Selasa, 04 September 2012

Digerayangi Roh Halus, Nenek Ini Panggil Pengusir Setan


Seorang nenek terpaksa memanggil pengusir setan karena dirinya digerayangi oleh semacam roh halus saat tidur.

Doris Birch mengaku, dirinya selalu diganggu oleh hantu yang tampak seperti gurita. Hantu itu pun menggerayangi Doris saat dirinya ingin tidur.

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1799222.jpg

"Hantu itu seperti gurita, ketika saya berbaring di tempat tidur, saya dapat merasakan sentuhan tangannya. Saya pun langsung menendang-nendang," ujar wanita berusia 73 tahun itu, seperti dikutip Daily Mail, Selasa (22/11/2011).

"Saya pun mencoba tidur tanpa selimut. Namun, hantu itu mulai menggetarkan tempat ranjang saya. Saya akhirnya membuang ranjang itu dan membeli ranjang baru, namun hantu itu tetap mengganggu saya," tambahnya.


Doris pun langsung mengunjungi seorang pendeta yang cukup paham akan makhluk halus. Setelah itu, Doris menyewa seorang pengusir hantu.

Sepasang suami istri pengusir hantu, Ray dan Beryl akhirnya datang untuk membantu Doris. Ray berencana untuk menarik hantu itu agar masuk ke dalam tubuhnya dan istrinya akan menangkapnya.

Bila Ray dan Beryl tak sanggup menolong Doris, Doris tampaknya harus mengunjungi Dewan Kota Canterbury untuk mendiskusikan masalahnya dan pindah ke apartemen lain.

http://fastcache.gawkerassets.com/assets/images/7/2011/11/a06550a051dda994205d04ab766a55ac.jpg


Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Surat Dari Tahun 2070 Yang Mengerikan


Aku baru berusia 50 tahun, tapi penampilanku seperti seseorang berumur 85 tahun.
Aku menderita gangguan ginjal serius, karena aku tidak minum cukup air.
Aku takut aku tidak punya banyak waktu lagi untuk hidup.
Aku adalah salah satu orang tertua di masyarakat ini.
Aku ingat ketika aku masih anak berumur 5 tahun.
Semuanya tampak berbeda.

Ada banyak pohon di taman, rumah dengan kebun yang indah,
dan aku bisa menikmati mandi selama setengah jam.
Saat ini kami menggunakan handuk dengan minyak mineral untuk membersihkan kulit kami.
Sebelumnya, wanita memiliki rambut yang indah.
Sekarang, kami harus mencukur kepala untuk menjaganya tetap bersih tanpa menggunakan air.
Lalu, ayahku dulu mencuci mobilnya dengan air yang keluar dari selang.
Sekarang, anakku tidak percaya bahwa air dapat digunakan dengan cara seperti itu.
Aku ingat bahwa dulu ada peringatan

HEMAT AIR
di poster-poster, radio dan TV, tapi tidak diperhatikan. Kami pikir air
akan selalu tersedia untuk selamanya.
Sekarang, semua sungai, danau, waduk dan lapisan air bawah tanah kering atau terkontaminasi.
Industri hampir berhenti dan pengangguran mencapai proporsi yang dramatis.
Desalinasi tanaman merupakan sumber utama tenaga kerja dan pekerja menerima sebagian dari gaji mereka dalam bentuk air minum.

Serangan bersenjata di jalanan untuk satu jerigen air sangat umum terjadi.
80% makanan adalah sintetik.
Sebelumnya, jumlah yang direkomendasikan untuk minum air untuk orang dewasa adalah 8 gelas per hari.
Saat ini, aku hanya diperbolehkan minum setengah gelas.
Kami sekarang harus mengenakan pakaian sekali pakai,
dan ini meningkatkan jumlah sampah.

Kami menggunakan septic tank sekarang, karena sistem pembuangan limbah tidak bekerja karena kurangnya air.
Tampilan luar dari populasi sungguh mengerikan: berkerut, tubuh kurus karena dehidrasi, penuh luka yang disebabkan oleh radiasi ultra violet yang sekarang lebih kuat tanpa perisai pelindung dari lapisan ozon.
Kanker kulit, infeksi gastrointestinal dan saluran urine adalah penyebab utama kematian.
Karena pengeringan yang berlebihan kulit orang-orang muda yang berusia 20 tahun terlihat seperti 40 tahun.

Ilmuwan menginvestigasi, tetapi tidak ada solusi untuk masalah ini.
Air tidak dapat diproduksi, oksigen juga terdegradasi akibat kurangnya pepohonan dan vegetasi, dan kapasitas intelektual generasi baru sangat terganggu.
Morfologi spermatozoa pada pria telah berubah banyak.
Akibatnya, bayi dilahirkan dengan defisiensi, mutasi dan kelainan bentuk fisik.
Pemerintah mengharuskan kami membayar udara yang kami hirup,
137 m3 per hari per orang dewasa.

Orang-orang yang tidak mampu membayar akan diusir dari "zona yang berventilasi", berupa paru-paru mekanik yang sangat besar dengan tenaga matahari.
Udara tidak berkualitas baik, tapi setidaknya orang bisa bernapas.
Di beberapa negara, di mana masih ada beberapa zona hijau dilintasi oleh sungai, tempat ini dijaga oleh tentara bersenjata berat.
Air menjadi harta yang sangat didambakan, lebih berharga daripada emas dan berlian.
Di mana aku tinggal, tidak ada pepohonan, karena jarang sekali hujan.
Ketika terjadi presipitasi, itu adalah hujan asam.

Musim telah terpengaruh oleh uji atom dan oleh kontaminasi dari polusi industri abad ke-20 .
Kami telah diperingatkan untuk menjaga lingkungan, tapi tak ada yang peduli.
Dia bertanya: Ayah! Mengapa tidak ada air?
Kemudian, aku merasakan ada yang mengganjal di tenggorokanku!
Aku tak bisa menahan rasa bersalah, karena
Aku termasuk pada generasi yang berkontribusi menyebabkan kerusakan lingkungan atau dengan seenaknya tidak memperhatikan semua tanda peringatan.

Sekarang anak-anak kami harus membayar harga yang sangat tinggi!
Aku sangat percaya bahwa dalam waktu yang singkat kehidupan di bumi tidak akan bertahan lagi, kerusakan alam saat ini mencapai tahap yang tidak dapat diubah.
Bagaimana aku ingin kembali dan membuat manusia mengerti …
Bahwa kita masih punya waktu untuk menyelamatkan Planet Bumi kita.

Artikel ini pernah diterbitkan dalam majalah de "Crónicas los Tiempos", pada bulan April 2002.
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Penampakan Sosok Raksasa di Pemakaman Kim Jong


Korea Utara (Korut) tampaknya memiliki pasukan yakni seorang pria tinggi 243 sentimeter. Pria itu berdiri di tengah-tengah pasukan Korut saat pemakaman Kim Jong Il.

Prajurit raksasa itu tampak berdiri di barisan belakang pasukan Korut. Foto tersebut merupakan hasil karya media Korut KCNA.




Beberapa pihak menilai, sosok raksasa itu adalah atlet basket Korut Ri Myung Hun, yang sering disebut dengan nama Michael Ri. Ri sempat bergabung dengan liga basket yang paling bergengsi di dunia, National Basket Association (NBA). Namun dirinya memutuskan untuk menetap di Korut. Ri juga sempat dinobatkan sebagai pria tertinggi di dunia. Demikian, seperti diberitakan Daily Mail, Sabtu (31/12/2011).

Beberapa pihak sempat mengklaim, rasa berkabung warga Korut palsu. Kantor Berita Jepang Kyodo, bahkan mengaku, memiliki foto prosesi pemakaman Kim yang serupa namun tidak sama dengan yang dirilis oleh KCNA.

Meski demikian, foto raksasa yang muncul di barisan pasukan Korut tampaknya tidak mengandung unsur rekayasa. Prajurit raksasa itu juga difoto dari berbagai sudut.

Identitas dari prajurit raksasa itu juga kian menjadi misteri. Banyak pihak yang saat ini mulai mempertanyakan identitas raksasa Korut itu.

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Berkemah Diganggu Hantu Korban Pembunuhan




Kegiatan camping biasanya menjadi acara yang ditunggu. Lain halnya dengan Almer. Acara ini menjadi kelabu, lantaran ia bertemu dengan banyak hantu yang gentayangan di waktu malam hari. Hantu-hantu yang diyakini sebagai korban pembunuhan.
Pada hari Sabtu dia bersama teman-teman di sekolahnya mengadakan kegiatan berkemping ke bumi perkemahan dekat pegunungan. Pada malam pertama, mereka merasa aman-aman saja karena tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya di sana.
Sesampainya di lokasi perkemahan, ternyata mereka mendengar cerita di sana pernah terjadi pembunuhan. Pada saat itu juga mereka sangat ketakutan. Tapi mau apalagi sudah jauh-jauh datang ke tempat yang memang asri itu. Hanya saja sepanjang malam di perkemahan mereka merasa tidak nyaman.
Pada keesokan harinya Almer dan kawan-kawannya berniat untuk pulang, tapi apa boleh buat waktu yang ditentukan oleh sekolah adalah 4 hari 3 malam. Berarti mereka harus menginap satu malam lagi di sana.
Pada malam hari kira-kira pukul 23.00 mereka mendapat tugas jaga malam, pada saat itu mereka sangat ketakutan sekali. Karena saking ketakutanya tidak tahu bahwa telah jauh dari kemah. Almer dan kelompoknya sangat kebingungan. Pada saat itu hampir saja menangis karena tidak tahu apa yang harus diperbuat.
Kira-kira pukul 23.30 mereka bertemu seorang anak muda dan pada saat itupun sangat senang. Barangkali orang itu dapat membantu untuk kembali ke kemah. Tapi pemuda itu malah mengajak ke suatu gubuk yang sangat menyeramkan.
Sepertinya gubuk itu tidak pernah dibersihkan. Tempat sepi itu mendadak berbau anyir yang menusuk hidung. Belum habis menerka bau apa kira-kira seanyir itu, mendadak pemuda yang mengantarnya itu berubah wujud menjadi pocongan.
Karuan Almer yang berempat dengan temannya itu ketakutan setengah. Rasanya hampir pingsan dibuatnya. Mereka serempak teriak sekeras-kerasnya tetapi entah mengapa sepertinya ada yang mengunci mulutnya.
Mereka melihat pocong itu ternyata tidak sendirian. Jumlahnya cukup banyak dan macam-macam wujudnya, seperti; kuntilanak, genderuwo, dan juga hantu-hantu yang lainnya semuanya berkumpul menatap ke arah Almer dan kawan-kawannya.
Begitu mereka dapat berteriak langsung berlari keluar gubuk. Mereka berlali sekuat mungkin untuk menjauhi gubuk misterius tersebut. Tetapi bayangan sosok-sosok menakutkan itu tetap saja mengikutinya.
Dan, akhirnya tanpa sadar waktupun sudah pagi dan tanpa disadari pula mereka sudah berada di bawah pohon yang sangat besar melebihi pohon-pohon lainnya. Lalu mereka menemukan guru dan teman-temannya yang semalaman mencarinya.
Malam itu merupakan malam terburuk selama hidup Almer. Sebelumnya ia tidak pernah membayangkan akan bertemu hantu yang sangat menyeramkan di bumi perkemahan itu. Sejak saat itu ia bertekad tidak akan pernah datang ke tempat yang seperti itu. “Cukup satu kali ini saja ketemu hantu !!,” ujarnya. (seperti dikisahkan Almer)
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Seram, Kuburan Massal di Dasar Kapel RS Jiwa

Tanpa sengaja, buruh gali menemukan kuburan massal yang berisi ratusan kerangka di bawah kapel bekas rumah sakit jiwa. Kuburan itu diperkirakan dari abad 19.

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1312242.jpg


Lokasi itu pertama kali ditemukan Desember 2010 namun berhasil dibongkar dengan tuntas baru-baru ini. Berlokasi di Melton, Woodbridge, Inggris, kuburan yang berada tepat di bawah bekas kapel Rumah Sakit St Audry itu dipercaya tempat peristirahatan terakhir para pasien.

“Ini sangat mengerikan dan tidak menghormati sama sekali. Orang-orang malang ini seharusnya dapat beristirahat dalam damai,” ujar Holles-Perkes, 69, penduduk lokal.

Rumah Sakit St Audry diperuntukkan untuk umum pada 1917 dan ditutup awal 1990an, serta dibangun kembali pada 1998. Perusahan pembangun, Hopkins Homes saat ini telah memanggil para arkeolog. Sekarang, kuburan tersebut masih ditutup dengan plastik.

“Saya akan memeriksa lokasi dan memastikan kuburan tersebut diperlakukan dengan hormat,” kata Michael Hatchett dari Gereja St. Andrew, Melton, Inggris.

Alasan pasti kenapa potongan tengkorak tersebut berkumpul di lokasi, belum diketahui. Namun, muncul spekulasi bahwa beberapa dokter memanfaatkan tubuh pasien yang mati untuk kepentingan pribadi.


Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Dicekik Hantu Dikira Sakit Asma




Pengalaman unik ini dialami Rohma ketika ia sedang pergi ke sepupunya di sebuah rumah singgah di Surabaya. Cerita yang benar-benar dialami sekitar tahun 2001 ini waktu ia tengah beristirahat di kamar. Antara keadaan tidur dan tidak ia mengalami kejadian aneh yang baru pertama kalinya ini.
Ceritanya, Rohma tidur bertiga sama sepupu. Ketika sedang tidur kira-kira pukul 11.00 tiba-tiba dalam keadaan sadar dan tidak, ada sosok makhluk yang sangat menyeramkan tiba-tiba mencekik lehernya. Ia sudah berusaha berontak dan minta tolong tapi tidak didengar karena suaranya tidak didengar.
Padahal teriakannya keras tapi masih tidak ada yang mendengar, hingga membuat badannya sama sekali tidak bisa bergerak karena mahluk tersebut seakan-akan menahan tubuhnya.
Rohma terus berusaha berontak dan minta tolong tapi semuanya sia-sia. Ia kemudian membaca Ayat Kursi dan beberapa Ayat Al Qur’an sampai berulang-ulang, dan mahluk yang menyeramkan itu hilang.
Pagi harinya Rohma cerita sama sepupu bahwa semalam ada kejadaian yang aneh, rupanya sepupunya itu dengar kalau semalam ada suara yg minta tolong tapi dia kira itu saudaranya yang biasa begitu karena saudaranya menderita asma.
Tapi Alhamdulillah berkat membaca Ayat Kursi dan beberapa Ayat Qur’an mahluk yang mengerikan itu hilang. Nah, pengalaman aneh ini sampai sekarang tidak pernah dilupakan Rohman. Terutama kalau menjelang tidur, karena ingat kejadian itu ia tidak pernah lupa membaca doa sebelum benar-benar terlelap tidur. (seperti dikisahkan Rohma/*)
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Minggu, 02 September 2012

Sahabat Dari Dunia Lain


Mempunyai hidup yang berkecukupan bukanlah alasan utama seseorang ataupun suatu keluarga untuk meraih kebahagiaan. Kebahagiaan itu diraih bukan karena harta yang melimpah, tetapi keharmonisan didalam keluarga. Kesibukan orangtua kadangkala menyebabkan anak-anaknya kurang mendapat kasih sayang. Begitu pula dengan kehidupanku, karena kesibukan orangtuaku , kini semua kekayaan orangtuaku tidak akan berarti apa-apa bagiku.

Angin bertiup semilir. Tampak matahari yang memancarkan cahaya oranye nya, kicauan burung masih terdengar, mereka terbang sesuka hatinya, merasakan keindahan alam semesta ini, kini mereka mengepakkan sayap-sayap mereka dan terbangmenuju peraduan. Dan bersamaan dengan itu, diruangan yang cukup besar, berhiaskan dinding yang berwarna hijau, tepat diatas tempat tidur , aku masih membaringkan tubuhku. Aku bingung entah apa yang harus kulakuan saat ini. Aku ingin merasakan kebahagiaan seperti anak-anak burung yang diberi kasih sayang oleh kedua induknya. Sedangkan aku ? Bagaimana dengan kehidupaku? Entahlah, aku hidup seperti tidak mempunyai orangtua. Mereka terlalu sibuk dengan urusan mereka. Bisnis sana, Bisnis sini.
“ Huhhh,, pasti mereka tidak akan pulang malam ini “ bisikku.
“ Lebih baik aku keluar saja malam ini, mencari udara segarr,, “

Jam terus berputar . Dan kini jarum pendek sudah menunjukkan angka 7, kini senja itu pun mulai hilang.


Kulangkahkan kaki menuju garasi rumahku, jaket hitam dan helm merah sudah terpasang di tempatnya. Tanpa berlama-lama ku nyalakan mesin, dan melajukan motorku dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Tak sadar, dipersimpangan jalan tetap dengan kecepatan yang tinggi, motor ku melaju, dan dari arah berlawanan, sebuah truk besar juga dengan kecepatan tinggi melaju.

Dann, peristiwa naas itu terjadi. Sedikit terdengar olehku teriakan orang-orang sekitar yang melihat peristiwa itu. Kurasakan aroma yang sangat amis bagiku, cairan merah itu mengalir dikepalaku. Beruntung nyawaku masih bias terselamatkan.

Perlahan-lahan kucoba membuka mataku. Tercium olehku aroma khas rumah sakit. Saat kubuka mata, hanya seorang lelaki yang tampak disampingku. Aku merasa tak pernah mengenalnya. “apa mungkin dia yang mencelakakan aku “ ucapku dalam hati.

Kucoba melihat lebih luas lagi. Mereka tidak ada. Dimana mereka ? Disaat aku seperti ini, masihkah merek sibuk dengan urusan mereka sendiri ? “ KETERLALUAN “ batinku tersiksa.
“ Kau sudah sadar ? “ tanyanya.
“ yaa,,yya, ssii,,aa,,paa kau ? “ jawabku dengan suara yang agak terbata-bata.
“ Aku Ilham. Siapa namamu ?”
“ nna,,mmaa,, ku Lena”
“ Oh, ya sudahlah, sebaiknya kau istirahat terlebih dahulu. Sepertinya keadaanmu belum terlalu baik. “usulnya.
“ Tidak apa-apa. Aku sudah mulai baikan kok. Oh ya, apakah kau melihat orangtuaku ?” tanyaku penasaran.
“ Eum, sepertinya tidak ada seorangpun yang datang menjengukmu sejak tadi. “ Ia mengernyitkan dahinya dan mencoba mengingat.

Aku kecewa dengan mereka.
“ Sepertinya aku ingin istirahat sebentar “ pintaku.
“ Baiklah, kalau seperti itu maumu, sebaiknya aku keluar saja, agar tidak mengganggumu” ucap Ilham

Kulihat Ilham begitu cepat menghilang dari hadapanku. Aku masih bingung siapa sebnarnya dia ? Apakah aku lupa ingatan ? Ahh, tidak mungkin, kalau aku lupa ingatan tidak mungkin aku ingat dengan kedua orangtuaku. Tapi, siapa dia ? Dan, dimana semua teman-temanku ? Tak ada satupun diantara mereka yang menjengukku. Apa aku tidak berguna lagi bagi mereka ? Apa salahku? Bukankah aku selalu hadir disaat mereka susah ? Ini balasan merreka ? kekecewaanku kini semakin dalam.
***

Malampun tiba, kembali kubuka mataku. Masih tampak Ilham yang setia menemaniku.
“ CCKKLLEEKK” pintu kamarku terbuka, diikuti oleh masuknya seorang suster membawa sajian malamku.
“ Hai nona Lena, bagaimana keadaannya ?” Tanya suster itu ramah.

Hey, pertanyaan basa-basi yang terlalu basi menurutku. Udah pasti keadaanku masih sakit.
“ Hmmm, ya seperti ini lah sus,, “ jawabku .
“ Dimana keluarga nona ? sepertinya sedari tadi tidak ada yang menjenguk.. ?”

Hhhaahh ? Aku sangat terkejut mendengar pertanyaan nya.

Hey suster, tidakkah kau lihat, seorang pria disana ?
“ Hmmmm,, mungkin mereka sibuk sus..”
“ Oh, ya sudahlah, Janganlupa dimakan yah makanannya, dan ini obatnya. “ sambil memberika sebungkus plastic yang berisi beberapa butir obat.

Suster itupun berlalu pergi. Tetapi aku masih bingung , mengapa suster itu mengatakan bahwa tidak ada orang yang menjengukku ? Ahh,, mungkin dia tidak memperhatikan Ilham
“ Hey Lenna, jangan melamun.. Ntar kesambet loh ?” candanya.
“ Ahh, tidak, aku tidak melamun.. “
“ Ya sudah, ayo kau harus makan “ sambungnya, sambil mengambil piring yang terletak diatas lemari kecil .
“ Tidak, aku tidak selera makan. “ tolakku.
“ Heey, ayolahh, supaya kau cepat keluar dari sini. Apakah kau mau tinggal berlama-lama disini ? “Tanya Chiko.
“ Ya tidak lah, tempat ini sangat aku benci. Tapi, aku juga tidak mau tinggal dirumah.. “
“ Mengapa begitu ?“ ucapnyapenuh tanya
“ Aku merasa bosan tinggal dirumah. Dirumah aku tidak mempunyai teman, bahkan kasihsayang orangtuaku , tidak pernah kurasakan. Mereka hanya sibuk dengan urusan kantor mereka. “ aku mulai curhat dengannya.
“ Kau sebaiknya jangan melihat dari sisi negatifnya saja, lihat jugalah sisi positifnya. Bukankah mereka melakukan itu demi kepentingan hidupmu juga ?” respon Ilham.
“ Ya, memang benar, tapi harta itu tidak menjamin kebahagiaanku.. “ sambungku.
“ ya, benar juga apa yang kau katakana. Ya sudah, sebaiknya sekarang kau habiskan terlebih dahulu makananmu ini.. “ saran Ilham.

Hatiku merasa lega, setelah aku menceritakn kehidupanku kepada Ilham. Tak pernah ada seorangpun yang bias menjadi tempat aku mencurahkan isi hati. Kini kutemukan dia, aku menganggapnya SAHABAT.
“ Oh ya, kau tidak pulang ? “ tanyaku kepada Ilham.
“ Iya, sebentar lagi aku pulang, aku akan pulang setelah kau tidur.. “ ucapnya.
“ Baiklah, sekarang aku akan tidur, kelihatannya kau sudah lelah “ Kucoba memejamkan mataku, dan akhirnya akupun tertidur.
***

Kini malam berganti pagi, cahaya matahari pagi membangunkanku. Kucoba membuka mataku. Dan aku kembali kecewa. Tapi kekecewaanku tidaklah begitu besar, karena kehadiran sahabat baruku Ilham. Tetap saja mereka tidak menjengukku.
“ Selamat pagi Lenna.. J” sapa Ilham sambil memancarkan senyum indahnya.
“ Pagi juga Ilham.. “ jawabku membalas senyumnya.
“ Gimana ? sudah lebih baik ?”
“ Yaa, sudah lumayan… “
“ Oh iya, sepertinya aku harus keluar sebentar, dan nanti aku akan kembali lagi. Tidak apa-apa kan? “ tanyanya.” Iya, tidak apa-apa kok… “

Ilham pun beranjak keluar. Dan,, ehh pintu itu dapat ditembusnya ?

Ahh,, mungkin hanya halusinasiku saja.
Kini aku sendiri lagi, tidak ada yang menemaniku sekarang. Tapi aku juga tidak boleh memaksakan kehendakku.

Kembali kuingat kekesalanku kepada orangtua dan teman-temanku. Sudah 2 hari aku menetap ditempat ini. Dan tak pernah sekalipun mereka menjengukku ? Mungkinka aku tidak berguna lagi ? Apakah lebih baik aku pergi ?

Saat itu entah makhluk apa yang merasuk tubuhku, hingga aku mencoba untuk menghilangkan nyawaku.
“ Lebih baik aku mati .. “ batinku tersiksa

Kulangkahkan kaki ku menuju lantai rumah sakit yang paling atas.

Kuberdiri dipinggiran sisi lantai loteng itu. Kini tangisku mulai meledak, tetesan bulir bening itu mulai berjatuhan membasahi pipiku. Kuingat semua kehidupanku , dimana tak ada kebahagiaan. Tak ada sedikitpun tersirat kenangan indah dihidupku.

Kini tinggal beberpa langkah lagi jarak antara aku dengan lantai dasar.
" Selamat Tinggal Semuaaa…. “ isak tangisku kembali terdengar.
“ TTTUUUNNGGGUUUU……. “ suara teriakkan terdengar dari belakangku, dan mengentikan langkahku.

Ku balikkan tubuhku dan ku berlari kearahnya, memeluk tubuh nya.
“ Ham, aku tidak tahan lagi hidup di dunia ini. Tidak ada satu orangpun yang peduli denganku. Lebih baik aku mati. “ ucapku sambil terisak.
“ Mati bukanlah jalan terbaik. Masih banyak orang yang menyayangimu disana, Mati itu tidaklah menyenangkan. Kau akan merasakan apa yang kurasakan. Tidak dapat menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan .. “ ucap Ilham.
“ Maksudmu ? merasakan apa yang kau rasakan ? “ tanyaku heran dan melepaskan pelukanku, lalu menatap matanya. Kulihat kesedihan yang mendalam disana, dan wajahnya yang pucat.
“ Yah, aku akan memberitahumu sesuatu. Sebenarnya aku ini adalah arwah yang telah meninggal. Dan aku meninggal dengan cara terbodoh yang pernah ada. Yaitu menjatuhkan tubuhku disini. Tepat dimana kau ingin menghilangkan nyawamu. Dan aku sangat menyesali perbuatanku itu. “ jawabnya sedih.
“ Jadi, maksudmu , kau ini adalah Hantu ? Lantas, bagaimana aku bisa melihatmu ? “ tanyaku heran.
“ Ya, seperti itulah. Aku ditugaskan untuk memperingatkan mu. Jadi, kau dapat melihat wujudku. . . “ Jelasnya.
“ Oh, pantas saja suster itu tidak dapat melihatmu. Dan kau juga dapat melewati pintu , kamar itu,, “
“ Ya begitulah, sebaiknya, kau hapus air matamu itu, dan kita sekarang kembali ke kamar, tenangkan dirimu.. “ bujuknya.
“ Baiklah.. “

Kami berjalan menuju kamar, tak kusangka, sahabat pertamaku itu adalah sesosok makhluk dari dunia yang berbeda denganku. Terngiang dipikiranku ucapan-ucapan yang terlontar dari bibirnya.

Kini kami sampai didepan kamarku. Kubuka pintu, dan ada sesuatu hal yang dapat membuatku sangat terkejut. Mereka datang ? Ada angin apa gerangan? Bukankah mereka sibuk dengan urusan mereka ?

Kusimpan didalam hati kebahagiaan kecil itu . Dengan wajah murung kulangkahkan kakiku kedalam.
“ Sayang, kamu dari mana saja ? Maafkan mama dan papa sayang, kami terlalu sibuk dengan urusan kami, sehingga kamu jadi begini. Maafkan mama.. L “ tangisan penuh penyesalan tampak dari wajahnya sambil memelukku, terasa dipundakku seperti ada sesuatu. Cairan bening dari matanya mulai membasahi pundakku.

Mereka memelukku, penuh kasih sayang, baru kali ini , kurasakan kebahagiaan itu.
“ Sudahlah ma, aku sudah memaafkan mama dan papa , lupakan masa lalu, kita mulai lembaran baru. “ ucapku.
“ Baiklah sayang.. J” ucap mamaku.
Disisi lain kulihat Ilham tersenyum kearahku.
Kubalas senyumannya itu.
Kini aku merasa bahagia, akhirnya aku merasakan kebahagiaan itu….
Keesokan harinya, hari dimana aku telah diijinkan untuk meninggalkan tempat membosankan ini..
Disampingku telah ada kedua orangtuaku yang membantuku untuk mengemas barang-barangku.
Tapi, ada yang aneh, dimana Ilham ? Kenapa dia tidak kelihatan hari ini ?
Tak sengaja, aku melihat diatas meja secarik amplop terletak disana. Perlahan kubuka isi amplop itu..

Dan kubaca..
Dear Lenna,,
Hai cantik, sudah sembuhkan ?Bagus kalau begitu..
Nah, dengan sembuhnya kau, tugasku pun kini telah selesai,,,
Kau telah mendapatkan kebahagiaanmu , dan kasih sayang dari kedua orang tuamu..
Sekian yah, surat perpisahan dariku.

Selamat tinggal Lenna.. J
I will miss You..
Ilham

Dengan sigap kulangkahkan kaki ku dengan kecepatan yang cukup tinggi, menuju loteng rumah sakit.

Dan sesampainya disana , kudapati sosok seseorang yang tersenyum kearahku..
“ ILHHHAAAMM… “ teriakku dan berlari memeluknya.
“ Sudahlah, kau tidak usah bersedih, bukanah kebahagiaan sudah ada ditanganmu ? Kini aku harus pergi, tugasku sudah selesai. .. “ pamitnya, dan melepaskan pelukan itu.
“ SELAMAT TINGGAL LENNA.. J “ ucapnya dan melangkah menjauhiku,, semakin lama ia hilang dari pandanganku,,,
“ SELAMAT TINGGAL ILHAM ,,,

Kau adalah sahabat terbaikku, SAHABAT DARI DUNIA LAIN .. J “

Sekian karya darii sayaa..
Semogaa kalian sukaaaa…

Writer : Rhenata Fransiska Yovanca
@RheCa_YoShe

PROFIL PENULIS
Nama : Rhenata Francisca Pardede
Umur : 15 tahun
Kota asal : Medan
Facebook : Rhenata Francisca Pardede
Twitter : @rhenata_fysp
Ini karyaku, terima kritik dan saran :)
Respect guys :)


Sumber

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

This Is Story About Ana Maria

   Ana selalu berdoa kepada Tuhannya : “ Tuhan ! tolonglah aku, tolonglah aku agar aku bisa bertemu dengan ibuku Tuhan !. satukanlah kami kembali seperti dulu !”
               Tanpa terasa tetesan airmata pun mengalir membasahi pipi Ana. Hari** yang dilalui Ana sangatlah sepi, meskipun ana tinggal di sebuah asrama yang dipenuhi dengan siswa-siswi. Tetapi Ana masih saja sendiri.
               Ana adalah anak yang tidak sama dengan anak lainnya, ia selalu sendiri dan sendiri, sampai suatu saat.
               “Lihatlah ! itukan si anak neraka itu !, ngapain dia duduk di pinggir jendela. .. Tumben “ Seru Erica
               “Sudahlah,, buat apa kau memperhatikan dia, paling-paling dia Cuma ingin mencari malaikat yang akan membebaskan dirinya dalam neraka…. HAHAHAHAHAHAHAHAHA” Ucap Monica
               “Ahaa,, bisa aja kamu Mon”
               “..ssttt, ntar diia dengar loh, gawat nanti jangan-jangan qt bisa ikutan masuk neraka juga”
               “iiya,, iih serem, qt pergi aja yuk”
               “ yuk..”



Sudah sering Ana mendengar Ejekan dari siswa-siswi di asrama itu. Namun, Ana tak menggubrisnya. Ana memang lebih suka mengurung dirinya diperpustakaan, diantara buku-buku lapuk yang sudah tua, diantara dinding-dinding besi berdebu yang hampir tak bisa detembus oleh suara apapun, dalam ruangan yang sangat panas dan menggerahkan. Itulah yang menyebabkannya dijuluki gadis neraka.
               Ana memang buta, tapi dia bisa melihat mahluk lain selain hewan dan manusia. Dia Memang suka mengurung diri diperpustakaan yang sunyi, karena ia melihat begitu banyak hal disana. Ada ibu yang selalu membacakan cerita untuk anaknya, ada yang bernyanyi, ada yang menangis dan ada yang selalu diam. Ana hanya melihati mereka dan, ketika Ana mengajak mereka untuk berkomunikasi, mereka hanya bisa diam terpaku menatap wajah Ana. Berulang kali Ana menyapa mereka, namun tak ada satupun yang bisa mengerti dengan bahasa Ana.
               “Aku hanya ingin tau dimana ibuku ! dimana ?, “
               “Aku hanya ingin tau dimana ibuku ! dimana ?, “
               “Aku hanya ingin tau dimana ibuku ! dimana ?, “
               “Aku hanya ingin tau dimana ibuku ! dimana ?, “
               Berulang kali Ana mengucapkan kalimat itu, namun mereka tetap diam, hanya diam menatapi wajah Ana
               Hingga pada suatu hari, Ana keluar meninggalkan asramanya, tanpa ada seorangpun yang tau. Ana berjalan dengan membawa badan yang sempoyongan, melangkah dengan kaki tanpa alas, dengan rambut hitam nya yang tergerai, dan memakai baju asrama yang sudah lusuh.
               Ana berjalan dengan sangat pelannya..ternyata tiba-tiba ada yang mengikutinya dari belakang..
               “k..kau !!” kata Ana terbata
               “Kenapa” kata org itu
               “Bukankah kau arwah laki-laki yang hanya diam itu, apakah kau mengerti bahasaku ?”
               “ ya, ini aku…… Mmmmmmmmm begitulah”
               Arwah laki-laki itu terus saja memandangi Ana tanpa hentinya.
               “Apa yang kau lihat ?” Ucap Ana
               “Kau !” kta arwah laki-laki itu
               “dan ,, Untuk apa kau mengikutiku”
               “Untuk melindungimu”
               “Peduli apa kau denganku ?”
               “Karna kau buta”
               “Apa hubungannya kebutaanku denganMu?”
               “Karna aku tau dimana ibumu”
               “Apa ?? jadi selama ini kau tau dimana ibuku ? ! Kenapa kau tidak pernah mengatakannya padaku, padahal hampir setiap hari aku berteriak bertanya kepada bangsa kalian !”
               “Sabar dulu, Ana ! , aku akan memberitaumu dan menceritakan semua kepadamu sembari kita berjalan menuju tempat dimana ibumu berada”

               Mereka berjalan sambil bercerita, mereka berjalan sangatt jauh.. dan tak terasa malampun tiba, mereka berhenti di bawah pohon besar yang sudah tua.
               “Kemana kau akan membawaku?” tanya Ana.
               “Ketempat ibumu berada”
               “Dimana ??”
               “Ditempat yang tidak akan pernah diketahui oleh manusia”
               “A..a..pakah masih jauh??”
               “Sebentar lagi, setelah kau terbangun dari tidurmu.”
                Perlahan-lahan mata Ana pun terpejam begitu saja dengan pelannya. Tubuhnya seakan-akan menjadi sangat ringan, terangkat dan terbang melayang-layang. Hingga sampai pada suatu tempat, matanya seolah-olah membuka perlahan, dan Ana pun terperangah melihat keindahan yang mungkin tidak akan pernah bisa dibayangkan oleh fikiran manusia.
                Tiba-tiba..terlihat dari kejauhan seorang wanita paruhbaya berteriak..
               “ Anakku !!.. Ohh Anakku Ana !!.. Kemarilah nak !,… Ana ? kau kah anakku Ana Maria itu ?!!”
               “ibu ? benarkah kau ibuku yang selama ini kucari-cari ??”
               “ iya nak, ini ibumu, datanglah kemari sayang, dan peluklah ibu”
               Ana pun berlari dengan cepatnya, seolah-olah kakinya tidak letih, seolah-olah badannya tidak lesu, dan seolah-olah matanya tidak buta lagi. Dipeluknya ibunya yang masih terlihat muda itu, berlinangan airmata bahagianya, tersenyum bahagia. Dan dilihat Ana dari kejauhan, sosok arwah laki-laki itu terlihat begitu tampannya sedang ternsenyum turut bahagia melihat kebahagiaan Ana.
Tak ditemunya lagi manusia-manusia yang mengejek dan mencelanya. Tak ditemunya lagi nyanyian-nyanyian pujian tiap hari, tak didengarnya lagi lonceng yang berbunyi tiap pagi, tak dilihatnya lagi mahluk-mahluk didalam ruang perpustakaan yang sunyi.
               Jauh dari tempat Ana berada, siswa-siswi dan biarawati pun panik dengan hilangnya Ana dari Asrama. selang waktu beberapa jam.seorang pengirim surat mendapati jasad Ana yang mengenakan baju asrama tergeletak dibawah pohon besar yang sudah tua. Hingga saat ini kematian ana tak dapat diketahui apa penyebabnya !
****


Sumber
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Misteri Rumah Baru

Cerpen Misteri Horor


Hari ini adalah hari pertama aku pindah dari kontrakan ku yang dulu. Di karenakan jauh dari kampus, akhirnya aku memilih untuk menyewa rumah baru. Dengan pendapatan yg pas-pasan, aku lebih memilih menyewa rumah yg terlihat tak terurus. Kebetulan sewa rumah itu jauh lebih murah di banding harga sewa rumah ku yg kemarin. Hanya berbekal uang 500 ribu aku bisa mendapatkan rumah yg tergolong mewah, walaupun sedikit tak terurus dan berantakan. Aku saja heran, mengapa rumah ini terlalu murah utk di sewakan,,bukankah rumah ini besar dan luas??. Tapi aku akan tetap tnggal di sini berdua.. Ya,,selama ini aku tinggal berdua dengan teman sekampusku. Kami dari kampung yg merantau kekota hanya sekedar mencari ilmu dan mimpi.

“rumah ini sepertinya lama di tinggalkan, bukti nya tak ada 1 barang pun yg terlihat layak utk di pakai”.ujar sherry temanku. Aku hanya terdiam dan tak menggubris omongan sherry, karena ku fikir emang benar. Tak ada 1 barangpun yg terlihat sempurna. Semuanya lapuk,,dan benar2 tak bisa di pakai.

Setelah membereskan ruang tamu , aku langsung menuju ruang tengah dan segera membersihkan nya, sementara sherry membersihkan ruang dapur. Kami emang terlihat kompak dalam hal seperti ini. Hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit, kami dapat beristirahat di rumah ini. Untuk sementara rumah yg kami tempati saat ini adalah milik kami.

Jam menunjukkan pukul 11.00 pagi, waktunya kami pergi bekerja. Aku bekerja sebagai penjaga buku di salah satu toko buku yg terkenal di kota ini, sementara sherry bekerja di café sebagai pelayan café. Dikarenakan hari ini sherry masuk malam, jadi aku pulang kerja langsung kuliah dan pulang ke rumah. Cukup menyeramkan tinggal dan mendapatkan suasana baru di sini, di rumah baruku. Tapi karena aku termasuk orang yg pemberani, (walaupun sebenarnya ada hal yg aku takuti) aku tetap memberanikan diri untuk tinggal sendiri malam ini sampai pukul 22.00 malam.

Karena belum ada persiapan untuk pindah, jadi aku hanya punya barang seadanya utk hari ini. Seperti alat2 memasak dan peralatan utk tidur serta pakaian. Jadi malam ini aku hanya bisa baca buku utk menghabiskan malam. Di dalam kamar yg luas,,aku merasa aneh di situ. Aku seakan melihat sinar di pojok ruang itu, tepatnya di dalam lemari yg berumur sekitar 20 tahun, karena di situ terdapat tahun, yg aku rasa adlh tahun di mana lemari itu baru di beli. Aku langsung menghampiri lemari itu dan membuka setiap laci yg ada. Dan aku melihat satu buku yg terlihat usang. Buku apa itu? Dengan rasa penasaran, aku mengambil buku itu dan membacanya. Halaman per halaman dapat aku baca dengan sempurna. Di saat aku membaca halaman yg ke 14, aku mendengar suara keributan seperti pertentangan antara anak dan orang tua. Ya,,seperti buku yg aku baca saat ini,, buku pada halaman ke 13,,yg isinya perdebatan hebat antara anak dan orangtua. Dengan rasa yg campur aduk, Aku langsung keluar kamar dan menghampiri ruangan yg bersumber keributan itu. Tapi apa yg aku dapatkan? Hanyalah keheningan. Lalu apa yg aku dengar tadi?.. entahlah…aku sendiri saja bingung. Sambil menunggu jam 10 malam, akupun tertidur dengan buku yg masih ku pegang.

Dengan berjalannya waktu,, tak terasa aku sudah 2 minggu tinggal di rumah ini. Tak ad keanehan yg di rasakan Sherry. Tapi aku? Selalu saja keanehan yg aku rasakan di rumah ini. Rutinitas berjalan seperti biasa, kerja, kuliah dan pulang ke rumah. Itu aktivitas aku dan sherry. Sampai akhirnya aku lupa menceritakan hal aneh yg aku rasakan di hari pertama kami tinggal. Dan seperti biasa, hal aneh terjadi lagi saat aku membaca buku itu. Yg lebih aneh,,setiap halaman yg aku baca, seolah ada kehidupan yg ada di hadapan ku sekarang dan cerita nya sama persis dengan kisah yg aku baca di buku ini. Dengan rasa penasaran, aku mencoba menonton apa yg aku lihat. Dan dia,,siapa dia? Wanita itu ? apa yg aku lihat saat ini? Dia yg seperti bayangan menyerupai wanita yg aku sayangi, sherry? Ya,, itu benar sherry. Apa yg aku lihat saat ini. Pertanda apa ini? Apakah benar wanita yg ada di hadapan aku sekarang adalah sherry?? Aku selalu bertanya dengan orang yg ada di hadapanku, tapi mereka tidak memperdulikanku, seakan2 tidak melihatku. Apa ini? Aku langsung terdiam ketika aku mendengar dialog “ aku tak akan pernah bisa berhentimencintainya yah,, walaupun aku tlah mati”. Kata2 itu selalu aku ingat,, kata2 yg membuat aku bingung dan penasaran. Pandangan di sekililingku kembali normal saat aku menutup buku itu. Aku benar2 tidak mengerti dengan buku yg ada di tanganku sekarang. Sangat misteri.

Hari ini aku terpaksa bolos kerja dan kuliah hanya untuk melihat kejadian yg ada di buku itu. Dengan semaksimal mungkin, aku berfikir keras. Apakah ada hubungannya dengan rumah, waktu dan sherry. Aku akan mencoba mengungkap misteri ini dari awal.

Beberapa waktu lalu, sherry mengajak aku pindah rumah secara paksa. Walaupun dengan alasan tepat, tapi aku tetap aja curiga dengan dia. Tanggal ,,, aku mengenal sherry lavida tepat tanggal 13 maret, 1 tahun yg lalu. Dimana tanggal itu adalah tanggal terakhirnya cerita di buku diary yg aku temukan itu. 13..adalah angka yg benar2 sering muncul di buku itu,,,apalagi yg menyakin kan aku adalh saat pertama aku melihat kejadian aneh itu di saat bacaanku terhenti di halaman ke 13. apa artinya ini?

Pikiranku terhenti saat ponselku berdering, dan kulihat pesan di ponselku, ternyata dari sherry. Pesan itu berisi “van, mungkin hari ini aku pulangnya agak malam ya, aku lembur. Ok.”,, itu pesan yg aku baca dari sherry. Malam ini aku sendiri,,karena rasa penasaran aku yg begitu kuat, aku rela malam ini gak tidur untuk menyaksikan kejadian beberapa tahun yg lalu di rumah ini.

Aku mulai membaca dari halaman 14, halaman yg kemarin sempat terhenti.
“hari ini aku bertemu lagi dengan nya di suatu tempat. Aku senang karena masih bisa bertemu dengan nya, walaupun pertemuan itu berakhir dengan pertengkaran yg amat hebat dengan kedua orangtuaku. Orangtua yg tak pernah merestui hubunganku,, orangtua yg egois…dan orangtua yang……” aku berhenti membaca ketika aku melihat bayangan sherry ada di hadapanku. Dan apa yang aku lihat,, sosok orangtua yg sangat marah dengan anaknya, anaknya itu adalah sherry.

“ayah tidak melarang kau mencintai lelaki,, tapi jangan dia?” kata2 yg dpt aku dengar dengan jelas, setelah itu semuanya samar terdengar. Aku mencoba membaca kelanjutan bacaan ku tadi…

“…sangat keras. apakah aku pantas membenci ayah dan ibu karena mereka menentang cinta kami. Cinta yg kami jalani 2 tahun lama nya, apakah harus berakhir dengan kematian?”

Waktu yg lama, fikirku. Aku melanjutkan bacaan ku ke halaman berikutnya,, tapi sebelum aku melanjutkan, aku merasa kaki ku sangat berat, kakiku seolah2 ingin melangkah tanpa aku suruh. Aku mencoba melemaskan kaki ini dan melangkah kearah yg ingin di tuju. Dan apa yg aku lihat sekarang,,, darah. Ya, darah lah yg aku lihat tepat di bawah kaki ku. Aku ambil darah itu, aku cium, ternyata darah itu masih segar, seprtinya belum lama,, bau amis yg aku cium sangat menyakinkan kan bahwa cairan merah itu benar2 darah. Petunjuk apalagi ini? Aku benar2 bingung, dan aku tak aku tau apa yang harus aku lakukan sekarang.

Jam menunjukkan pukul 2 pagi. Aku masih saja membaca buku itu sampai halaman terakhir. Aneh,, aku tak menemukan halaman yg ke 20,, aku mencari halaman itu,,, di lemari, di lantai, di dalam buku dan sampai di ruang tamu,, tapi aku tak menemukan nya. Akhirnya aku menyerah, mungkin halaman itu memang tak di tulis. Aku hanya membaca halaman terakhir saja yg isinya seperti ini …

“ayah, maafkan shelly. Shelly sangat mencintainya, seperti ayah mencintai ibu. Tolong izinkan shelly untuk memilikinya yah,,”

Shelly?? Jadi nama perempuan itu shelly?

Aku kembali berfikir, Cuma beda tipis antara “SHELLY” dan “SHERRY”.

Di tengah2 keheningan malam, tiba2 aku mendengar tangisan yg begitu pilu dan sangat menyayat hati. Di saat mendengar tangisan itu, aku langsung menangis,,, menangis dan menangis. Setelah tangisanku terhenti, aku langsung mencari asal dari tangisan perempuan itu. Tapi sebelum mendapatkan apa yg aku inginkan,, aku kembali melihat darah yg begitu banyak dan seolah2 darah itu berjalan menuju kakiku. Aku mencoba berlari,, namun kaki ku benar2 terasa berat, bahkan tak bisa di gerakkan.

Tangisan itu terhenti,, kembali hening. Darah yg ada pun hilang,, aku kembali duduk di ruang tamu sambil mendengar pembicaraan yg terdengar samar. Pembicaraan itu sepertinya tidak asing bagiku…ya,,ternyata apa yg aku dengar adalah pembicaraan antara shelly dan ayahnya. Saat itu ayahnya benar2 sangat marah,, sampai2 memukul2kn meja. Semakin sadis yg aku lihat, lelaki itu membentak2 selly, dan….”baiklah ayah, , ayah tak pernah merestui hubungan kami, lebih baik ayah bunuh shelly, shelly rela yah mati di tangan ayah” itu adalah kata2 yg kluar dari mulut shelly. Dan seperti yg aku lihat, lelaki itu berkata yg membuat aku benar2 tak percaya “ baiklah,, jika itu yang kamu ingin kan…aku akan membunuhmu.” Itulah kata2 yg membuat aku takut melihat kejadian nya. Apa yg aku lihat sekarang, semuanya seperti nyata. Lelaki itu langsung membunuh shelly dengan cara yg begitu sadis… darah yg aku injak,,terasa masih segar dan itu adlh darahnya shelly. Aku tak sanggup melihatnya, ,selly mati di tangan ayah nya…sungguh sulit tuk di percaya. Lelaki itu membunuh dan mengubur shelly di rumah ini,, tepat di ruang yg aku injak adlah ruang yg di dlm tanahnya terdapat jasad shelly.

Malam ini aku merasa malam yg panjang. Aku bisa melihat kehidupan shelly beberapa tahun lalu. Sunggu tragis.

Hari ini aku kembali melakukan aktifitas seperti biasa. Namun pas aku buka pintu kamar, aku mendapati selembar kertas yg berisi “tolong bongkar tempat ini !!!” hanya kalimat itu. Kalimat yg tintanya seperti dari darah. Aku kaget, tapi penasaran juga. Akhirnya aku memutuskan untuk membongkar ruang itu, walau tanpa sepengetahuan sherry.

Aku mencoba membongkar tempat itu bersama teman2 kampus ku yg lain. Betapa kagetnya aku, aku mendapati tulang belulang yg terbungkus dengan plastik hitam. Apakah benar tulang belulang itu adalah kepunyaan shelly? Aku langsung memanggil ustadz dan warga sekitar untuk melihat apa yg aku temukan hari ini. Kami langsung mengubur tulang2 itu dengan selayak nya menguburkan jenazah yg masih utuh. Rumah itupun di evakuasi, tuk sementara aku tinggal di rumah teman ku. Tapi ada yg aneh dgn hal ini,, sejak aku merasakan hal aneh di rumah,, selalu saja tanpa hadirnya sherry. Apa maksudnya?

“sherry? Apa kau melihat sherry?” tanyaku dengan teman2ku yg lain.

“sherry siapa van?”

“sherry teman kampus kita, teman aku, yang tinggal di sini bersama aku”

“van, selama ini kau hanya tinggal sendiri”

“apa?....ucapku heran.

“tinggal sendiri” jadi siapa sherry yg aku kenal itu. Di saat aku bingung seperti ini,,ponsel ku berbunyi. Aku mendapati pesan,, dan pesan itu dari sherry…

“Van,, aku shelly. Shelly adalah sherry. Terimakasih ya van, kamu udah Bantu aku. Mungkin kamu tak mengerti apa konflik yg aku rasakan beberapa tahun yg lalu, karena aku tak pernah menceritakannya padamu. Dia lah van,, dia adalah lelaki yg sangat aku sayangi, ayahku sangat membencinya karena dia adalah anak dari musuh ayahku. Cinta kami di tentang,,bahkan sampai detik terakhirku. Aku tak rela dia menjadi korban pembalasan dendam dari ayahku, makanya aku berani mati saat aku membela dia.
Sekali lagi, terimakasih ya vanny,, kamu udah membuat aku tenang di surga. Aku tak meminta lebih dari perkenalan kita setahun lalu, aku hanya ingin kamu mengungkapkan penyebab kematian ku dan dapat mengubur ku dengan layak…..”SHELLY LAVIDHA”.”

Setelah selesai aku membaca pesan itu, aku langsung melihat cahaya putih yg menyerupai sherry. Dia tersenyum padaku

“Selamat jalan teman,, semoga kau tenang di sana”

the end

)* mohon komentar nya,, maklum,, saya masih newbie.

Fb : Novie An-Nuril Khiyar
twitt : @noviepurple19

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...

Diamuk Roh Jalangkung



Cerita roh yang bisa dibangkitkan lewat permainan Jailangkung memang sangat berbahaya. Sama persis yang digambarkan dalam film Jailangkung versi penayangan di layar lebar. Makhluk halus ini bisa membalas sakit hatinya terhadap orang yang membakitkan.
Setidaknya kisah diamuk roh Jailangkung ini dialami oleh salah seorang teman dekat yang tinggal di Jawa Timur. Menurut cerita, sebut saja teman saya itu bernama Sadut, membangkitkan roh untuk dibuat permainan Jailangkung di sebuah kuburan tua yang sangat angker.
Di desa yang terpelosok itu, orang setempat menyakini kuburan itu sebagai kuburan orang sakti yang tidak diketahui asal-usulnya. Tapi, versi lain menyebutkan orang yang disemayamkan di situ korban pembunuhan karena dianggap sebagai dukun santet.
Karuan warga setempat sangat takut dengan kuburan itu. Untuk mendekat saja tidak ada yang berani sendirian, maklum sudah sering orang yang berada di situ mendadak kesurupan. Keberadaan kuburan yang lebih dulu ada sebelum berdirinya desa itu, membuat warga setempat sangat kental dengan hal-hal berbau mistik.
Sore itu Sadut yang punya kesenangan aneh yaitu suka memanggil makhluk halus ini sudah berancang-ancang melakukan ritual. Menjelang malam itu dia ingin memanggil roh dengan media Jailangkung. Ritual seperti itu sudah biasa dia lakukan, kalaupun berhasil memperdayai roh yang tidak mau pulang dia dengan bangga akan menceritakan itu kepada teman-temannya.
Kali ini tampaknya dia ingin membuat sensasi, yaitu memanggil roh yang berkekuatan besar di makam kuni itu. Berhari-hari ia menyiapkan alat-alat untuk ritualnya, seperti ayam cemani, tengkorak sapi, bunga-bungaan, tempurung kelapa, dan air putih.
Ketika tengah malam tiba (pada penuturan teman saya, tidak jelas apa weton pada hari itu), altar sudah disiapkan dan ia memulai menyembelih ayam tersebut dan mengambil darahnya.
Doa-doa jahat yang digunakan untuk memanggil roh jailangkung ia ucapkan. Pikirannya mulai terpusat. Roh yang dia panggil benar-benar datang. Tidak seperti roh biasa yang energi spiritualnya lemah, roh ini sangat kuat, mungkin kita menyebutnya setan jahat.
Hawa dingin menusuk dan membuat bulu kuduk berdiri serta rasa tidak enak. Rasa seperti akan dimakan oleh sesuatu. Pria yang relatif masih mudah ini pun masih tenang-tenang saja. Padahal dia tidak punya ilmu apa-apa, begitu juga tidak dekat dengan Tuhan. Bahkan kebiasaannya suka main wanita dan mabuk-mabukkan.
Lalu apa yang diandalkan Sadut? Hanya berbekal kesombongan dan takabur yang menyebabkannya terlalu berani. Dan, dalam sekejab hawa jahat itu mencekiknya, mengambil sari kehidupannya, menyedot seluruh pikirannya, lalu.…
Malam itu entah beberapa lama Sadut menjadi korban amukan roh Jailangkung di makam kuno itu. Baru keesokan harinya, tubuh Sadut ditemukan terbujur kaku dengan kulit kering dan rambut memutih di sebuah tanah kosong.
Di depannya berserakan bunga-bunga yang sudah layu, dan mangkuk kosong yang tadinya berisi darah ayam, bangkai ayam yang sudah kering dan alat-alat altar lainnya yang dibawanya. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kehidupan di tubuhnya. Dia benar-benar telah pergi bersama roh yang diundangnya sendiri itu.
Nah, cerita ini mengingatkan kepada mistikus yang dekat dengan dunia gaib agar tidak menyombongkan diri dan berlaku sewenang-wenang terhadap kehidupan di alam lain. Apalagi jika apa yang dilakukan itu tidak didasari keimanan dan kedekatan pada Tuhan Yang Maha Kuasa. (seperti diceritakan Toni kepada mus)
Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-komentar-facebook-di-blog.html#ixzz25JVfr06E
»»  Baca Selengkapnya » ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...