Sabtu, 01 September 2012

Sinopsis Film Horor : The Amityville Horror




Sejauh ini, The mityville merupakan film horor terseram yang di ambil dari sebuah kisah nyata. Bermula dari seorang pemuda yang rentan terhadap penyalah gunaan narkoba Ronald deFeo jr (alias “Buth”) yang membantai seluruh anggota keluarganya pada suatu malam 14 November 1974  dengan mengunakan senjata api, disaat anggota keluarganya tertidur, pertama ia menembaki ayah dan ibunya yang sedang tidur di kamar mereka, diteruskan dengan membunuh saudaranya yang lebih muda. Menurut polisi, deFeo membunuh seluruh anggota keluarganya untuk mendapatkan sejumlah uang, tetapi banyak isu-isu yang berdar bahwa Defeo melakukan pembunuhan keji itu dikarenakan dia mendengar bisikan-bisikan gaib dari arwah yang ada di rumah tersebut.
Beberapa tahun kejadian setelah kejadian tersebut rumah yang menjadi peristiwa pembantaian keluarga itu didiami oleh keluarga Lutz. Mereka menemukan sebuah ruangan rahasia yang diyakini menyimpan sebuah misteri dari kejadian pembunuhan keluarga DeFeo dan tak lama setelah itu keluarga Fatz melarikan diri dari rumah tersebut tanpa alasan yang tak jelas.


Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Kamis, 30 Agustus 2012

Sinopsis Film Horor : The Entity



Film ini mengambil cerita dari seorang ibu rumah tangga bernama Dorris Bither yang tinggal bersama putra remaja dan kedua putrinya. Ia sering sekali mengalami kejadian seperti halusinasi dan gangguan fisik. Brian Harris, putra remaja Bither mengatakan sering mendengar ibunya ditampar, dipukuli hingga dilempar didalam kamar, ia juga pernah melihat luka memar pada paha ibunya, yang menurut Bither karena malam sebelumnya ia diperkosa oleh setan.
Film ini terinpirasi oleh seorang ibu, Carmen Reed, yang diwawancarai CNN tentang cerita seram yang dialaminya.  Bermula pada 1980 saat Reed beserta keluarganya menempati sebuah rumah kolonial  lama di Southington, Connecticut, agar dekat dengan rumah sakit dimana dia dan anak 13 tahunnya itu menerima pengobatan kanker. Segera setelah itu, dua keponakannya bergabung dengan mereka di rumah yang mereka tau pernah menjadi rumah duka. Tidak lama sebelum anaknya yang mulai bercerita tentang suara-suara yang didengarnya, termasuk salah satu “pria jangkung, kurus dengan panjang rambut hitam pekat” yang sering dilihatnya setiap malam.
Pernah ia juga membawa anaknya ke psikiater dan mendapati anaknya semakin gelap dan gelap pada setiap harinya. Hingga akhirnya dia membawa anaknya ke rumah sakit jiwa


Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Sinopsis Film Horor : The Exorcism Of Emily Rose

Horror kisah nyata The Exorcism
The Exorcism Of Emily Rose merupakan salah satu film horor yang terbilang sangat sukses dari sisi penjualannya. Film ini terpengaruh dari kisah seorang gadis remaja Annelise Michel, yang sebelumnya adalah gadis remaja biasa. Kejadian aneh dimulai ketika usianya 17 tahun pada 1968 ia kejang-kejang dan mengalami serangan epilepsi pertamanya pada 1969,  pada saat itulah Annelise mulai berhalusinasi tentang setan ketika ia sedang berdoa. Pada tahun 1975, dia  ditetapkan menderita depresi dan hingga sering sekali melukai dirinya sendiri sampai beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri.

Seseorang yang pertama mendiagnosis bahwa Annelisse mengalami kerasukan adalah seorang perempuan tua yang menemaninya saat ia berziarah. Dia melihat Anneliese berjalan menghindar melewati gambar tertentu dari Yesus, dan ketika ia menolak untuk minum air yang berasal dari mata air suci. Kemudian seorang pengusir setan dari kota terdekat memeriksa Anneliese dan menyimpulkan bahwa ia dirasuki. Setelah pengobatan medis yang selalu gagal, akhirnya ritual eksorsisme dipilih yang dilakukan oleh seorang Uskup. Pada saat itu Annelise mulai melukai dirinya sendiri dan menolak untuk makan.
Anneliese melakukan sejumlah tindakan yang sangat aneh. Ia menjilat urinnya sendiri dari lantai. Dia memakan lalat, laba-laba, dan batubara. Dia menggigit kepala burung mati. Annelise pernah merangkak di bawah meja dan menggonggong seperti anjing selama dua hari. Ia sering mendengar teriakan melalui dinding selama berjam-jam. Merobek pakaian dan kencing di lantai. hingga mengakibatkan tubuh dan wajahnya terlihat mengerikan, orang di sekitarnya hampir tidak mengenalinya. Annelise meninggal pada tahun 1 juni 1976 yang diakibatkan karena dehidrasi dan malnutrisi, dan hampir selama satu tahun menderita semi kelaparan ketika ritual exorcism dilakukan.

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Kau Akan Mati Terpotong Tiga Belas





Okta mencoba mengingat-ingat mimpinya, namun tak bisa. Pandangan matanya yang istimewa membawanya melihat sosok di atas gedung apartemen di seberang. Sosok itu melayang di atas pagar besi pengaman yang berkarat. Dan ia… ia merasa tengah diamati oleh sosok itu melalui teropong. Okta ingin memfokuskan penglihatannya, hanya saja hujan mulai turun… satu butir, dua butir, tiga butir, kemudian seratus butir dan semakin menderas tak terhitung. Padahal cuaca sedang cerah. Ini bukan hujan yang wajar! gumamnya… 

Dan… tiba-tiba ruangan kamar menjadi gelap…

* * *

Serangkaian kasus pembunuhan dengan modus dan jejak tertinggal yang sama: mayat termutilasi menjadi 13 bagian! Detektif paling bodoh pun akan merangkum analisa yang sama: ya, ini pembunuhan berantai. 

Penemuan tulang-belulang di sebuah gudang tua tahun 2006 menjadi awal penyelidikan Inspektur Brata atas kasus orang hilang. Beberapa bukti dan fakta mengarah kepada sosok Anjaswara, si penyiar radio Supernova. Namun Okta tidak memercayainya. Sebagai sahabat Anjas, Okta yang memiliki kemampuan telekinesis dan kemampuan meramal masa depan, mencoba menyelamatkannya. 

Namun, semua skenario sudah dibuat oleh sang penjagal yang mengarahkan semuanya ke satu titik. Akankah Anjas berhasil lolos dari jerat sang penjagal?
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Aku Mati Memeluk Boneka





“… Temani aku malam ini. Jika tidak mau, kirim pesan ini ke tujuh nomor lain …”


Sebuah teror sms dilakukan oleh arwah penasaran gadis pembawa boneka. Satu per satu dari mahasiswa universitas terkenal di Malang mati secara tragis. Peristiwa terjadi pada acara diklat UKM di hutan Coban Talun. Kabar ini tersiar ke media massa yang segera mem-blow-up berita. Wildan, yang menjadi ketua panitia, dan beberapa orang anggota panita shock atas kejadian ini.

Untuk menguak kebenaran dan latar belakang di balik peristiwa ini, Wildan, Mitha, Gustian, dan beberapa orang yang selamat menyelidikinya. Dan mereka menemukan sebuah kenyataan yang kejanggalan…

Berhasilkah Wildan, Mitha, Gustian, dkk. menguak kebenarannya dan selamat dari incaran gadis pembawa boneka yang membunuh dengan kejam?


Baca saja di buku ini: Aku Mati Memeluk Boneka, karya Lubis Grafura. 

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Hantu Wanita Kecelakaan


Cerpen Horor - Kesukaan kami menonton film di bioskop sudah tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Hal itu sudah mendarah daging, sama seperti kau memiliki suatu hobi - tidak bisa dinilai menggunakan apapun. Hampir tiap malam minggu, aku tidak pernah melewatkannya tanpa pergi ke bioskop menonton film-film terbaru. Tentunya bersama Katty, teman hidup yang sudah menemaniku selama bertahun-tahun. Tapi, hidup terlampau cepat. Waktu bertahun-tahun itu tak terasa telah berlalu, menyisakan kenangan demi kenangan.

ilustrasi kecelakaan mobil dan hantu wanita

Seperti malam musim panas yang gelap ini. Kami telah menemukan diri kami berada di mobil tua kami. Aku dan Katty mengulas film yang baru saja kami tonton.

"Oh, tidak tidak, itu bukan gayaku, Chucky. Aku pikir akting para pemainnya memang baik, tapi kisahnya sendiri tidak menarik buatku terlalu datar," kata Katty.

Tentu saja, aku tidak setuju dengan pernyataannya. Bagaimana mungkin ia bisa mengatakan alur film itu tidak begitu bagus? Pasti ia sedang melantur saat menontonnya. "Aku tidak sependapat denganmu. Kupikir semuanya baik-baik saja. Tidak ada cela di film tersebut."

Kami terlibat adu argumen. Namun, baik aku atau Katty, sama-sama tak tersinggung akan hal ini. Aku menginjak rem dengan sangat mendadak. Tubuh Katty maju-mundur dengan sangat keras.

"Ada apa kau ini?" sembur Katty kepadaku. Namun, aku tak peduli. Aku segera keluar dari mobil. Seorang wanita, berada tak jauh dari mobil kami, datang dengan terhuyung-huyung.

Wanita itu tampak terluka parah. Ia menangis. Kepada kami, wanita itu mengatakan kalau mereka mengalami kecelakaan yang sangat mengerikan. Dan anaknya yang masih bayi kini tengah terjebak di dalam mobil. Aku meminta wanita itu untuk tinggal dengan Katty. Sementara, aku akan pergi menyelamatkan bayinya. Wanita itu mengangguk. Aku begitu terkejut melihat mobil yang dikendarai wanita itu telah ringsek parah. Tapi, aku terus maju, karena aku mendengar suara tangis bayi malang yang terjebak di dalam sana. Sungguh lega aku mengetahui si bayi masih hidup. Aku membebaskan bayi malang itu dari dalam mobil.

Saat mengangkat bayi itu, aku melihat sekilas beberapa mayat di jok pengemudi dan penumpang. Setelah mendapatkan bayi itu, aku kembali ke tempat istriku dan wanita itu menunggu. Tapi, dari kejauhan kuperhatikan bahwa istriku sendirian.

"Di mana wanita itu?" tanyaku setelah sampai.

"Ia kembali ke mobil untuk membantumu," jawab Katty, sekaligus lega mengetahui bahwa bayi itu masih hidup.

Aku memberikan bayi itu kepada istriku. Kemudian kembali ke tkp untuk mencari wanita itu. Sesampainya di sana, aku memanggil-manggil wanita itu tapi tak ada jawaban. Aku berjalan ke arah depan mobil yang kacanya telah rusak. Secara jelas, aku melihat beberapa mayat yang telah mati tadi.

Ketika mataku menumbuk ke wajah mayat seorang wanita, bulu kudukku merinding. Bukankah wanita itu yang tadi meminta tolong kepada kami? Aku segera berlari ke mobilku. Kemudian, mengajak istriku beserta bayi pergi dari tempat tersebut. [CJ]

Sumber

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Selasa, 28 Agustus 2012

Hanako; Si "Penghuni" Toilet Sekolah Jepang


Cerpen Horor - Di kalangan anak-anak sekolah di Jepang populer hantu Jepang bernama Toire no Hanako (Hanako Si Penghuni Toilet). Kepopuleran hantu ini seringkali diangkat ke manga, anime, dan film. Tiap kali membicarakan tentang toilet angker, pikiran orang Jepang segera mengarah pada hantu Hanako. Nah, sebenarnya siapa sih hantu Hanako ini?

ilustrasi toire no hanako keluar dari lubang toilet

Hantu yang telah jadi urban legend ini bermula muncul tahun 1950-an, di mana saat itu sedang heboh-heboh penampakan seorang bocah perempuan di toilet sekolah. Bocah perempuan ini mengenakan rok merah, rambutnya dipotong nge-bob pendek. dan biasa muncul di kamar mandi sekolah-sekolah setingkat SD di Jepang.

Urban legend mengatakan, bahwa saat itu ada seorang anak kecil yang tengah bersembunyi di toilet sekolah dari kejaran ibunya yang gila, namun malang ia berhasil ditemukan dan dibunuh oleh sang ibu. Versi lainnya menyebutkan bahwa Hanako adalah anak kecil yang tewas karena serangan udara Perang Dunia II, saat ia sedang bermain petak umpet bersama temannya dan bersembunyi di toilet.

Setiap anak sekolah punya versi cerita Hanakonya masing-masing. Kehebohan hantu Hanako ini kembali terjadi pada tahun 1980 di mana hantu Hanako itu muncul tidak lagi di sekolah SD tetapi juga di SMP maupun SMA. Biasanya Hanako juga menampakkan diri di toilet perempuan. Kalaupun dia bisa terlihat oleh anak laki-laki, kemungkinan toilet yang disemayami Hanako adalah toilet unisex.

Tidak seperti kebanyakan hantu yang menampakan dirinya di malam hari, Hanako biasanya muncul di siang hari saat jam sekolah. Keberadaan Hanako yang sering dijadikan ajang uji nyali bagi anak-anak SD di Jepang. Untuk 'memangggilnya', setiap anak yang masuk ke dalam toilet harus memanggil nama 'Hanako'. Jika si hantu merespon, maka ia akan menjawab "Ya, aku ada di sini". Kalaupun tidak menjawab, biasanya akan menampakan diri dengan sosok anak perempuan memakai rok merah dan rambut bob berponi. Namun ada juga beberapa anak sekolah yang suka membully temannya dengan mengunci di toilet agar si teman panik ketakutan bertemu dengan Hanako. Ada yang mengatakan hantu Hanako baru akan muncul jika seseorang yang 'akan melihat'nya tengah dirundung ketakutan-ketakutan. Takut akan kegelapan kamar mandi, kematian, hingga takut menstruasi, yang menjadi momok anak-anak ABG.

Keberadaan Hanako sama sekali tidak membahayakan jiwa dan tidak suka meneror dengan rasa dendam. Ia hanya makhluk halus yang hanya sekedar muncul untuk menunjukan eksistensinya dan menjadi 'maskot' hantu masa kini yang ditakuti anak-anak. Orang yang melihatnya, paling hanya akan lari terbirit-birit dan Hanako tidak akan mengejar. Tidak ada cara khusus untuk menangkal Hanako. Bahkan ada yang menyebutkan jika hantu Hanako pada aslinya adalah sosok yang baik bahkan mau menolong siapa saja yang tengah dalam masalah dan disebut-sebut kerap membawa keberuntungan.

Sumber

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Kebakaran Aneh Setiap 20 Tahun


Cerpen Horor - Aku pindah ke sekolah baru, setelah kepindahanku ke Yogyakarta. Hari ini pertama kali aku masuk sekolah dan aku senang karena beberapa orang sudah mau berteman denganku. Waktu itu, pelajaran olahraga dan tanpa sengaja aku melihat langit-langit dan memperhatikan ada tanda hitam di sana. Aku pun bertanya pada Chucky, seandainya ia tahu, mengapa tanda itu ada di sana.


ilustrasi kebakaran aneh di sekolah setiap 20 tahun


"Apakah itu bekas kebakaran?" tanyaku.

Chucky melihat ke atas langit-langit dan menerangkan kepadaku. "Ya, beberapa kali tempat ini memang pernah kebakaran."

"Beberapa kali?" tanyaku penasaran, "Apa maksudmu beberapa kali?"

"Yeah, menurut cerita, tempat ini selalu kebakaran setiap dua puluh tahun sekali."

"Apa penyebabnya?"

Chucky mengedikkan bahu. "Entahlah... tapi, seharusnya tempat ini terbakar setelah kita lulus saja."

Aku tertawa. Lelucon yang ditimbulkan akibat ketidakpuasan terhadap banyak hal di sekolah ini tampaknya. Namun, sejurus kemudian aku berhenti tertawa ketika mendengarkan Chucky bercerita tentang kebakaran terakhir yang terjadi sebelum aku pindah ke sekolah ini.

"Tahukah kau saat kebakaran yang terjadi terakhir sebelum kau pindah ke sini?" tanyanya sedikit berbisik.

Aku menggeleng. "Apa itu?"

"Kebakaran itu menimbulkan korban jiwa. Seorang bocah perempuan mati terpanggang di kamar mandi gedung ini. Beberapa desas-desus menyebutkan, kau akan mendengar jeritannya jika ke kamar mandi dan mematikan lampunya."

Aku terperanjat. "Benarkah?"

"Kau mau mencobanya?"

Rasa penasaran segera menjalari tubuhku. Secara spontan aku mengangguk. Chucky membelalakkan matanya.

"Ah, yang bener?" Ia memandangi tubuhku yang kurus kering. Lalu, ia memanggil teman-teman yang lain. "Hai, pengumuman." Teman-teman yang lain segera mengerubungi Chucky.

"Bocah baru ini mau menjajal kamar mandi kita. Tampaknya, ia kelebihan nyali untuk masuk ke dalamnya. Mari kita lihat nyalinya," Chucky berteriak.

Mereka mengantarkan aku ke kamar mandi gedung ini yang dimaksud. Aku masuk ke dalam kamar mandi dan lampu segera dimatikan oleh teman-temanku yang berada di luar. Tak ada kejadian apapun. Semua tampak biasa. Setelah beberapa menit, lampu dinyalakan kembali dan pintu dibuka. Chucky dan teman-teman yang lain bertanya kepadaku apa yang terjadi selama aku di dalam sana.

"Tidak ada apa-apa. Mungkin hantu gadis itu malu terhadapku. Hehehe..." aku mencoba ngebanyol tapi garing.

Ya sudah, mereka bersama-samaku kembali ke lapangan. Saat berjalan, aku sesekali menoleh ke arah kamar mandi itu. Begitu terkejutnya aku saat yang kudapati ada sosok bayangan hitam setinggi bocah sekolah ini dengan mata merah dan senyuman menghadap ke arahku. Sosok itu juga melambaikan tangannya kepadaku. Sontak aku menjerit ketakutan dan terjatuh.

"Hei, hei, apa yang terjadi?" tanya Chucky kepadaku. Yang lain berdiri tidak jauh dariku.

"Gadis itu... gadis itu... ada di sana!" tunjukku. Yang lain melihat arah yang kutunjuk. Mereka tak melihat apapun. Ketika kulihat lagi, sosok itu sudah tidak ada lagi. Bayangan nyata atau halusinasiku? [CJ]

Sumber

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Minggu, 26 Agustus 2012

Absen Nomor 13


Derap langkah seorang gadis memecah keheningan malam itu. Seakan tak mempedulikan hujan yang dari tadi mengguyurnya, gadis itu terus berlari seakan dikejar-kejar oleh setan. Tetapi yang namanya manusia pasti mempunyai batas, begitu pula dengan gadis itu yang sepertinya mulai kehabisan napas. Ia berhenti sejenak di bawah pohon untuk mengatur napasnya yang memburu. Sayangnya tidak lama kemudian, muncul segerombol orang yang ternyata mengejarnya dari tadi. Ketika sampai, orang-orang tersebut justru memukuli si gadis. Bukan hanya dipukuli, tetapi juga ditampar, ditendang, bahkan dilecehkan. Akhirnya gadis itu tidak sanggup lagi, ia memejamkan matanya pasrah dan meregang nyawa.

Beberapa tahun kemudian.........
Jam pertama di kelas IX-I SMP N 1 Bimasakti di awali oleh perkenalan seorang siswi baru. Pak Beno, guru mata pelajaran pertama mempersilahkan siswi barunya itu untuk memperkenalkan dirinya.
“Selamat pagi semua!!” Sapa siswi baru itu.
“Pagi!!!” Balas semua anak yang ada di kelas IX-I.
“Perkenalkan, nama saya Lena, saya pindahan dari SMP N 2 Tunas Emas, semoga kita dapat berteman baik,” Katanya sambil tersenyum ramah.
“Baiklah, Lena, kau boleh duduk di bangkumu sekarang,” Kata Pak Beno, mempersilahkannya untuk duduk. Lena pun duduk di salah satu bangku yang belum terisi. Lalu Pak Beno mulai mengabsen mereka. Ketika Pak Beno mulai membuka absent, anak-anak di kelas mulai gelisah, seperti ada sesuatu yang membuat mereka cemas.
“Alfin!” Pak Beno mulai memanggil nama muridnya satu persatu.
“Hadir!”
“Anas!!”
“Hadir, Pak!” Pak Beno terus memanggil, sampai akhirnya di urutan yang ke-13, entah kenapa seisi kelas langsung menegang. Mereka semua menunggu nama anak yang akan dipanggil oleh Pak Beno selanjutnya.
“Lena!!!”
“Hadir, Pak!!” Balas Lena. Tetapi tiba-tiba, seisi kelas langsung menatap gadis itu dengan tatapan ngeri. Lena mengernyitkan dahinya bingung. Linda dan Samuel yang duduk di dekatnya langsung menggeser bangku dan meja mereka jauh-jauh dari Lena. Lena menatap teman-temannya dengan tatapan tidak mengerti. Kenapa sih dengan mereka?? Batinnya.

Saat jam istirahat, Lena yang sedang berjalan-jalan di koridor kelas, tiba-tiba menginjak sebuah kulit pisang lalu terpeleset dan terjatuh. Bukannya menolong, teman-teman Lena malah mengerumuninya dan menatapnya dengan pandangan ngeri. Lena buru-buru bangkit dan langsung pergi dari tempat itu.
Jam ketiga adalah jam olahraga, dan materi olahraga mereka kali ini voli. Entah sudah berapa kali tadi wajah Lena terkena lemparan bola. Bahkan saat bertanding, salah seorang teman Lena men-smash bola dan tepat menganai wajah Lena. Hidung Lena mengeluarkan darah dan dia pingsan.

Lena tersadar di ruang UKS. Ia melihat seorang perawat yang kebetulan berada di ruangan itu. “Mbak...,” Panggilnya pelan. Perawat itu mendengar suara Lena dan langsung menoleh ke tempat sumber suara.
“Eh... Adek sudah sadar!” Ucap perawat itu girang. Ia bangkit dari tempat duduknya dan membawakan Lena nampan berisi semangkuk bubur dan segelas air putih. “Makan dulu ya,” Kata perawat itu sambil meletakkan nampannya di meja sebelah tempat tidur Lena.
“Ah, iya, terima kasih...,” Balas Lena, sambil berusaha tersenyum.
“Adek tadi pingsan, untung beberapa teman adek langsung cepat melaporkannya,” Cerita perawat itu. Lena teringat kejadian saat bermain voli tadi. Iya, dia memang pingsan, tetapi bukan karena terkena smash, melainkan karena sesuatu yang lain. Sesuatu yang bahkan mungkin teman-temannya tidak tahu. Saat jam pertama tadi, ketika pelajaran sudah dimulai, ia selalu merasa ada orang yang mengamatinya dibelakang, tetapi ketika ia berbalik, tidak ada siapa-siapa, jelas saja tidak ada, diakan duduk di deretan terakhir. Lalu saat makan siang di kantin, ia memesan semangkuk bakso, tetapi ketika ia mau makan, bakso itu berubah menjadi 4 bola mata, bahkan mienya berubah menjadi cacing kalung yang besar-besar. Lalu saat di ruang ganti, ketika ia membuka lokernya, ia menemukan mayat didalam lokernya itu, ia berteriak histeris, tetapi karena tidak ada orang, jadi tidak ada yang mendengar teriakannya. Saat sedang lari pemanasan, ia tersandung sesuatu dan ketika dilihatnya ternyata ada sebuah tangan yang tadi memegang pergelangan kakinya. Dan masih banyak lagi keanehan-keanehan lainnya. Mungkin itulah yang membuatnya sedikit stress, karena terlalu banyak berpikir akhirnya ia kecapekan sendiri dan jatuh pingsan karena ditambah smash bola voli yang cukup kuat.
“Adek,” Panggil perawat itu lagi, membuyarkan lamunan Lena.
“Eh, ya.. ad, ada apa mbak?” Lena gelagapan.
“Enggak baik lho ngelamun siang-siang, nanti kesambet!” Perawat itu menakuti-nakuti Lena. Lena hanya merespon dengan tawa kecil. Tetapi tidak lama tawanya itu menghilang, wajahnya menjadi murung dan terlihat cemas.
“Maaf mbak ada yang ingin saya tanyakan,” Kata Lena. “Kenapa rasanya saya hari ini sial terus ya? Bahkan terkadang, sayang melihat hal yang aneh-aneh.” Wajah perawat itu seketika memucat, tubuhnya sedikit gemetaran.
“Hal yang aneh-aneh? Seperti apa contohnya?” Tanya perawat itu, ia mulai ketakutan.
“Waktu istirahat, saya memesan bakso di kantin, tetapi ketika saya mau makan, bakso itu berubah menjadi 4 buah bola mata, waktu saya hendak mengganti baju di ruang ganti, saya melihat mayat di loker saya, dan terakhir ketika pemanasan, pergelangan kaki saya dipegang oleh tangan aneh sampai saya terjatuh,” Kata Lena. Perawat itu terlihat gelisah, rasanya ia ingin keluar dari ruang UKS cepat-cepat, tetapi niat itu di urungkannya karena ia tak tega melihat kondisi Lena yang menyedihkan. Apa sebaiknya kuceritakan? Batin perawat itu. Namun akhirnya ia putuskan untuk menceritakannya, tragedi yang terjadi di SMP N 1 Bimasakti 13 tahun yang lalu.
“Adek ingin tahu kenapa hari ini adek selalu sial?” kata perawat itu. Lena menjawab dengan anggukan cepat. “13 tahun yang lalu, terjadi tragedi yang cukup mengenaskan di SMP N 1 Bimasakti ini, saat itu ada seorang gadis yang sangat tidak beruntung, ia selalu menjadi bahan tertawaan dan ejekan dari teman-temannya, lalu saat ulang tahunnya yang ke-13, teman-temannya mengerjainya habis-habisan sehari penuh, entah itu dilempari mercon, tepung, telur busuk, dikunci dalam kamar mandi, ditukar makan siangnya, atau pun di tuduh melakukan suatu kejahatan, namun rupanya teman-teman gadis itu sudah kelewatan, mereka memfitnah gadis itu mencuri uang kakak kelas mereka, karena marah, kakak kelasnya itu pun menghajarnya habis-habisan, tetapi gadis itu berhasil melarikan diri, sayangnya tidak berapa lama kemudian, ia tertangkap lagi dan akhirnya ia meregang nyawa karena disiksa lebih parah. Tidak tahu harus berbuat apa, kakak kelas beserta teman-temannya memutuskan untuk mengubur jenazah gadis itu, dan sampai sekarang, jasadnya belum ditemukan.” Perawat itu mengambil jeda sebentar lalu melanjutkan kembali. “Sebelum mati, gadis itu bersumpah untuk membunuh setiap orang yang mendapat absen nomor 13, kenapa begitu? Itu karena penyebab teman-temannya selalu mengejek dan mengerjainya adalah karena mereka percaya bahwa angka 13 membawa sial, jadi mereka ingin membuktikan hal tersebut dengan cara mengucilkan, mengejek, dan menyiksa orang yang mendapat absen nomor 13 di kelas mereka, dan si gadis itu kebetulan mendapat nomor absen yang ke-13.”
JDAARRR!!! Tiba-tiba kilat menyambar dan mengagetkan Lena juga perawat itu. Langit yang tadinya cerah telah berubah menjadi mendung, dan tidak lama kemudian hujan pun turun. Lampu di ruang UKS tiba-tiba mati. Lena dan perawat itu ketakutan. Samar-samar mereka mendengar suara rintihan seseorang. “Tolong... tolong....” Suara itu makin terdengar jelas, dan tiba-tiba dari bawah ranjang Lena muncul sesosok mahluk, perawat yang tadi duduk di sebelah Lena langsung menjauh dan menjerit ketakutan. Mahluk itu berlumurah darah dan wajahnya tidak terlalu jelas karena lusak, kulit-kulitnya dipenuhi koreng dan luka-luka yang sudah membusuk. Bau tak sedap pun tercium dari mahluk itu.
“Tolong....,” Mahluk itu berbalik ke tempat Lena berbaring. Lena refelks bangkit, ia berdiri di atas ranjangnya melempari mahluk itu dengan benda-benda yang ada disekitarnya.
“Hentikan! Hentikan! Jangan bunuh aku!! Aku belum ingin mati!!!” Lena histeris, ia loncat dari sisi lain ranjang dan berlari ke tempat si perawat. Mahluk itu tidak mengejar, ia memandang Lena dari tempatnya berdiri, perlahan-lahan setetes darah jatuh di atas lantai, mahluk itu menangis darah. “Tolonglah aku.... kuburkanlah jasadku dengan layak....,” Setelah berkata seperti itu, mahluk itu raib. Lampu yang tadi mati hidup kembali, tetapi Lena dan perawat itu masih gemetar ketakutan. Wangi anyer dan amis darah masih membekas di ruangan itu, bahkan tetesan darah mahluk tadi masih ada di lantai. Perawat itu akhirnya memberanikan diri untuk bergerak kembali, ia mengambil pel untuk membersihkan lantai UKS yang kotor. Lena pun ikut memberanikan dirinya juga, ia berniat untuk membantu si perawat, tetapi ketika hendak mengelap lantai yang berbecak darah tadi, ia melihat rangkain tulisan yang berasal dari bercak darah itu, “U... K...S..,” Lena mengejanya. Tiba-tiba terpampang jawaban di kepalanya.
“Mbak! Saya tahu dimana jasad gadis itu!” Serunya gembira. Perawat itu bengong untuk sesaat, tetapi kemudian ia terlihat gembira juga.
“Benarkah? Dimana??” Tanyanya.
“DI UKS!!!” Jawab Lena. “13 tahun yang lalu disekolah ini belum ada UKS kan??” Perawat itu diam sebentar untuk berpikir, lalu beberapa saat kemudian ia menggeleng. “Belum ada!! Mungkin memang dikubur di bawah ruang UKS!” Lalu keduanya saling bersorak gembira.

Keesokan harinya, Lena dan perawat di UKS itu meminta tolong kepada kepala sekolah untuk mengirim tim penyelidik. Dan siangnya tim penyelidik yang mereka panggil itu menggali di sekitar mahluk itu muncul. Akhirnya setelah lama menggali, mereka menemukan tulang-belulang yang cukup besar yang diduga itu adalah tulang badan gadis yang tewas 13 tahun lalu itu. Bahkan mereka menemukan tengkorak kepalanya dan beberapa benda seperti jam tangan dan kalung milik gadis itu. Setelah semuanya dikebumikan dengan layak, Lena melihat samar-samar bayangan yang melambaikan tangan padanya dan mengucapkan “terima kasih”. Lena tersenyum bahagia dan membalas melambaikan tangan juga. Dan bayangan itu menghilang..... untuk selamanya............

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Hantu Nenek yang Gantung Diri


Saya tinggal di salah satu desa di wilayah Jawa Tengah. Di daerah tempat tinggal saya ada cerita yang diceritakan dari mulut ke mulut tentang seorang nenek, yaitu suwargi (almarhumah) Mbah Parto yang gantung diri dan sampai saat ini arwahnya gentayangan dan sering mengganggu warga.

Sekitar tahun 1970-an, seorang wanita, yaitu Mbah Parto ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Konon karena putus asa tak mampu memiliki keturunan dan ditinggalkan suaminya, wanita tersebut memilih untuk mengakhiri hidupnya. Sejak hari itu, warga di desaku sering diganggu oleh penampakan seorang wanita tua yang menyerupai suwargi Mbah Parto. Beberapa peristiwa kesurupan terjadi berturut-turut akibat warga yang mencoba "membersihkan" rumah berikut areal kebun di sekitar bekas rumah suwargi Mbah Parto.

Warga pun sering melihat penampakannya, yaitu dengan wujud seorang wanita tua, berambut berantakan dengan mata melotot dan lidah menjulur. Seolah tak peduli waktu, setiap menjelang pukul 12 siang pun para buruh tembakau yang bekerja di "oven" di sebelah areal rumah Mbah Parto pun kena getahnya.

Suatu petang Ibu Y yang tinggal di kontrakan dekat bekas rumah suwargi Mbah Parto mengalami kesurupan. Wajah Ibu Y berubah menekuk, dengan mata melotot dan beliau tertawa terkikik khas nenek-nenek. Beliau pun segera dipanggilkan "orang pintar".

Setelah dirituali, Ibu Y berceloteh dengan suara yang berbeda, suara Ibu Y serak sedikit tersendat-sendat seperti orang dicekik, "Wegah lunga aku, salahe, ben, mati sisan yo ra popo bocah iki. Sapa wingi sing nyoba arep ngobong omahku? ngobrak-abrikmomahku?" (Saya tidak mau pergi, salah sendiri, biar, mati sekalian tidak apa-apa anak ini. Siapa yang kemarin mencoba membakar rumahku? Mengobrak-abrik rumahku?).

Orang pintar itu pun membaca beberapa ayat dan doa-doa. Menjelang tengah malam tiba-tiba Ibu Y berteriak kesakitan dan pingsan. Tak berapa lama, beliau bangun dan bertanya, "Iki dho ngopo? Thek aku dirubung wong akeh?" (Ini ada apa? Kok saya dikerumuni banyak orang?).

Semenjak kejadian itu, tidak ada seorang pun berani mencoba membersihkan kebun dan rumah suwargi Mbah Parto. Sesekali, para buruh tembakau masih melihat sesosok wanita tua dengan rambut berantakan, mata melotot dan lidah terjulur berdiri di areal rumah Mbah Parto... sampai saat ini...,

Sekian.
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...