol Cipularang


JAKARTA (Pos Kota) – Keangkeran Tol Cipularang kini jadi omongan, setelah mobil Avanza yang dikendarai Saipul Jamil mengalami kecelakaan dan menewaskan Virginia Anggraeni, pada 3 September 2011 lalu. Aroma mistis makin merebak dengan beredarnya foto penampakan wanita berkerudung di bagian tengah mobil bernomor polisi B 1843 UFU itu.

Foto wanita misterius tersebut seperti hendak menambah suasana mistis yang melingkupi Tol Cipularang, terutama di KM 97, yang memang kerap terjadi kecelakaan dan merenggut nyawa. Banyak cerita yang beredar di kalangan masyarakat bahwa jalan tol yang membelah Gunung Hejo itu sangat angker.

Andhika, personel band The Titan mengaku, pernah punya pengalaman seram ketika melintas di jalan Tol Cipularang KM 97, tempat tewasnya istri Saipul Jamil. “Waktu itu aku bersama istri mau balik ke Bandung. Nah, saat itulah aku melihat ada bayangan hitam di atas billboard,” tambahnya.

Andhika kaget, tetapi dia tetap konsentrasi mengemudi sehingga terhindar dari kecelakaan. Beruntung peristiwa mistis itu hanya sekali dialaminya. “Meski pernah mengalami kejadian itu, aku nggak khawatir jika lewat Tol Cipularang,” ujarnya.

WANITA BERKERUDUNG

Peristiwa mistis pernah pula dialami Veeren Dona. Artis yang ngetop di tahun 90-an ini, sering mondar-mandir Bandung – Jakarta untuk urusan syuting. Suatu malam di tahun 2009, sepulang syuting dari Bandung, mobil sedan yang dikemudikannya tiba-tiba bergoyang hebat terkena hempasan angin yang begitu besar. Belum lagi hilang kekagetannya, tiba-tiba dari arah belakang sebuah mobil menyalakan lampu dim berkali-kali, meminta jalan.

Hanya dalam hitungan detik truk itu menghilang dari pandangannya. Tetapi, lagi-lagi Veeren dibuat terkejut. “Di kejauhan sana, aku seperti melihat sosok wanita berkerudung hendak menyeberang jalan,” katanya.

Dia merasa aneh, di tengah malam, dan di jalan tol yang sepi, ada wanita sendirian di pinggir jalan. “Untungnya aku ingat pesan guru ngajiku, kalau mengalami kejadian aneh lebih baik berhenti dan istighfar. Maka, aku langsung menghentikan mobil di pinggir tol. Aku istighfar berkali-kali dan sosok misterius itu pun hilang,” tambahnya.

TEMPAT PERTAPAAN

Penampakan wanita berkerudung di Tol Cipularang KM 97 pernah pula dilihat oleh Fahrudin, warga Cilandak, Jakarta Selatan. Lelaki yang berprofesi sebagai sopir ini, setiap bulan Puasa, terutama seminggu jelang Lebaran, selalu kebanjiran job mengantar pembantu-pembantu yang mudik ke Bandung.

Kejadian pada bulan puasa tahun 2010 lalu. Dia mengantar delapan wanita pembantu. “Dalam perjalanan mereka selalu menasehati agar aku berhati-hati dan perbanyak Istighfar. Menurut mereka jalur itu angker. jalan Tol Cipularang itu dibuat dengan membabat hutan dan gunung. Kata mereka di salah satu kawasan hutan yang digusur itu terdapat sebuah tempat pertapaan, tempat mencari wangsit dan pesugihan,” tutur lelaki berpostur tinggi itu.

Memasuki KM 90, tiba-tiba dari belakang ada mobil yang menyalakan lampu dim berkali-kali. Fahrudin pun pindah ke jalur kiri. Tetapi, tak ada satu mobil pun yang melewatinya. Penasaran dia melihat ke belakang melalui kaca spion. Tiba-tiba Fahrudin dikejutkan oleh teriakan para penumpangnya.

“Aku melihat ke depan. Nggak ada apa-apa. Sepi. Tapi ketika aku menoleh ke belakang, aku lihat wajah mereka pucat, seperti orang yang ketakutan,” terangnya.

Mereka mengaku melihat seorang wanita berkerudung menyebarang jalan dengan langkah yang sangat cepat seperti terbang.

Lalu, siapa wanita berkerudung itu? “Kata mereka sih hantu itu jelmaan wanita korban tabrakan. Benar apa nggak, Wallahu’alam Bishawab!” katanya. “Makanya aku merasa aneh saja ketika muncul berita ada penampakan di mobil Saipul Jamil. Tapi, mudah-mudahan penampakan itu nggak benar,” paparnya.

ZONA TENGKORAK

Lokasi kecelakaan Saipul Jamil memang terkenal rawan kecelakaan. Ruas Tol Cipularang KM 97 itu dikenal sebagai zona tengkorak. Tapi, mengapa lokasi itu rawan kecelakaan?

“Biasanya, di jalan tol itu jarang belokan atau tikungan. Tapi di KM itu bukan hanya belokan melainkan juga turunan,” kata Kapolres Purwakarta Ajun Komisaris besar Polisi Bahtiar Ujang.

Menurut Bahtiar, lokasi yang sangat berbahaya itu akan berujung maut bila pengemudi mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi. Di lokasi itu, kata dia, batas batas maksimum kecepatan kendaraan mencapai 100 kilometer per jam.

BIAS SINAR

Sementara itu, Samsul, manajer yang juga kakak Saipul Jamil, tak mau ambil pusing pendapat masyarakat tentang foto penampakan wanita berkerudung di bagian tengah mobil bernomor polisi B 1843 UFU yang mengalami kecelakaan di Tol Cipularang.

“Fotonya kan memang beredar, yang katanya ada penampakan di mobilnya. Ya, biarin sajalah kalau pada mau manjangin ceritanya. Padahal, kalau diterusin ceritanya nanti jadinya malah kayak mistis. Seram banget,” ujar Samsul.

Meskipun banyak orang yang percaya kalau penampakan itu merupakan bayangan hantu, namun pakar telematika Roy Suryo membantahnya. Menurutnya foto yang dianalisis harus foto resolusi tinggi.

Menurut Roy, dalam foto Low-Res memang seolah-olah muncul bayangan hantu. Tetapi kalau dilihat jelas dalam foto Hi-Res, tampak sekali itu hanya refleksi. “Itu hanya refleksi atau bias sinar dari kaca film yang koyak di kaca depan kiri yang memantulkan jok kanan depan dan benda-benda lain sekitarnya,” terangnya.

Di tempat berbeda, Ketua Pengurus Besar Aljam`iyatul Washliyah (PB Al Washliyah), Drs.H. Masyhuril Khamis SH, mengingatkan umat Islam menyikapi hal itu dengan dasar keimanan. Jangan mudah percaya apalagi sampai menjadi musyrik. Karena itu, pengendara kendaraan, khususnya yang muslim dianjurkan berdoa sebelum berangkat dan banyak istighfar di jalan. “Jangan percaya tahyul,” kata Masyhuril Khamis

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Keanehan Dalam Diriku Part 3

Satu kejadian yang sangat tidak bisa aku lupakan yaitu saat aku pingsan di mushola sekolahku. Sebelum pingsan aku melihat sesosok bayangan berjubah putih dan hitam menghampiriku. Pada akhirnya aku sempat tidak sadarkan diri selama tujuh hari. Aku sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi hanya beberapa waktu saja, karena dokter tidak mengetahui sakit apa yang ku derita. Saat kejadian itu, aku seakan tertidur dan dalam tidurku itu aku dibawa oleh dua orang berjubah yang aku lihat di mushola waktu itu. Aku seperti berjalan dalam satu pusat, seperti padang pasir dan aku hanya melihat sebuah jurang yang panjang tanpa pangkal dan ujung. Disitu aku bertemu dengan orang-orang yang sudah meninggal. Anehnya lagi aku bertemu dengan dua bayi kembar yang umurnya sekitar empat atau lima bulanan. Bayi itu sudah bisa berjalan dan tersenyum kepadaku, seolah memberi isyarat. Dan konon di saat aku tidak sadarkan diri (atau mungkin rohku pergi), orang-orang nungguin aku. Mereka panik karena aku minta yang aneh-aneh seperti ayam putih, bunga, kopi, bahkan akupun sempat makan padahal aku tidak merasakan apa-apa, tidak ngomong apa-apa. Akupun sempat dicarikan orang pintar (di daerah kami orang menyebutnya dukun) untuk menyembuhkan aku. Setelah kejadian itu berlalu, aku menjadi sering melihat penampakan-penampakan dan merasakan firasat atau mimpi yang aneh-aneh. Akupun sempat mengalami masa-masa yang sangat sulit yang akhirnya menimbulkan depresi yang menyakitkan. Aku sering menyayat-nyayat tanganku untuk mengurangi depresiku. Kejadian itu pada akhirnya membuat diriku merasa takut. Satu tahun berlangsung, waktu itu aku bekerja di salah satu koperasi di Jogjakarta. Aku tinggal di asrama dengan suasana yang sepi, jauh dari keramaian, tepatnya di perumahan dekat dengan rumah salah satu vokalis terkenal yaitu Duta "Sheila on 7". Disana aku berkenalan dengan sesosok tinggi hitam. Waktu itu dia menangis disamping aku dan mengatakan bahwa di tempat (asrama) ini sekarang panas. Aku bertanya padanya, "Kenapa kok panas?". Ia menjawab, "Disini tidak lagi ada yang membaca Al Quran, tidak ada yang ngaji, membaca surah yaasin", padahal apa yang aku lihat dulu di asramaku yang punya adalah seorang haji yang rajin beribadah. Setelah kejadian itu aku cerita pada atasanku. Mungkin sedikit aneh kedengaran untuknya, tapi pada akhirnya merekapun percaya. Walaupun ada yang bilang bahwa aku gila. Sebelum kejadian itu, akupun pernah mengalami kecelakaan. Waktu itu aku punya firasat dan ada yang berbisik bahwa aku harus sholat dulu sebelum pulang, dan ada yang bilang badan aku bakal sakit. Entah apa yang ada di pikiranku, aku tidak menanggapi semua itu dan pada akhirnya aku mengalami kecelakaan yang mengakibatkan aku terkena kanker otak sampai sekarang. Dari kejadian itu, kemampuanku melihat makluk astralpun sedikit demi sedikit berkurang. Itulah cerita pengalamanku, sebenarnya masih banyak yang belum aku ceritakan. Semoga lain waktu aku bisa mendapat kesempatan berbagi cerita lagi. Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...